STEM Art & Design, Pameran Pendidikan ke Luar Negeri -

STEM Art & Design, Pameran Pendidikan ke Luar Negeri


maulanayusuf.com

lpmindustria.com - Minggu (11/11), Pameran Pendidikan dengan tema STEM Art & Design menarik para mahasiswa dan calon mahasiswa. Kegiatan tersebut merupakan tempat mencari informasi bagi pelajar berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri.

STEM (Science, Technology, Engineering and Mathemathics) Art & Design merupakan kumpulan jurusan-jurusan yang paling diminati oleh mahasiswa dan calon mahasiswa. STEM Art & Design menjadi tema yang diangkat pada Education Fair (dibaca: pameran pendidikan) 2018. Education Fair, STEM Art & Design, diselenggarakan di Hotel Le Meridein Jakarta oleh Vista Education, sebuah lembaga konsultan pendidikan luar negeri. Pada tema kegiatan Education Fair kali ini diambil dari jurusan yang paling diminati oleh para mahasiswa dan calon mahasiswa dalam melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. “Kita research beberapa jurusan dalam enam tahun terakhir, yang paling booming dan paling banyak dicari adalah teknologi. Seperti kondisi saat ini banyak perusahaan start up seperti Go-Jek, Tokopedia, dan semacamnya yang sedang booming. Akhirnya dibuatlah tema untuk kegiatan kali ini menyangkut tentang science technology engineering mathemathics ditambahkan art dan design,” kata Eka selaku Marketing penyelenggara event Education Fair 2018.

Education Fair bertujuan untuk mempermudah siswa-siswa SMA yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi agar tidak salah mengambil jurusan. Kegiatan Education Fair juga membantu mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pendidikan di luar negeri. Disini kita dapat menanyakan kampus luar yang ingin kita ketahui dan dari pihak kampus tersebut. Mulai dari cara berkuliah di luar negeri, syarat dan prasyarat, serta informasi biaya hidup di negara yang ingin kita tuju. “Kita dapat bertanya langsung kepada pihak kampus nya. Kuliah di luar negeri itu bagaimana, apa saja yang harus diurus, lalu juga biaya untuk kuliah di luar negeri berapa.  Jadi mempermudah kita yang ingin kuliah ke luar dengan informasi yang mereka berikan dengan konsultasi pendidikan di kegiatan ini.” ucap Saskia seorang Mahasiswa STTP PLN.

Pada kegiatan kali ini kampus yang di undang adalah kampus populer yang berasal dari luar negeri. Terdapat beberapa kampus negeri dan swasta yang dapat menjadi pilihan untuk mahasiswa Internasional , terdiri dari 12-14 negara yang didatangkan langsung untuk menjadi konsultan pada kegiatan ini. Namun, tidak hanya kampus dari luar negeri saja tetapi ada juga dari dalam negeri sesuai dengan tema yang diangkat pada kegiatan tersebut. Kegiatan Education Fair biasa diadakan sekitar 3 kali dalam setahun, dengan skala dan rentang waktu yang berbeda-beda. Ada skala kecil yang biasanya akan diadakan diakhir tahun, dengan kegiatan konsultasi pendidikan ke luar negeri. Lalu, ada skala biasa yang diadakan pada pertengahan tahun. Serta skala besar yang biasanya diadakan pada awal tahun dengan mengadakan seminar atau workshop pada kegiatan tersebut. “Satu tahun ada sekitar 3 kali untuk fair-nya, tetapi berbeda-beda, yang kali ini skala kecil jadi hanya konsultasi pendidikan. Untuk yang skala besar diadakan diawal tahun, skala biasa dipertengahan tahun. Selain fair kita juga ada workshop dan seminar atau influtation semacamnya, tidak hanya konsultasi pendidikan. Serta ada pula test on the spot untuk TOEFL dan IELTS,” jelas Eka.

Tanggapan dari peserta yang menghadiri event ini pun beragam “Saya kira sesi kali ini terdapat seminar pendidikan ke luar negeri, ternyata hanya konsultasi pendidikan saja. Namun, setelah mencoba konsultasi memang lebih mengarah ke pendidikan yang dijelaskan, mungkin untuk selanjutnya diadakan seminar juga jadi bisa menyeluruh informasi yang didapat,” kata Rahman pengunjung datang dari Bekasi. Berbeda dengan Saskia yang menanggapi kegiatan dengan senang, ”Kegiatan ini bagus menurut saya, di kegiatan ini kita dapat menanyakan informasi yang kita inginkan langsung dari kampus luar negeri yang kita cari,” ucap Saskia.

Harapan dari pihak penyelenggara Education Fair dapat membantu teman-teman di Indonesia untuk mendapat mengakses pendidikan di luar negeri dan mendapat informasi lengkap langsung dari konsultan pendidikan di kampus tersebut.  “Selain mempermudah, kita juga ikut bertanggung jawab ketika mereka sudah mendaftar di kampus luar tersebut. Bertanggung jawab sampai mereka kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya. Kesannya mempermudah kehidupan mereka disana,” tutup Eka.

 

Muthia Zahra

Tag:      |  


BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

Top