lpmindustria.com – Hadirnya teknologi Cruise control membuat perkembangan industri otomotif pada mobil kian melesat. Namun, penggunaannya sangat sederhana sehingga mudah dioperasikan.

Perkembangan dunia industri khususnya bidang otomotif tiap tahunnya berkembang secara pesat, terbukti baru-baru ini ditemukan sebuah teknologi baru yang bernama cruise control. Teknologi tersebut menggunakan fitur canggih sehingga memungkinkan pengemudi dapat berkendara secara otomatis. Teknologi baru ini diterapkan pada fitur mobil terbaru untuk mengatur kecepatan mesin agar tetap konstan tanpa membutuhkan pijakan pedal gas. “Bahwa cruise control atau yang biasa disebut speed control merupakan teknologi yang diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi pengemudi untuk berkendara saat kecepatan stabil tanpa harus menginjak pedal gas”. Ujar Dhany Ekasaputra selaku Instruktur Safety Institute Indonesia yang dimuat pada laman metrotvnews.com.

Penggunaan  teknologi cruise control ini sangat sederhana, seperti pada penjelasan situs metrotvnews.com yakni, saat cruise control diaktifkan melalui tombol yang tersedia pada kemudi, maka fitur ini mulai berfungsi. Kemudian bukaan katup throttle diatur oleh ­ perangkat elektronik yang bernama Engine Control Unit (ECU) sehingga persediaan bahan bakar yang diberikan ke ruang mesin menjadi stabil. Dengan begitu, kecepatan mobil akan diataur menjadi konstan pada angka tertentu, yang mana dapat disesuaikan oleh pengemudi. Service Manager Bengkel Auto2000 GDC Depok, Deni Andrian menjelaskan kepada kompas.com.Bahwa cruise control dapat difungsikan saat mobil berada pada kecepatan minimal 60 kilometer per jam. Saat pengemudi sudah memacu kendaraaan pada kecepatan ini, ia hanya perlu menekan tombol cruise control yang berada di dekat kemudi. Setelah itu mobil akan bisa melaju secara stabil,”. Untuk menonaktifkannya pun sederhana, “Jadi setiap mematikan fitur ini hanya cukup injak pedal rem atau pedal kopling pada mobil, sehingga secara otomatis dari fungsi cruise control ini akan mati secara langsung”. ungkap Dhany Ekasaputra

Ilustrasi Mobil yang Menggunakan Cruise Control

Teknologi cruise control hanya dapat digunakan pada kondisi jalan yang berkarakter cepat dan sepi. Pada kondisi Kota Jakarta sekarang, yang kerap terjadi kemacetan, membuat teknologi ini  tidak cocok untuk digunakan, walaupun teknologi cruise control sudah dilengkapi sensor untuk mendeteksi kendaraan didepannya, tetapi masih saja teknologi ini sukar diterapkan, karena masih banyak pengendara yang menyelinap tiba-tiba untuk mendahului pengendara lainnya saat dijalan. “Kalaupun mau dipakai di Tol (jalan bebas hambatan) Dalam Kota, tunggu saat hari raya Idul Fitri mungkin berfungsi. Kalau seperti sekarang tidak akan bisa berfungsi,” guyon Deni saat ditemui oleh Kompas Otomotif. Pada dasarnya fitur ini diciptakan agar pengemudi bisa mengistirahatkan kakinya sejenak, sehingga pengemudi tidak letih saat mengendarain mobil, sebaiknya fitur ini digunakan untuk perjalanan jauh, jika kondisi jalanan yang berkarakter cepat dan relative lengang. “Kalau untuk di Cipali mungkin bisa. Karena di Cipali kecepatannya bisa stabil pada 60 km. Tapi kalau di Cipularang mungkin susah,” ujar Deni.

Nur Salam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *