Christopher Robin, Gambaran Kesibukan Manusia -

Christopher Robin, Gambaran Kesibukan Manusia


maulanayusuf.com

Judul                   : Christopher Robin

Sutradara            : Marc Foster

Produser             : Brigham Taylor, Kristin Burr

Produksi              : Walt Disney Pictures, Walt Disney Studios, Motion Pictures

Skenario              : Alex Ross Perry, Tom McCarthy, Allison Schroeder

Pemeran             : Ewan McGregor, Hayley Atwell,Jim Cummings,Brad Garrett, Bronte Carmichael

Negara                 : Amerika Serikat

Tanggal rilis         : 13 Agustus 2018 (Amerika Serikat)

Christopher Robin merupakan film garapan dari Disney dalam bentuk live action, yang diadaptasi dari film Winnie the Pooh. Film ini menceritakan kisah anak laki-laki bernama Robin (Ewan McGregor)  yang tumbuh dewasa dan melupakan teman-temannya di Hundred Acre Wood. Film ini dimulai saat  teman-teman Robin mengadakan pesta perpisahan untuknya yang akan pergi ke boarding school (Dibaca: sekolah asrama).

Robin yang telah pergi ke boarding school terkadang merindukan Pooh dan teman-temannya. Lalu, suatu hari saat Robin sedang sekolah, ia dikabari ibunya bahwa ayahnya telah tiada. Banyak orang yang hadir dan ikut berbelasungkawa atas meninggalnya ayah Robin di rumahnya.

Robin dewasa menikah dengan Evelyn (Hayley Atwell) dan setelahnya ia mengikuti perang. Robin dan Evelyn dikaruniai anak bernama Madeline (Bronte Carmichael). Setelah kembali dari perang, Robin sibuk menjadi seorang manajer di sebuah perusahaan koper kulit dan membuatnya harus sering bekerja lembur. Kesibukannya akan pekerjaan yang dijalani membuatnya jarang meluangkan waktu bersama keluarganya.

Di sisi lain, Pooh menyadari teman-temannya yang ada di Hundred Acre Wood menghilang, dan akhrinya memutuskan untuk pergi menemui Robin untuk meminta bantuannya. Namun,  kehadiran Pooh justru merepotkan Robin, lalu ia pun mengantarkan ketempat asalnya. Sesampainya di Huntred Acre Wood, Robin mencari dan menemukan teman-temannya yang hilang di sana. Namun, Robin tidak bisa berlama-lama disana, dan harus kembali ke tempatnya untuk rapat.

Kala pergi, Madeline menyadari berkas ayahnya tertinggal, ia pun berusaha untuk membawakan itu ke kantor ayahnya. Untungnya dalam perjalanan itu Madeline bertemu dengan Pooh dan teman-temannya. Madeline tak mengira, beruang yang digambar ayahnya ternyata benar-benar nyata. Bersama Pooh, Piglet, Tigger, dan Eeyore, Madeline mengantar berkas-berkas ayahnya yang sebelumnya tertinggal di Hundred Acre Wood.

Pada waktu yang sama, Evelyn pergi mencari Madeline dan menemui Robin di kantornya. Mereka berdua pun pergi bersama untuk mencari Madeline. Saat Madeline telah tiba di London, dia terjatuh dan angin kencang di kota menerbangkan berkas-berkas milik ayahnya. Madeline hanya bisa menyelamatkan satu lembar. Akhirnya Robin bertemu kembali dengan anaknya, ia pun menyadari yang terpenting bukanlah dokumen, melainkan keluarganya. Kemudian, selembar kertas yang di bawa Madeline ternyata sangat berguna untuk mengusulkan konsep tas koper dalam perusahaan Robin.

Dalam film ini menampilkan makna keluarga dan teman yang disandingkan dengan kesibukan manusia. Film ini juga menjadi cermin untuk bisa membandingkan bagaimana Christopher Robin berubah dari pribadi kecilnya yang ceria, dengan dirinya di usia dewasa saat harus menghadapi masalah kehidupan dunia nyata.

Film ini sangat cocok untuk di tonton bersama keluarga. Makna yang ada di dalamnya bagus untuk dihayati oleh orang yang dewasa. Dialog-dialog yang ada didalamnya bahkan begitu mengena secara berulang kali. Akting dari Ewan McGregor sebagai Christopher Robin juga sangat bagus. Berakting dengan benda tak nyata tentunya adalah sebuah tugas yang sulit. Namun ia berhasil memberikan penampilan apik lewat ekspresi-ekspresi yang begitu dalam.

Hana Fadiah

Tag:    resensi  |  sastra  |  


BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

Top