lpmindustria.com – Perusahaan berlambang tiga berlian, Mitsubishi, meluncurkan produk barunya berinisial XM Concept. Perusahaan pimpinan Kyoya Kondo tersebut ditengarai akan menggeser kedudukan Toyota Avanza sebagai peraih tahta utama di kelas Multi Purpose Vehicles (MPV) otomotif Indonesia.

Toyota Avanza sudah terlalu sering mengalami ujian bertubi-tubi untuk bertahan di kelas MPV otomotif nasional. Bersama saudara kembarnya, Daihatsu Xenia, kedua brand tersebut telah menjadi duet maut untuk dapat bertahan menghadapi penantang baru yang kian marak.

PT Suzuki Indomobil melalui mobil MPV andalannya, Suzuki Ertiga, pernah mencoba peruntungan untuk dapat menyaingi Toyota Avanza. Namun, produk tersebut gagal meraih tahta di kelas MPV otomotif Indonesia. Tak hanya itu, perusahaan manufaktur sekelas Amerika Serikat, General Motors, yang sempat mengeluarkan Chevrolet Spin sebagai penantang Avanza harus mengaku kalah. Bahkan kini Chevrolet Spin tak lagi dijual di tanah air. Kemudian, kehadiran Honda Mobilio memang dapat diakui mampu menyalip Daihatsu Xenia sebagai peraih posisi kedua, tetapi Honda Mobilio tetap tidak mampu menyalip Avanza sebagai peraih posisi pertama.

Berdasarkan persaingan tersebut, menandakan bahwa pasar otomotif nasional memang memiliki tingkat kompetitif yang sangat tinggi. Hal itu menuntut semua perusahaan Agen Pemegang Merk (APM) otomotif untuk selalu bekerja keras dalam menciptakan produk melalui pendekatan pasar yang lebih baik.

Kini, Toyota Avanza harus siap menghadapi penantang baru lagi. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) meluncurkan produk unggulan terbarunya yang memiliki inisial XM Concept. Takaaki Kishii selaku Chief Product Specialist Mitsubishi Motor mengungkapkan bahwa tim Mitsubishi dari Jepang dan Indonesia sudah melakukan Research and Development (R&D) sejak tahun 2014 silam. Studinya menghasilkan berbagai indikator permintaan konsumen terkait produk yang akan diluncurkannya tersebut.

Pada Agustus 2017 silam, bertepatan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, akhirnya PT MMKSI mengumumkan produk yang sudah dirancang tiga tahun lamanya tersebut. Produk itu diberi nama Mitsubishi Expander. Produk milik perusahaan berlambang tiga berlian itu, digadang-gadang akan membunuh Toyota Avanza dan Xenia di kelas MPV, baik dari sisi spesifikasi maupun harga. “Kalau dari kompetisi tidak main bunuh-bunuhan, kita berniat meramaikan pasar. Kita hanya memberikan pilihan ke konsumen, model baru akan memberikan penyegaran. Memang low MPV sekarang dikuasai oleh salah satu merek, bahkan menjadi backbone penjualan mereka,” ungkap Intan Vidiasari, Head of PR & CSR PT MMKSI, dikutip tirto.id.

Rencananya Expander akan diproduksi massal di Cikarang sebanyak 60.000 unit selama satu tahun ke depan. ”Dengan kapasitas 60.000 unit setahun, akan dioptimalkan dan ditingkatkan. Angka itu belum termasuk 20.000 unit yang akan disiapkan untuk pasar ekspor,” ungkap Irwan Kuncoro, Direktur Pemasaran PT MMKSI, dikutip Majalah Industry Edisi Juli 2017. Perihal pendistribusian, PT MMKSI akan memasarkan Expander melalui pembangunan jaringan dealer yang luas di seluruh pelosok tanah air. “Kami harus kejar jumlah outlet karena mau menjual banyak. Namun, tentu saja tidak mudah karena membangun outlet investasinya besar,” tutur Irwan Kuncoro. Beliau menambahkan, PT MMKSI akan memperkuat 92 dealership menjadi 143 dealership dalam empat tahun ke depan guna memproduksi Expander.

Tampak Dalam Mitsubishi Expander

Teknologi suspensi yang disematkan pada Expander, diklaim mengadopsi Mitsubishi sebelumnya, Lancer Evolution X. Hal itu dilakukan untuk membuat penumpang belakang merasa lebih nyaman ketika berkendara di jalan raya. Sistem suspensi Expander dikombinasikan dengan sistem penggerak depan karena untuk meminimalisasikan terjadinya body roll ketika berbelok dalam kecepatan tinggi. “Suspensinya memiliki stabilitas yang bagus, penting buat small MPV kami,” jelas Takaaki Kishii, dikutip Majalah Industry Edisi Juli 2017.

PT MMKSI khusus mengembangkan Expander sebagai MPV Mitsubishi yang bervolume 1.500 cc dengan 16 katup berteknologi Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control System (MIVEC). Transmisinya memiliki dua tipe, yakni manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan. Expander mempersembahkan desain Dynamic Shield yang memadukan aspek gaya dan luas, sebagai ciri sebuah MPV dengan tampilan SUV. Selain itu terdapat fitur Keyless Operation System (KOS) yang memungkinkan pengemudi membuka pintu dan menyalakan mesin ketika kunci berada di saku pengemudi.

PT MMKSI menyuguhkan enam varian Expander kepada konsumen Indonesia dengan dibandrol harga mulai Rp 189 juta hingga Rp 246 Juta. “Sejauh ini respons publik dinilai sudah sangat positif dalam menyambut kedatangan Expander. Hingga saat ini sudah beberapa konsumen yang melakukan pemesanan setelah sistem indent dibuka pada September 2017 lalu,” tutup Irwan Kuncoro.

Ary Yogatama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *