lpmindustria.com – Museum Sumpah Pemuda mengangkat tema Tokoh Emma Poeradiredja dalam pameran sumpah pemuda. Adapun, ini pertama kalinya Museum Sumpah Pemuda mengusung tema tokoh wanita.

Museum Sumpah Pemuda yang terletak di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat mengadakan pameran sumpah pemuda mulai dari tanggal 26 Oktober 2017 sampai dengan 26 November 2017. Pada pameran tahun ini, Museum Sumpah Pemuda memperkenalkan Emma Poeradiredja sebagai tokoh wanita yang turut andil dalam sumpah pemuda. Sejak tahun 2004, museum ini mulai mengadakan pameran dengan tema tokoh-tokoh sumpah pemuda. “Sebelum tahun 2004 kami belum memiliki data yang lengkap mengenai tokoh-tokoh tersebut. Maka dari itu, baru pada tahun 2004 kami bisa mengadakan pameran seperti ini,” ungkap Bakti Ari selaku Bagian Edukasi di Museum Sumpah Pemuda. Tokoh yang pertama kali diusung untuk pameran di tahun 2004 yakni Mohammad Yamin.

Museum Sumpah Pemuda juga membuat pameran mengenai organisasi-organisasi sumpah pemuda diantaranya yaitu Jong Java, Indonesia Muda, dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia. Tujuan diadakannya pameran ini agar masyarakat mengetahui dan mengenal tokoh-tokoh yang turut andil dalam sumpah pemuda. “Karena selama ini jika kita berbicara tentang sumpah pemuda sebagian besar masyarakat hanya mengetahui tentang teksnya, sehingga kurang mengerti siapa saja pelaku-pelaku sejarahnya. Oleh karena itu, dengan adanya pameran ini masyarakat bisa mengenal siapa saja tokoh yang turut andil dalam sumpah pemuda,” tambah Bakti. Tahun ini adalah pertama kalinya Museum Sumpah Pemuda mengusung tema tokoh wanita. Hal ini karena sejak awal dibuatnya pameran, tokoh yang diusung hanyalah pria. “Padahal sewaktu kongres pemuda yang kedua ada tokoh wanita yang hadir, meskipun tidak sebanyak tokoh-tokoh pria. Nah kita mencoba mencari dan mulai penelitian sejak tahun 2012. Sementara datanya baru terkumpul pada tahun 2015. Kemudian pada tahun 2016 lebih diintensifkan lagi. Pada akhirnya tahun 2017 bisa dipamerkan disini,” jelas Bakti.

Tokoh Emma Poeradiredja lahir di Cirebon, 13 Agustus 1902. Beliau merupakan tokoh yang aktif berorganisasi. “Tahun 1917 ia tergabung di Jong Java. Kemudian setelah lulus MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) yang pada waktu itu setara dengan SMP, ia bekerja di PT Kereta Api yang dahulu bernama Staats Spoorwegen (SS). Sewaktu bekerja disana, ia juga bergabung dengan organisasi Jong Islamieten Bond,” Jelas Bakti. Selain itu, Emma Poeradiredja juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Terutama untuk membantu pegawai-pegawai kereta api, seperti membantu pegawai kereta api yang telah pensiun dan menyekolahkan anak-anak dari orang tua yang kurang mampu. Tak hanya itu, pada tahun 1960-an tokoh kelahiran Cirebon ini pernah menjadi anggota DPR. Selain memperkenalkan perjalanan hidup Ibu Emma, Museum Sumpah Pemuda juga menampilkan dokumen-dokumen asli dari beliau seperti laporan nilai sewaktu MULO, kartu identitas, sertifikat, tanda jasa, dan piagam.

Antusias masyarakat untuk mengetahui sejarah tentang Emma Poeradiredja ini cukup tinggi, terbukti dari jumlah pengunjung yang datang. Bakti mengungkapkan, hari Selasa sampai dengan Jum’at jumlah pengunjung sekitar 10 orang per hari. Sedangkan dihari libur yaitu Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung dapat melebihi 50 orang per hari. “Saya senang datang ke pameran ini, banyak ilmu yang saya dapatkan terutama mengenai sumpah pemuda itu sendiri. Apalagi tokoh Ibu Emma juga sangat menginspirasi,” ungkap Lona sebagai pengunjung pameran. Dengan adanya pameran ini, Bakti berharap agar lebih banyak lagi pemuda pemudi yang ingin belajar sejarah. “Mereka juga harus pandai dalam memilah berita yang ada, harus diteliti terlebih dahulu. Karena jika percaya begitu saja tanpa diteliti, tentunya akan membahayakan untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Bakti. Dengan respon positif yang telah didapatkan, penyelenggara optimis untuk mengadakan pameran yang sama di tahun depan dengan mengangkat tema tokoh Sarmidi Mangunsarkoro.

Jazria Hanifa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *