May dan Langkahnya Melawan Rasa Trauma -

May dan Langkahnya Melawan Rasa Trauma


maulanayusuf.com
Dok. Google

Judul Film       : 27 Steps Of May

Sutradara         : Ravi Bharwani

Produser          : Ravi L. Bharwani, Rayya Makarim, Wilza Lubis

Genre              : Drama

Pemain            : Raihaanun, Lukman Sardi, Ario Bayu, Verdi Solaiman

Film ini mengisahkan tentang seorang korban pemerkosaan yang mengalami trauma setelah delapan tahun insiden tersebut terjadi. Ia adalah seorang gadis bernama May (Raihaanun). Kisah ini berawal dari May yang sedang berjalan pulang dari pasar malam. Di wajahnya tergambar kegembiraan setelah ia menaiki beberapa wahana di pasar malam tersebut. Saat melewati gang sempit, tiba-tiba ia ditarik oleh lelaki yang tidak dikenal. May dibawa masuk ke dalam ruangan yang gelap dan sudah ada beberapa laki-laki didalamnya. Tangan dan kakinya diikat di meja, disiksa, lalu disetubuhi bergiliran oleh beberapa laki-laki.

Setelah keperawanan May diambil oleh orang yang tak ia kenal, May pulang dari tempat insiden dengan kepedihan yang amat dalam. Baju seragam yang ia kenakan robek di beberapa bagian dan juga ada noda darah di bagian perutnya. Sejak saat itu sampai delapan tahun kemudian, May tak pernah berbicara atau mengucapkan sepatah katapun. May juga tidak mau keluar dari kamarnya, kecuali untuk makan siang dan malam.

May menghabiskan waktu sehari-harinya dengan membuat baju boneka dan menghiasnya dengan pernak-pernik. Melihat keseharian anaknya tersebut, Bapak May (Lukman Sardi) mencoba menjual boneka-boneka hasil karya May. Tak hanya May yang mengalami trauma, bapaknya pun merasakan hal serupa. Pada malam hari, Bapak adalah seorang petinju liar yang bertanding untuk melepas amarah yang ia rasakan terhadap dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga May dengan baik.

Suatu hari May bertemu dengan seorang pesulap (Ario Bayu) yang tinggal di balik dinding kamarnya. Hampir setiap hari si pesulap memperlihatkan beberapa trik sulap kepada May. Dari situ May perlahan-lahan mencoba untuk membuka dirinya. Sampai suatu saat, ia berhasil memberanikan dirinya untuk melangkahkan kakinya keluar dari rumah.

Selain menceritakan bagaimana trauma yang May rasakan, film berdurasi 1 jam 52 menit ini juga menceritakan bagaimana self-healing (baca: sebuah proses untuk menyembuhkan diri dari luka batin) membutuhkan waktu yang lama dan prosesnya pun tidak mudah.  Film ini pun sempat diputar dibeberapa festival film internasional seperti, Busan International Film Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Cape Town International Film Market & Festival pada tahun 2018. Dengan begitu, 27 Steps of May ini patut untuk disaksikan karena menggambarkan bagaimana sulitnya untuk bangkit dari rasa trauma mendalam yang dialami korban pemerkosaan atau pelecehan seksual.

Bunga Smara

Tag:    film  |  resensi  |  


BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

Top