lpmindustria.comKejahatan kini tidak hanya dengan melakukan kekerasan fisik. Pada era dengan kecanggihan teknologi saat ini, mengundang  seseorang untuk melakukan kejahatan di dunia maya. Salah satunya yaitu hacker, yang menyusup pada sistem, salah satunya website  dan mengubah tampilan halaman antar muka website utama (deface) dan tidak ditutup kemungkinan mengambil informasi secara diam – diam yang sedang gempar akhir-akhir ini.

Kecanggihan teknologi saat ini semakin berkembang pesat, bahkan dengan semakin berkembangnya sebuah teknologi menjadikan hal tersebut sebagai kebutuhan pokok bagi masyarakat saat ini. Teknologi yang menawarkan berbagai kemudahan membuat masyarakat mampu mengetahui informasi, tidak hanya di negaranya saja bahkan bisa mengakses sampai ke Negara lain, dengan akses dalam hitugan menitbahkan hitungan detik. Namun, kecanggihan teknologi yang semakin hari semakin berkembang tak lantas membuat masyarakat  hanya menggunakan teknologi dalam batas wajarnya. Penggunaan dengan cara yang tidak tepat dapat menyebabkan suatu kerusakan bahkan merugikan pihak lain. Salah satunya yaitu hacker, yang bisa saja merusak tampilan antar muka website tanpa izin.

Hacker sering kali disalah artikan, dianggap sebagai seseorang yang melakukan kejahatan dalam sebuah website, padahal hacker bukanlah seseorang yang melakukan kejahatan dalam dunia informatika. “Hacker bukanlah seseorang yang jahat, ia adalah seseorang yang sering memiliki rasa keingintahuan dalam suatu web dan dunia informatika serta tidak melakukan kejahatan. Hacker bukanlah seseorang yang melakukan kejahatan dengan mengubah tampilan web tanpa izin, melainkan mengubah tampilah web atas dasar izin dari admin web,” ungkap M. Nur Arifin, selaku  Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Hacker seringkaIi dianggap sebagai seseorang yang berperan penting dalam dunia informatika, karena banyaknya orang yang memiliki kemampuan lebih dalam dunia informatika justru digunakan untuk melakukan suatu hal yang buruk, tidak menutup kemungkinan orang selain dari Informatika juga bisa menjadi seorang hacker karena seiring dengan perkembangan teknologi kita bisa belajar sendiri dari internet. Kemampuan dan rasa keingintahuan tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Salah satu yang sedang ramai diperbincangkan adalah peristiwa perubahan tampilan awal website dari salah satu provider ternama yakni Telkomsel. Perubahan tampilan website atau dikenal dengan deface tersebut didasari karena adanya celah yang membuat seseorang dengan mudah untuk masukkedalam sistem webserver telkomsel, lalu mengambil data penting yang berada didalamnya, sehingga mampu mengubah tampilan dari web tersebut. “Peristiwa mengubah tampilan awal web Telkomsel kemarin itu dikarenakan kelalaian karyawan dalam menaruh data, sehingga orang yang mengubah tampilan tersebut dengan mudah menemukan dan mengubah tampilannya. Jika di ibaratkan seperti rumah, pintu rumah terkunci namun jendelanya tidak. Maka siapapun bisa masuk melalui jendela,” ujarM Nur Arifin.

Mengubah tampilan web secara diam – diam tidak hanya didasari dengan kelalaian dalam celah keamanan suatu website mudah untuk disusupi, sebab lain yang menjadi faktor mudahnya seseorang mengubah tampilan web adalah dengan tidak melakukan pembaruan pada file-file penting yang terhubung keinternet dengan cara melakukan pengamanan encrypt data. Pemberitahuan untuk melakukan upradge (pembaruan) sering kali diabaikan, padahal tujuan dalam melakukan upradge tersebut agar file-file penting yang tersimpan tidak mudah untuk diubah.

Melakukan pengubahan web secara diam-diam (deface) memiliki kesenangan tersendiri untuk orang yang melakukannya. Kesenangan tersebut didapat, karena berhasil memasuki suatu web dan berhasil mengubahnya. Mendapatkan ketenaran di perkumpulan tersebut, dengan jumlah web yang berhasil ia ubah tampilannya. Kesenangan dan rasa bangga tersebut yang menjadikan seseorang melakukan keahliannya untuk menyusup ke dalam sistem dan mengambil informasi secara pribadi. “Saya dulu pernah melakukan hack pada laptop orang, tidak ada tujuan khusus dalam melakukannya hanya mencoba-coba saja dan ingin mengetahui celah keamanannya. Saya merasa senang, ketika apa yang sedang saya cari tahu akhirnya berhasil ditemukan,” ungkap E, salah seorang seorang Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia yang pernah melakukan Hacking.

Mengubah tampilan web secara diam – diam tidaklah mudah, orang tersebut memerlukan kesabaran dan harus memiliki banyak informasi untuk mengumpulkan data, yang nantinya digunakan untuk menyaring data. Selain itu, kesulitan dalam melakukan hacking adalah mencari celah dalam web tersebut, karena tidak semua memiliki celah dan mudah untuk menyusupinya, semua kembali pada seseorang yang mengolah dan keamanan dari web tersebut.

Untuk mengatasi pengubahan tampilan awal web, sebaiknya lebih ditingkatkan keamanan dalam web tersebut seperti selalu rutin untuk mem-backup data-data penting dan menyimpannya secara aman salah satunya yaitu dengan pengamanan double pada file file tersebut, selalu memeriksa masa aktif dalam melakukan upradge dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang bersifat elektrik, peningkatan keamanan pada sistemnya terus dilakukan hingga tidak terdapat celah satu pun. “Melihat kejadian Telkomsel kemarin, nampaknya itu dikarenakan adanya celah pada websitenya yang memudahkan seseorang untuk menyusup. Sebaiknya lebih ditingkatkan kembali sistem keamanannya agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” ungkap E.

Fifi Arum Wijayanti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *