lpmindustria.com – Kabar duka dalam dunia sepak bola kembali terjadi. Kali ini, tim sepakbola Brazil, Chapecoense F.C menjadi korban dalam kecelakaan pesawat menuju kota Medellin. Seluruh Official Staff dan pemain yang ikut dikabarkan meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan, seluruh tim di dunia memberikan penghormatan dengan mengheningkan cipta sebelum kick off dimulai.

Sejarah paling memilukan menimpa persepakbolaan Amerika selatan. Tim kebanggaan masyarakat Brazil, Chapecoense F.C mengalami kecelakaan pesawat saat tim hendak terbang ke Medellin, Kolombia. Rencananya tim Brazil tersebut akan bertandang ke markas Atletico Nacional dalam lanjutan league pertama Final Copa Sudamericana pada Kamis (1/12) pagi WIB. Saat tim berada di ruang tunggu bandara Guarulho Sao Paulo adalah kali terakhir para pemain dan official berkumpul dengan para penggemar. Hal itu tentu akan mejadi kenangan yang tak terlupakan.

Sesaat sebelum tim Chapecoense F.C terbang menuju Medellin, pelatih Chapecoense, Caio Junior melontarkan statement yang janggal. Beliau mengatakan bahwa Jika dia harus meninggal hari ini, ia akan senang. Sontak statement tersebut menjadi pertanyaan besar bagi setiap wartawan yang hadir. Dan ternyata selang beberapa jam, kabar naas kecelakaan pesawat tersebut terdengar ke masyarakat. Sontak hal ini menjadi pil pahit yang sangat mendalam karena seluruh pemain dan official yang ikut dalam lawatan kesana menjadi korban meninggal dunia.

Kejadian ini menjadi luka mendalam tidak hanya bagi Negara Brazil, tetapi juga dunia sepakbola internasional. Sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh official dan pemain Chapecoense F.C sejumlah klub eropa seperti Chelsea, Real Madrid, Arsenal dan tim besar eropa lainnya mengheningkan cipta sejenak untuk memberikan penghormatan kepada para korban sesaat sebelum kick off laga setiap tim-tim tersebut dimulai. Selain itu, bentuk penghormatan lainnya adalah tim Atletico Nacional yang menjadi lawan tanding Chapecoense dalam laga final menyerukan saran kepada conmebol. Kami menyerukan kepada conmebol memberikan penghargaan gelar Copa Sudamericana pada Chapecoense. Hal ini dilakukan sebagai penghormatan anumerta kepada para korban tewas dalam kecelakaan itu,” tutur perwakilan tim Atletico Nacional kepada media Brazil.

Pridi Nurwanto

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *