lpmindustria.com – Ajang MotoGP merupakan ajang yang bergengsi dalam dunia balapan motor Internasional. Tidak lama lagi Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah dalam perhelatan Moto GP 2018. Persiapan tengah dilakukan pemerintah untuk menyambut ajang tersebut.

Pernyataan resmi dari Otoritas kejuaraan dunia MotoGP, Dorna bahwa perwakilan Indonesia sudah mendapatkan persetujuan masterplan sirkuit yang nantinya dibangun di Jakabaring Sport Centre, Palembang, di sela-sela balapan Sirkuit Sepang, Malaysia (29/10/2016). Indonesia yang diwakili oleh Guberbur Sumatera Selatan yaitu Alex Noerdin beserta Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyampaikan, bahwa sirkuit yang akan dibangun  adalah dengan luas 120 hektar dan letaknya mengelilingi danau Jakabaring. Lahan yang digunakan merupakan standar minimal yang diminta pihak Dorna untuk balapan MotoGP. Selain itu, akses menuju sirkuit juga dipehatikan karena menjadi standar dalam ajang ini.

Pembangunan sirkuit balapan motor ini berasal dari dana investasi perusahaan swasta. Pernyataan tersebut dilontarkan dari Alex Noerdin untuk menepis dugaan bahwa proyek ini hanya menghabiskan uang negara saja. Alex juga menambahkan bahwa saat ini sedang berlangsung proyek pembangunan tiga ruas jalan tol, penambahan satu lagi jembatan Musi baru. Selain itu pembangunan  fly over dan under pass LRT (Light Rail Transit) sepanjang 24 kilometer, dari bandara menuju Jakabaring. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan pada para pengunjung ajang internasional MotoGP. Kira-kira waktu untuk menyelesaikan proyek ini berakhir pada ajang ASEAN Games 2017.

Tak pelak berita ini menjadi sorotan media asing khususnya media Spanyol, Marca. Pernyataan bahwa Indonesia sudah selangkah lebih maju dibandingkan negara China dalam mempersiapkan ajang MotoGP. Antusias masyarakat Indonesia dengan ajang ini dibuktikan dengan banyaknya komentar netizen di berbagai media sosial. Dengan adanya pembangunan sirkuit Jakabaring ini, diharapkan agar dapat memberdayakan ekonomi sekitar khususnya masyarakat Palembang serta meningkatkan daya tarik wisatawan asing ke Indonesia.

Imas Listyaningsih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *