lpmindustria.com – Sempat dibully lantaran macet dan panas, kini Bekasi mempunyai Kedutaan Besar untuk duta-duta kreatif warga Bekasi.

Beberapa tahun lalu, Bekasi kerap menjadi sorotan karena sering dijadikan sebagai candaan dan bahan bully di media sosial. Beragam celotehan dilontarkan, mulai dari macet, cuaca panas, disebut negara lain hingga planet luar. Semua itu digambarkan dalam beberapa tulisan dan meme (baca: gambar lucu di Internet). Bahkan, Bekasi sempat menjadi trending topic twitter sehingga semakin luas dibicarakan. Akibat dari candaan tersebut, sekelompok anak muda Bekasi terinspirasi untuk membuat Kedutaan Besar (Kedubes) Bekasi. “Banyak orang yang menganggap kami Negara lain, jadi sekalian saja kami buat kedutaannya sebagai kantor diplomatiknya,” ungkap Prasetiawan selaku Creative Collaborator Kedubes Bekasi.

Prasetiawan yang biasa disapa wawan juga menjelaskan bahwa, Kedubes bekasi menjadi salah satu balasan untuk orang-orang yang mencemooh Bekasi. “Bekasi memang panas dan jauh, tapi jika membalas dengan hal serupa itu bukan solusi. Dengan adanya pergerakan kecil ini maka nama Bekasi akan terus diangkat,” jelas Wawan. Kedubes Bekasi diresmikan oleh Wakil Wali Kota Bekasi pada November 2015 lalu. Penamaan kata Kedubes sempat diminta untuk diganti oleh beberapa orang. “Membawa nama kedutaan, kami dikira gerakan nakal. Padahal kami adalah duta-duta kreatif bekasi,” tutur Wawan.

Sosok dibalik Kedubes Bekasi

Kedubes Bekasi yang terletak di Jalan Jatiasih, Kota Bekasi ini mempunyai tujuan untuk membangun iklim kreatif di Bekasi. “Rencana besar kami adalah kami ingin membangun iklim kreatif di Bekasi. Untuk membangun iklim disitu perlu adanya ekosistem. Ibarat ekosistem berarti disana ada yang mempunyai karya, ada yang mendistribusikannya dan ada penikmat karyanya. Bagaimana kita tahu semua itu? Kita membuat event-event kecil,” ucap Wawan. Ruang kreatif yang lebih terlihat seperti tempat kumpul anak muda ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti panggung, tempat makan, hingga ruang diskusi. Semua disediakan untuk siapapun yang ingin mengadakan event di Kedubes Bekasi.

Kedubes Bekasi memiliki berbagai kegiatan seperti diskusi, showcase music, pameran serta Bekasi movie screening yang menampilkan film indie dan film pendek. Kegiatan utama yang dilakukan Kedubes Bekasi yakni diskusi. “Setiap ada film kami diskusi, setiap kami menggambar bersama secara tidak langsung kami diskusi. Musik pun kami diskusikan. Menurut kami, dengan diskusi kami bisa menemukan sesuatu yang baru, informasi baru dan mendapatkan solusi,”  Jelas Wawan. Selain aktivitas diskusi, Kedubes Bekasi juga rutin setiap minggu melakukan kegiatan Kedubes Kids Klub.

Kedubes Kids Klub merupakan sebuah kegiatan edukasi ‘cuma-cuma’ yang diselenggarakan untuk warga sekitar, khususnya anak-anak. “Kami ingin melakukan hal berguna untuk masyarakat sekitar,” tutur Dwi Triyana Fatmi Suri selaku Program Koordinator. Dalam kegiatan Kedubes Kids Klub, biasanya para anggota menghimpun sekitar 10 – 15 anak yang tinggal di lokasi sekitar untuk diajak menggambar atau melukis bersama. Tak hanya kegiatan rutin untuk anak-anak saja, kegiatan serupa untuk orang dewasa turut diselenggarakan yaitu Kedubes Art Klub. Namun, Kegiatan Kedubes Art Klub dilakukan pada sebulan sekali dikarenakan kesibukan para anggotanya.

Fitri merupakan salah satu pengunjung serta sekaligus masyarakat Kota Bekasi menilai bahwa, adanya Kedubes Bekasi selain menjadi ruang kreativitas anak muda juga dapat membantu dalam membangun tali silaturahmi antar warga Bekasi. “Kedubes Bekasi juga dapat mengenalkan kepada masyarakat luar, bahwa Bekasi tidak seperti apa yang selama ini orang pikirkan,” ujarnya.

Hanifati Sabila

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *