Komunitas RURU, Penyedia Ruang Seni dan Pendidikan -

Komunitas RURU, Penyedia Ruang Seni dan Pendidikan


maulanayusuf.com

lpmindustria.com - Saat ini, komunitas seni mulai menjamur di seluruh penjuru negeri. Salah satunya adalah komunitas ruangrupa yang didalamnya tidak hanya berkegiatan seni, namun juga pendidikan.

 

Beralamat di Jalan Durian Raya No. 30, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terdapat sebuah ekosistem seni yang diberi nama GudsKul. Ekosistem tersebut mempunyai empat komunitas seni didalamnya yang berinisiatif mendirikan ruang yang dapat mendukung kegiatan seni. Salah satu dari empat komunitas tersebut adalah ruangrupa atau disingkat RURU. RURU adalah organisasi seni rupa kontemporer yang didirikan pada tahun 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta. “Ade Darmawan bersama teman-temannya membentuk komunitas ini ditahun 2000. Jadi, dulu Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) membuat pameran. Pameran pertama dinamakan ‘Dialog Dua Kota’, dari situlah kita membuat komunitas ruangrupa ini,” ucap Daniella Fitria Praptono sebagai pengelola RURU Kids.

Tujuan didirikannya komunitas ruangrupa adalah untuk mewadahi seniman-seniman agar lebih kreatif dan inovatif dalam berkarya. Kehadiran komunitas ini juga sebagai artists initiative yang bergiat dalam mendorong kemajuan gagasan dan praktik seni rupa dalam konteks urban dan lingkup luas kebudayaan terhadap perjalanan kreatif seni rupa di Indonesia. “Tujuan dari ruangrupa saat itu karena teman-teman ini merasa perlu adanya ruang untuk para seniman berkarya dan diwadahi, ini kan sebenarnya inisiatif seniman-seniman,” ujar Daniella.

Komunitas yang bergerak dibidang seni rupa, seni media (berupa film, animasi, dan video), televisi, dan radio ini memiliki beberapa kegiatan yang sekarang sudah memiliki divisi khusus untuk menjalankannya. Kegiatan tersebut antara lain, Art Lab yang merupakan sebuah program yang meneliti dan melakukan kolaborasi kreatif atas permasalahan urban dan media, RURU Gallery yang merupakan galeri seni rupa kontemporer untuk memberi ruang bagi karya visual seniman, penulis, dan kurator muda melalui pameran setiap tahunnya. Ruangrupa juga rutin mengadakan festival setiap dua tahun sekali, diantaranya adalah  ‘OK. Video’ yaitu sebuah festival seni media internasional dan Jakarta 32หšC yang berisi perhelatan seni rupa yang menampilkan karya-karya visual terbaik mahasiswa se-Jakarta. Komunitas ini juga mempunyai banyak kegiatan dibidang pendidikan dan seni lainnya.

ruangrupa juga mengadakan lima pameran yang selalu rutin diadakan dalam setahun. Pameran tersebut terintegrasi dan selalu diadakan bersamaan dengan komunitas lain yang tergabung dalam ekosistem GudsKul. “Dalam GudsKul rutin dalam setahun akan ada lima kali pameran, dan itu semuanya terintegrasi, jadi galeri-galeri yang ada didalam semuanya terintegrasi dan kita selalu bersamaan. Pameran juga tidak hanya di dalam kota saja, bahkan ruangrupa sering diundang secara komunitas ke luar negeri,” jelas Daniella. Komunitas ruangrupa juga terpilih menjadi Direktur Artistik Documenta 15 di Kassel, Jerman tahun 2022 mendatang. Documenta sendiri adalah event seni rupa kontemporer lima tahunan yang diadakan sejak tahun 1955. "Kami terpilih sebagai Artistic Director di Documenta Kessel tahun 2022 mendatang," ujar Indras Okta selaku pengelola RURU's library.

Pembeda komunitas ini dengan komunitas lain adalah komunitas ini memikirkan bagaimana bisa berkembang dalam dunia pendidikan sekaligus seni. “Teman-teman ini banyak program, lalu berkenalan dengan seniman-seniman dari Universitas lain dan membuat pameran. Ade berpikir gimana kalau kita jadi satu, berkumpul, buat acara besar yang dapat mempengaruhi orang dari berbagai kalangan. Di sini kita bersama-sama memikirkan bagaimana bisa berkembang di dalam dunia pendidikan dan seni,” kata Daniella.

Banyak yang mendukung komunitas ini agar tetap berkembang, karena dengan adanya komunitas ini membawa hal positif untuk seniman-seniman yang ada di Indonesia. “Menurut saya, ruangrupa adalah tempat main, karena bisa bermain apa pun disini dalam hal positif. Saya percaya kalau bermain itu adalah belajar. Jadi, ruangrupa ini ruang untuk belajar sambil bermain yang benar-benar beda dengan yang lain,” ucap Torus salah satu pengelola RURU radio. Sama halnya dengan Daniella, ia merasa beruntung berada di komunitas ini. “Pertama merasa beruntung sekali memiliki teman-teman yang sangat kreatif, pintar, dan inovatif. Baik musik, radio, dan apapun itu yang ada disini. Menurut saya, ruangrupa adalah tempat distribusi pengetahuan terbesar dari segi apa pun. Ini sama saja dengan pendidikan informal untuk kalian,” tutup Daniella.

Muthia Zahra

Tag:    komunitas  |  


BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

Top