lpmindustria.com – Kegiatan praktikum jurusan Teknik Kimia Polimer (TKP) telah didukung oleh mesin-mesin polimer yang berada di Laboratorium Kimia Polimer. Selain itu juga terdapat Laboratorium Kimia dan Fisika Dasar. Oleh karena itu, saat ini seluruh mahasiswa TKP tidak perlu melaksanakan kegiatan praktikum di kampus lain.

Pada tanggal 8 November 2017, jurusan TKP telah kedatangan alat-alat laboratorium baru. Alat-alat tersebut terdiri dari mesin GR 200, Manual Forming Machine, Pneumatic Specimen Punch, DSC 214 Polyma, dan Melt Flow Indexer. Pengadaan alat tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu, tetapi tender baru dilakukan pada bulan Mei 2017. “Pengajuan telah dilakukan tahun lalu, tetapi baru di-approve (baca: disetujui) dalam lelang tahun ini sehingga alat tersebut baru datang tahun ini,” ujar Dedy Trisanto selaku Pembantu Direktur II Politeknik STMI Jakarta. Pemesanan alat laboratorium TKP sebenarnya berjumlah enam, tetapi pada tanggal 8 November kemarin baru datang lima alat. “Alat yang satunya akan datang pada bulan ini, yaitu Compounder,” tutur Roosmariharso sebagai Ketua Program Studi TKP.

Kaprodi TKP juga menjelaskan fungsi dari alat-alat baru tersebut. “Manual Forming Machine berfungsi sebagai alat pemotong material polimer, karet, dan tekstil. Lalu, Melt Flow Indexer berfungsi mengukur viskositas polimer. Kemudian, DSC 214 Polyma berfungsi mengukur titik leleh material polimer. Selanjutnya, Pneumatic Specimen Punch berfungsi mencetak jenis spesimen dan GR 200 berfungsi sebagai timbangan material. Terakhir, Compounder berfungsi sebagai alat pencampuran polimer dengan aditif lainnya,” jelas Roosmariharso.

Alat-alat baru itu direncanakan untuk digunakan oleh seluruh mahasiswa TKP. Namun, penggunaan alat-alat tersebut harus disesuaikan dengan mata kuliah dan kemampuan mahasiswa dalam pengoperasiannya. Oleh karena itu, perlu adanya training terlebih dahulu bagi dosen. “Dosen akan di-training terlebih dahulu, tetapi mahasiswa pilihan juga bisa ikut training dan mahasiswa lainnya bisa melihat. Penggunaan alat ini juga disesuaikan dengan mata kuliah mahasiswa, biasanya mahasiswa semester akhir yang menggunakan alat-alat ini,” ungkap Roosmariharso. Training ini dimaksud untuk memberi pelatihan agar dosen bisa lebih memahami penggunaan alat-alat tersebut.

Saat ini untuk jurusan TKP memiliki dua laboratorium. “Laboratorium TKP ada di Gedung B. Di lantai tiga ada Laboratorium Kimia Polimer, sedangkan di lantai empat ada Laboratorium Kimia dan Fisika Dasar,” jelas Dedy. Dengan adanya Laboratorium Kimia dan Fisika Dasar, maka mahasiswa semester awal tidak akan lagi melakukan praktikum di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Adapun, penggunaan alat Laboratorium Kimia Polimer dapat dioperasikan sebelum tahun 2018. “Alat baru ini sudah bisa dioperasikan sebelum tahun baru 2018,” tegas Roosmariharso. Dengan hadirnya alat baru ini diharapkan mahasiswa TKP dapat terpenuhi kegiatan praktikum serta penelitiannya.

Aliya Nur Fathiya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *