lpmindustria.com – Tepat pada tanggal 20 September 2017, Korps Sukarela (KSR) Politeknik STMI Jakarta mengadakan seminar kesehatan “Hidup Sehat Cegah Diabetes”. Kegiatan ini berisi pemaparan materi dan pemeriksaan gula darah

Saat ini, KSR Politeknik STMI Jakarta mengadakan seminar kesehatan di Gedung A, Aula lantai 7. Seminar yang diadakan kali ini, KSR mengusung tema “Kenali Gejalanya, Atasi Diabetes Sejak Dini Dengan Hidup Sehat”. Alasan KSR mengusung tema tersebut, disebabkannya banyaknya remaja yang memiliki pola makan tidak teratur. “Kita mengambil tema ini, disebabkan banyak anak muda yang makannya sembarangan. Tujuannya untuk mengedukasi anak muda agar tidak mudah terkena diabetes,” ujar Herlina Oktavia, selaku Ketua Pelaksana Seminar Kesehatan “Hidup Sehat Cegah Diabetes”.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini, dihadiri peserta sebanyak 120 orang. Peserta yang hadir pun tidak hanya dari sivitas akademika Politeknik STMI Jakarta, melainkan ada beberapa peserta dari luar sivitas akademika, antara lain KSR Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman (STAINI) dan KSR Sekolah Tinggi Ilmi Statistik (STIS). “Awalnya kami menargetkan peserta 100 orang, namun ternyata hari ini yang hadir 120 orang. Bisa dikatakan peserta yang hadir melebihi harapan kami,” ungkap Herlina Oktavia.

Pada awalnya, acara ini dimulai dengan penyampaian materi dari dr. Shinta Prastyanti, tenaga kesehatan dari puskesmas Cempaka Putih. Materi awal ini, dr. Shinta memberikan materi Pencegahan Diabetes Mellitus dan Sosialisasi Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Kemudian, dilanjutkan oleh Dr. Yayuk Andayani yang memberikan materi Diabetes, Pencegahan dan Pengobatannya. Ada beberapa point yang perlu diperhatikan oleh peserta dalam seminar kesehatan kali ini. Pertama, wanita cenderung lebih mudah terkena diabetes mellitus. Disebabkan, jumlah hormon wanita lebih banyak dibanding pria. Ditambah, ada beberapa hormon wanita yang tidak dimiliki oleh pria. “Alasan wanita lebih berpotensi menderita diabetes mellitus, disebabkan jumlah hormonnya yang lebih banyak dan ada beberapa yang tidak dimiliki pria,” ungkap Dr. Yayuk Andani, selaku Peneliti Obat Herbal di Komunitas Peduli Diabetes. Kedua, perlu untuk masyarakat menjaga pola makannya. Dalam hal ini, masyarakat perlu memperhatikan lima kunci sehat ala diabetes, antara lain diet sehat, olahraga, hindari stres, cek kadar gula darah secara teratur dan menghindari terjadinya luka.

Adanya seminar kesehatan ini, memberikan edukasi kepada para peserta yang hadir. “Bagus sih, acara ini bisa membuat saya mencegah terkena diabetes dari awal,” ungkap Muhammad Ridho, selaku salah satu peserta seminar kesehatan. Ditambah adanya kegiatan cek gula darah, menambah kesiapan ketika terkena diabetes mellitus. “Saya harap, kegiatan ini bisa ada lagi. Sebab, dengan adanya kegiatan ini saya jadi tahu bahwa diabetes mellitus sangat berbahaya. Apalagi ketika saya cek gula darah tadi, saya jadi tahu kadar gula darah saya. Diberitahu juga oleh petugas, bahwa saya harus menjaga pola makan dan olahraga dengan teratur,” tambah Muhammad Ridho.

Muhammad Abdul Hakim Faqih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *