Ibu, aku ingin bercerita banyak dipangkuanmu

Namun, apa engkau masih mau?

Ibu, aku tidak tahu anak seperti apa aku saat ini dipikiranmu

Entah seberapa besar rasa kecewamu kepadaku bu

Atau seberapa muak dirimu terhadap diriku

Sempat teringat dalam pikiranku saat engkau merawatku dulu

Saat aku mulai lihai mengendarai sepeda roda duaku itu

Ibu pasti selalu berkata,

hati-hati nak jangan terlalu jauh nanti kamu jatuh

Entah mantra apa yang engkau rapalkan saat itu bu,

tidak lama setelah ucapanmu, pasti saja aku terjatuh

Menangislah aku dipelukanmu, sembari menatap nanar luka di lututku

Dan engkau pun akan berkata,

tidak apa nak, inilah yang dinamakan belajar

jatuhmu tidak seberapa dengan keberhasilanmu

Tetapi kini, aku bukan lagi belajar sepeda roda dua bu

Aku belajar memahami hidupku,

Aku belajar menggapai citaku

Namun, mengapa ibu tidak seperti dulu?

Memelukku dan menenangkanku tiap kali aku terjatuh

Apa karena aku yang tidak pernah mendengarkan ucapanmu?

Atau karena aku yang terlalu jauh darimu?

Ibu, aku ingin bercerita banyak dipangkuanmu.

Krisdiastuti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *