lpmindustria.com – Kompetisi Asean Start Up Accelerator 2nd Class menjembatani para CTO & CEO dan finalis untuk sharing mengenai pengembangan Start Up dan cara agar Start Up bertahan dalam dunia bisnis.

Pada tanggal 10 – 12 Juli 2017 Indonesia Youth Academy mengadakan kompetisi yang bernama Asean Start Up Accelerator 2nd Class di Kaplan University, Singapore. Sebelumnya pada akhir tahun 2016, Indonesia Youth Academy pernah mengadakan kompetisi serupa di Kuala Lumpur. Asean Start Up Accelerator 2nd Class ini bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan ide bisnis dari semua peserta.

Dalam mengadakan kompetisi tersebut, Indonesia Youth Academy yang bekerja sama dengan Kaplan University, National University of Singapore (NUS) Enterprise, Singtel, dan 12 investor, CEO (Chief Executive Officer) serta CTO (Chief Technology Officer) dari berbagai perusahaan di Singapura, seperti: The Leza Parker Networks, Markedshot, Golden Gates Ventures, Vanitee, RingMD, DSTNC, Niswara, EDGE, iFashion Group, Reactor Industries, Soezlar Technology, PSLove Company). 

Sesi hari pertama yaitu workshop dengan para CEO & CTO. Indonesia Youth Academy mengundang Nur Iman Izam sebagai Co-Founder & CTO Markedshot. Iman menjelaskan bahwa CTO adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam menangani isu technological yang ada di dalam perusahaan. Selain itu, menurut Iman untuk menjadi seorang CTO harus mempunyai jiwa rasa ingin tahu yang tinggi agar mereka tidak kalah saing dengan kompetitor, karena teknologi itu fluktuatif dan selalu berkembang kedepannya.

Dalam kompetisi tersebut, 67 finalis dari berbagai universitas di Indonesia berlomba mempresentasikan ide bisnis untuk ‘memikat’ investor agar mendanai ide bisnis para finalis. Presentasi di depan investor ini disebut juga dengan istilah pitching. Selain itu, para finalis juga mendapat bekal ilmu berupa workshop seputar bisnis dan manajemen dari para CEO asal Singapura.

Indonesia Youth Academy akan kembali mengadakan kompetisi Asean Start Up Accelerator 3rd Class di Kookmin University, Seoul, Korea Selatan. Proses seleksi dalam mengikuti acara ini ada beberapa tahapan yakni membuat proposal mengenai ide bisnis, lalu apply ide bisnis melalui website Indonesia Youth Academy. Selanjutnya, ide bisnis yang telah terdaftar akan diseleksi sesuai dengan kriteria oleh Indonesia Youth Academy.

Deni Prasetiyo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *