<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>google Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/google/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/google/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2026 15:57:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>google Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/google/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nano Banana : Fitur Terobosan AI untuk Pengeditan Gambar di Google</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/nano-banana-fitur-terobosan-ai-untuk-pengeditan-gambar-di-google/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/nano-banana-fitur-terobosan-ai-untuk-pengeditan-gambar-di-google/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 15:57:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[artificial-intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[editing]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[nano-banana]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2085</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Perkembangan kecerdasan buatan menghadirkan inovasi baru pengeditan gambar digital. Google meluncurkan Nano Banana untuk mendukung kreativitas visual pengguna secara praktis dan cepat.</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/nano-banana-fitur-terobosan-ai-untuk-pengeditan-gambar-di-google/">Nano Banana : Fitur Terobosan AI untuk Pengeditan Gambar di Google</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Perkembangan kecerdasan buatan menghadirkan inovasi baru pengeditan gambar digital. Google meluncurkan Nano Banana untuk mendukung kreativitas visual pengguna secara praktis dan cepat.</em></p>



<p>Perkembangan teknologi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam pengolahan visual membuat proses <em>editing </em>kini jauh lebih sederhana dibandingkan sebelumnya, dahulu pengguna membutuhkan aplikasi khusus dan kemampuan teknis tertentu, sekarang AI mampu memahami perintah teks dan langsung menerapkannya pada gambar. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Google secara resmi menghadirkan Nano Banana sebagai terobosan untuk memperluas ruang kreativitas pengguna secara lebih bebas dan instan melalui fitur pengeditan gambar berbasis AI yang terintegrasi dalam ekosistemnya. Pengguna dapat menghasilkan dan mengedit gambar langsung melalui layanan Google berbasis AI, yang fiturnya tersedia pada Google Lens dan Mode AI. Dilansir dari AntaraNews, Indonesia merupakan negara ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India yang dapat memanfaatkan fitur pengeditan gambar di Lens dan Mode AI, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia mendapat perhatian dalam pengembangan teknologi AI Google.</p>



<p>Dari segi kemampuan, Nano Banana memungkinkan pengguna mengedit gambar hanya dengan memasukkan instruksi atau <em>prompt</em> sederhana, seperti “buat foto saya dengan versi <em>photo booth</em>”. Hal ini membuktikan bahwa fitur tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh semua kalangan.</p>



<p>Cara memanfaatkan fitur ini cukup sederhana. Pengguna hanya perlu membuka fitur Lens pada aplikasi Google di perangkat Android ataupun IOS, kemudian ketuk ikon pisang kuning yang bertuliskan <em>create</em> agar diarahkan ke model Nano Banana. Selanjutnya, pengguna memotret objek atau dari gambar yang telah ada, dan masukkan <em>prompt</em> untuk mengedit lebih lanjut foto tersebut.</p>



<p>AI ini mampu memahami konteks visual, sehingga hasil editan terlihat lebih alami dan menyatu dengan gambar asli. Prosesnya menunjukkan bahwa Google memang mengintegrasikan fitur tersebut secara langsung tanpa perlu aplikasi tambahan. Selain Nano Banana, terdapat Gemini sebagai AI Google, perbedaan terdapat pada fungsi penggunaannya. Nano Banana memiliki fokus yang lebih spesifik pada pengeditan gambar dan lebih diarahkan untuk kebutuhan kreativitas visual secara praktis di Google Search, sedangkan Gemini memiliki cakupan yang lebih luas, yang mendukung berbagai kebutuhan berbasis multimodal atau berfungsi sebagai asisten serbaguna.</p>



<p><strong>Penulis : Nisrina Aisy<br>Editor : Sheillomitha Salsa Nabila P. J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/nano-banana-fitur-terobosan-ai-untuk-pengeditan-gambar-di-google/">Nano Banana : Fitur Terobosan AI untuk Pengeditan Gambar di Google</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/nano-banana-fitur-terobosan-ai-untuk-pengeditan-gambar-di-google/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Chrome OS, Sistem Operasi pada Laptop Kemendikbud</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-chrome-os-sistem-operasi-pada-laptop-kemendikbud/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-chrome-os-sistem-operasi-pada-laptop-kemendikbud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 23:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[chrome-os]]></category>
		<category><![CDATA[gawai]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemendikbud-ristek]]></category>
		<category><![CDATA[laptop-merah-putih]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait pengadaan peralatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) yang memilih Chrome OS sebagai sistem operasinya. Sistem operasi buatan Google</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-chrome-os-sistem-operasi-pada-laptop-kemendikbud/">Mengenal Chrome OS, Sistem Operasi pada Laptop Kemendikbud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait pengadaan peralatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) yang memilih Chrome OS sebagai sistem operasinya. Sistem operasi buatan Google ini sendiri </em><em>pun </em><em>memiliki kelebihan dan juga kekurangan. </em></p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari <em>jdih.kemendikbud.go.id</em>, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 5 Tahun 2021 yang mengatur tentang pengadaan peralatan TIK. Didalamnya telah dicantumkan spesifikasi minimal laptop yang digadang-gadang mendorong program Kemendikbud dalam digitalisasi sekolah. Salah satunya adalah prosesor 2 <em>core</em> dengan kecepatan 1,1 <em>Gigahertz</em><em><strong> </strong></em>(Ghz) dan 1 M <em>cache</em>. Spesifikasi lainnya antara lain memori 4 <em>Giga</em><em>byte </em>(Gb)<em> </em>DDR4, tipe grafis High Definition (HD) Integrated, penyimpanan sebesar 32 Gb, dan sistem operasi Chrome OS. Lalu, manajemen perangkatnya teraktivasi dengan Chrome Education Upgrade (harus diaktivasi setelah penyedia ditetapkan menjadi pemenang).</p>
<p style="text-align:justify">Disebutkan sebelumnya bahwa sistem operasi yang akan digunakan adalah Chrome OS. Dikutip dari kanal Youtube itGenius &#8211; Google Workspace Experts, Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang oleh Google sebagai sistem operasi yang aman dan dapat terintegrasi dengan semua produknya. &ldquo;Jadi, Anda akan menggunakan alamat <em>e-mail</em> Google untuk masuk. Lalu, Anda juga akan menggunakan akun Google untuk menyimpan semua data,&rdquo; jelas Peter Moriarty selaku pendiri itGenius. Ia menambahkan sistem operasi tersebut akan menghubungkan semua layanan Google dan mempermudah pekerjaan di dunia Google.</p>
<p style="text-align:justify">Hitori Achmad Fatchan selaku dosen pengampu mata kuliah Sistem Operasi di Politeknik STMI Jakarta juga menyatakan bahwasanya Chrome OS adalah duplikasi Ubuntu versi Google yang mirip seperti Android pada <em>smartphone</em> (baca: ponsel pintar), namun dalam versi Desktop. &ldquo;Chrome OS itu memiliki Play Store dan dapat menerjemahkan prosesor Intel ke arsitektur Advanced RISC Machine (ARM) berupa aplikasi Android yang dapat menjalankan aplikasi android,&rdquo; tutur Hitori. Dengan demikian, ia menyimpulkan bahwa Chrome OS pada dasarnya adalah sistem operasi yang di dalamnya terdapat Android.</p>
<p style="text-align:justify">Hitori menambahkan bahwa sistem operasi ini memiliki kelebihan jika disandingkan dengan sistem operasi yang <em>mainstream</em> (baca: umum), yaitu dapat menjalankan sistem operasi ini dengan cepat dengan laptop berspesifikasi minimum karena ia ringan. Tak hanya itu, Pete juga mengeklaim bahwasanya Chrome OS ini tidak ada virus, <em>malware</em>, ancaman CryptoLocker yang dapat menembus sistem karena telah dienkripsi oleh akun Google penggunanya.</p>
<p style="text-align:justify">Sayangnya, apabila disandingkan dengan kelebihan itu sendiri, menurut Hitori, Chrome OS memiliki kekurangan yaitu terbatasnya fitur yang ada pada sistem operasi ini dimana sulit bahkan tidak ada aplikasi profesional seperti produk lini Adobe versi Desktop yang di rilis dalam Chrome OS. Pete pun menyarankan agar para penggunanya mencoba mencari alternatif <em>online</em> maupun aplikasi Android.</p>
<p style="text-align:justify">Terkait dengan program Kemendikbud tersebut, Hitori berpendapat bahwa pemilihan sistem operasi tersebut sudah cukup bagi para pelajar. Dalam video milik itGenius juga disebutkan bahwa Chromebook, yaitu sebutan untuk laptop yang menggunakan Chrome OS, dapat digunakan pada lingkungan sekolah. &ldquo;Jadi, Chrome OS itu cocok untuk pelajar dan pegawai yang lebih aktif di penulisan serta berkebutuhan internet. Dikarenakan jika menggunakan Windows justru mungkin akan dipakai untuk main gim atau yang tidak sesuai dengan tujuannya,&rdquo; tambah Hitori.</p>
<p style="text-align:justify">Di sisi lain, Hitori berpendapat apabila pemilihan sistem operasi tidak disamaratakan untuk semua pelajar. &ldquo;Chrome OS itu lebih untuk pemula atau <em>user friendly</em>. Untuk pelajar SD dan SMP mungkin bisa pakai itu. Namun untuk siswa SMA atau SMK lebih baik menggunakan Linux atau Ubuntu,&rdquo; ucapnya. Terakhir, Hitori berharap agar pemerintah dapat memaksimalkan anggaran pada proyek baik Laptop Kemendikbud maupun Merah Putih dengan benar. &ldquo;Jangan sampai belinya disalahgunakan. Sekarang sering kan belanja laptopnya Rp4 juta, jadi Rp5 juta atau Rp6 juta,&rdquo; tutupnya.</p>
<p><strong>Penulis: Ihsan Ali<br />
Editor: Artha Julia</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-chrome-os-sistem-operasi-pada-laptop-kemendikbud/">Mengenal Chrome OS, Sistem Operasi pada Laptop Kemendikbud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-chrome-os-sistem-operasi-pada-laptop-kemendikbud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
