Arti Sebuah Kunjungan Terakhir -

Arti Sebuah Kunjungan Terakhir


maulanayusuf.com

Judul Film                   : A Long Visit

Sutradara                    : Yong Suu Yup

Penulis Naskah           : Jang Hye Sun dan KyoHye Jong 

Pemeran Film              : Kim Hae Sook, Park Jin Hee, Jin Yeong Jo, Lee Moo Saeng, Jung Young Ki, Ha Min Kim, Sun Choi Young, Baek Jin Ki

Film A Long Fisit mengisahkan seorang perempuan yang bernama Jisuk (Park Jin Hee). Cerita dimulai dengan Jisuk yang ingin mengunjungi ibunya (Kim Hae Sook) dan diantar oleh suami (Lee Moo Saeng) dan anaknya. Saat dikereta, Jisuk melihat keluarga yang memiliki anak. Kemudian Jisuk membayangkan beberapa waktu lalu ketika dia masih kecil.

Jisuk remaja sangat pintar, sering mengantar Ibunya pergi belanja. Disana Jisuk sering mendapati ibunya membeli makanan dengan menawar belanjaanya lebih murah. Ketika dirumah, Jisuk mulai tidak tahan dengan keadaan orang tuanya yang sering  bertengkar hanya karna masalah makanan. Ia memiliki Mijeong, sahabat yang mau mendengarkan curahan hatinya saat orang tuanya bertengkar.

Saat Jisuk sudah dewasa, suatu malam ia melihat ibu dan ayahnya sedang bertengkar. Ia geram dengan kelakuan si ayah, lalu Jisuk menyuruh ayahnya untuk membunuh ibunya. Pada saat di pendopo, Jisuk menyarankan ibunya untuk meninggalkan ayah dan pergi bersama ke Seoul, tapi ibunya menolak tawarannya. Pada pagi hari, Jisuk membawa kabar gembira kepada keluarganya karena ia mendapatkan beasiswa ke Seoul. Saat  diperjalanan, Jisuk membaca surat dari ibunya, ia baru menyadari bahwa uang yang disisihkan saat belanja oleh ibunya telah dipersiapkan untuk kebutuhan Jisuk.

Saat berada di Seoul, ia menemukan cinta sejatinya dengan seorang pria yang satu kampus dengannya. Namun orang tua sang pria tidak setuju anaknya menikah dengan keluarga miskin seperti Jisuk Pada saat itu ibu Jisuk memberanikan diri untuk memohon pada keluarga pria agar putrinya bisa menikahi orang yang diidamkan. Beberapa tahun kemudian ayahnya meninggal, Jisuk tidak ingat seberapa ia memiliki pengalaman bahagia bersama ayahnya dan seberapa dia menyayangi ayahnya.

Suatu hari Jisuk mengunjungi ibunya tanpa rencana, lalu dia membawa ibunya ke sebuah perjalanan dimana sang ibu belum pernah mengunjunginya untuk menonton musim gugur. Ibunya curiga kepada Jisuk karena datang berkunjung terlalu lama, lalu ia menghubungi Junsu, anak Jisuk dan menanyakan keadaan Jisuk kepada Junsu. Junsu pun memberitahu ibu Jisuk dengan frustasi bahwa sebenarnya Jisuk sedang mengidap penyakit kanker pangkreas stadium akhir. Jisuk pun meninggal diakhir kunjungan Jisuk. Ibunya merasa hidupnya telah berakhir. Namun, ia meyakinkan Jisuk bahwa ia akan menjadi ibunya lagi kelak di kehidupan selanjutnya. Ia hanya ingin Jisuk menunggu sedikit lebih lama karena ibunya hidup hanya untuknya.

Alur cerita film ini adalah maju mundur. Jalan ceritanya diungkap kan dengan alur yang mudah, sehingga dapat dipahami dan tidak membuat bingung penonton. Amanat yang terkandung difilm ini sangat menyentuh hati dan memiliki makna yang dalam. Tidak ada kesan berlebihan dalam film ini. Satu hal yang membuat A Long Visit jauh dari kesan murahan, dikarenakan semuanya disajikan apa adanya dan membuat kita terbawa suasana. Bagaimana kita bisa hidup tanpa Ibu, atau bagaimana kita mengasihi Ayah, semua memiliki peran masing-masing dalam kehidupannya Satu hal yang harus diketahui, bahwa mereka sangat mencintai anaknya. Seberapa cinta kita terhadap keluarga, bahwa nanti kita akan sadar sebenarnya apa yang telah kita lakukan untuk keluarga.

Nur Salam

Tag:    resensi  |  sastra  |  


BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

Top