<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hiburan Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/hiburan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/hiburan/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>hiburan Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/hiburan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pet Attachment, Dapat Menjadi Solusi untuk Kesehatan Mental</title>
		<link>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/pet-attachment-dapat-menjadi-solusi-untuk-kesehatan-mental/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/pet-attachment-dapat-menjadi-solusi-untuk-kesehatan-mental/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 15:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sastra & Opini]]></category>
		<category><![CDATA[gaya-hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan-mental]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Hewan peliharaan dapat dikatakan memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan hidup individual salah satunya kebutuhan untuk bahagia serta dapat menjaga kesehatan mental. Manusia</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/pet-attachment-dapat-menjadi-solusi-untuk-kesehatan-mental/">Pet Attachment, Dapat Menjadi Solusi untuk Kesehatan Mental</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong><em> Hewan peliharaan dapat dikatakan memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan hidup individual salah satunya kebutuhan untuk bahagia serta dapat menjaga kesehatan mental.</em></p>
<p>Manusia dan hewan hidup berdampingan, baik sebagai sumber makan maupun sebagai alat transportasi. Selain itu, hewan juga memiliki peran lain, yaitu sebagai hewan peliharaan. Beragam jenis hewan dapat dipelihara oleh manusia tergantung kesukaannya, seperti kucing, kelinci,&nbsp; anjing, burung, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan dapat membantu menjaga kesehatan mental bahkan membuat pemilik hewan lebih bahagia. Dalam jurnal berjudul Hubungan <em>Pet Attachment</em> dan Stres Pemilik Hewan dari Universitas Airlangga menyebutkan bahwa memiliki hewan peliharaan dapat dikategorikan sebagai <em>social support </em>yang dapat meningkatkan kesehatan mental pemilik hewan.</p>
<p>Pemilik hewan peliharaan biasanya memberikan perlakuan istimewa terhadap hewan peliharaanya, seperti membawa hewan peliharaan mereka secara rutin ke dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan makanan yang spesial, tempat istirahat yang nyaman, serta kebutuhan hewan peliharaan yang lengkap. Dengan kondisi tersebut, akan terciptanya dorongan memberikan dan menerima kesenangan kepada hewan. Kemudian terciptanya hubungan emosional antara pemilik dengan hewan peliharaannya yang disebut dengan istilah <em>Pet Attachment.</em></p>
<p>Menurut jurnal berjudul <em>Pet Attachment</em> terhadap <em>Happines</em> Pada Pemilik Hewan Peliharaan Di Kecamatan Sumbawa menjelaskan bahwa <em>pet attachment</em> dapat berdampak positif dan negatif. Dampak positif yang bisa didapatkan, seperti merasa senang dengan tingkah lucu hewan peliharaanya dan akan ada keadaan dimana pemiliknya sakit lalu hewan peliharaan akan menemani pemiliknya beristirahat sehingga tidak merasa kesepian dan mendapat semangat baru. Selain itu, hewan peliharaan bisa mengatur <em>mood, </em>ia akan membuat energi positif dan membuat pemiliknya lebih bahagia.</p>
<p>Namun, dari banyaknya dampak positif dari pet attachment, hewan peliharaan juga memberikan dampak negatif. Ketika hewan peliharaan mati, pemiliknya akan berdukacita, reaksi dukacita dapat berupa menangis, marah, merasa bersalah dan kesepian, seolah-olah kehilangan anggota keluarganya. Hal tersebut akan mempengaruhi kondisi mental pemiliknya karena ia akan merasa sangat kehilangan.</p>
<p>Beberapa penelitian juga dilakukan tentang <em>Pet Attachment </em>salah satunya oleh Soetjipto (2021) dengan judul &ldquo;Pengaruh <em>Pet Attachment</em> Terhadap <em>Loneliness</em> Pada Remaja Di Masa Pandemic Covid 19&rdquo; dengan hasil yang didapatkan adalah pengaruh signifikan serta negatif dari <em>pet attachment </em>terhadap <em>loneliness </em>(baca: kesepian) pada remaja di masa pandemik menunjukan semakin tinggi <em>pet attachment </em>yang dimiliki seseorang maka semakin rendah <em>loneliness </em>yang dialami. Lalu penelitian oleh Okina &amp; Restu (2021) dengan judul <em>&ldquo;Korelasi Antara Kelekatan Pada Hewan Peliharaan Dan Gaya Hidup Sehat Pemeliharaan Kucing Dengan Kesejahteraan Psikologis Selama Pandemic Covid-19&rdquo;</em> hasilnya menunjukan bahwa <em>pet attachment</em> dan gaya hidup sehat berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan psikologis <em>(psychological wellbeing).</em></p>
<p>Dilansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, menyebutkan bahwa Indonesia memilki prevalensi orang dengan masalah kesehatan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk yang artinya 20% dari populasi Indonesia yang berpotensi memiliki kesehatan jiwa. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) 2018, menunjukan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional dan lebih dari 12 juta penduduk mengalami depresi.</p>
<p>Melihat hal tersebut, memelihara hewan peliharaan tentu dapat menjadi solusi untuk menjaga kesehatan mental terutama bagi kalangan remaja. Memelihara hewan peliharaan bukan hanya sebagai dijadikan aktivitas pengisi waktu luang tetapi juga dapat memberikan banyak manfaat atau efek positif pada kehidupan.</p>
<p><strong>Penulis: Fifi Febryanti<br />
Editor: Azzahra Nurwanda</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/pet-attachment-dapat-menjadi-solusi-untuk-kesehatan-mental/">Pet Attachment, Dapat Menjadi Solusi untuk Kesehatan Mental</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/pet-attachment-dapat-menjadi-solusi-untuk-kesehatan-mental/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Laga Ciamik dengan Bumbu Komedi dalam Film Hit &#038; Run</title>
		<link>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/aksi-laga-ciamik-dengan-bumbu-komedi-dalam-film-hit--run/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/aksi-laga-ciamik-dengan-bumbu-komedi-dalam-film-hit--run/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2019 23:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sastra & Opini]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Judul Film&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Hit &#38; Run Sutradara&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Ody C. Harahap Penulis Naskah&#160;&#160; : Upi Avianto Pemeran&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Joe Taslim, Jefri Nichol, Tatjana Saphira,</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/aksi-laga-ciamik-dengan-bumbu-komedi-dalam-film-hit--run/">Aksi Laga Ciamik dengan Bumbu Komedi dalam Film Hit &#038; Run</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Film&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Hit &amp; Run</p>
<p>Sutradara&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Ody C. Harahap</p>
<p>Penulis Naskah&nbsp;&nbsp; : Upi Avianto</p>
<p>Pemeran&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Joe Taslim, Jefri Nichol, Tatjana Saphira, Yayan Ruhian, Chandra Liow, Nadya Arina</p>
<p>Hit &amp; Run adalah film bergenre <em>action</em> dan komedi yang&nbsp; tayang pada 4 Juni lalu di bioskop Indonesia.&nbsp; Film persembahan sutradara Ody C. Harahap memberikan nuansa segar di deretan film pengisi libur lebaran kali ini. Film Hit &amp; Run bercerita tentang Tegar Saputra yang diperankan oleh Joe Taslim, seorang polisi selebriti yang membasmi kejahatan di kotanya. Salah satu misi Tegar adalah memburu Coki (Yayan Ruhian) seorang gembong narkoba.</p>
<p>Dalam penyelesaian misinya, Tegar bertemu dengan Liow (Chandra Liow). Liow sebelumnya dikira sebagai salah satu anggota dari sindikat Coki, namun ternyata adalah penipu. Tegar juga bertemu dengan Meisa (Tatjana Saphira), seorang penyanyi dangdut serta Jefri (Jefri Nichol) bocah cengeng yang diperbudak cinta. Mereka pun bersatu menjadi satu tim untuk menangkap Coki.</p>
<p>Pada awal film, penonton disuguhkan dengan adegan Coki yang kabur dari penjara. Coki dibantu oleh anak buahnya, berusaha melarikan diri dengan merobohkan dinding penjara menggunakan alat berat. Alih-alih memukau penonton, adegan tersebut justru terasa tidak masuk akal. Respon petugas lapas yang lamban dalam mencegah pelarian tersebut, serta lokasi lapas yang dekat dengan kota menunjukan cerita kurang memerhatikan hal-hal kecil pendukung.</p>
<p>Selain itu, pengembangan karakter dalam film ini dirasa masih kurang. Hal tersebut dikarenakan masih banyak hal yang bisa ditonjolkan dari beberapa tokoh. Salah satunya tokoh Coki yang diperankan oleh Yayan Ruhian. Sebagai ketua sindikat narkoba terbesar didalam film, karakternya justru terlihat membosankan dan monoton. Dialog pada setiap kemunculannya pun bisa terhitung jari, sehingga kesan seram dan ditakutinya tidak terlihat.</p>
<p>Bekerjasama dengan Legacy Pictures, Bukalapak Pictures, juga Nimpuna Sinema dan CJ Entertainment, tak ayal membuat efek gambar dan suara pada film ini terasa nyata. Hal itu membuat penonton merasa masuk kedalam film. Aksi laga yang dibalut dengan komedi pada film ini juga turut membuat penonton tertawa. Kebosanan sepanjang menonton film juga ikut hilang terbawa oleh kelucuan adegan komedi didalamnya. Sebuah nilai lebih yang bisa menutupi kekurangan film Hit &amp; Run. Hal itu membuat Film Hit &amp; Run dirasa mampu bersaing dengan film lain yang tayang saat libur lebaran tahun ini.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Krisdiastuti</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/aksi-laga-ciamik-dengan-bumbu-komedi-dalam-film-hit--run/">Aksi Laga Ciamik dengan Bumbu Komedi dalam Film Hit &#038; Run</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/aksi-laga-ciamik-dengan-bumbu-komedi-dalam-film-hit--run/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yowis Ben 2: Film Komedi Perpaduan Budaya dan Bahasa</title>
		<link>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/yowis-ben-2-film-komedi-perpaduan-budaya-dan-bahasa/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/yowis-ben-2-film-komedi-perpaduan-budaya-dan-bahasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2019 19:42:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sastra & Opini]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Judul Film&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Yowis Ben 2 Sutradara&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Fajar Nugros, Bayu Skak Produksi&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Starvision Produser&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Chand Parwez, Fiaz Servia Genre&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Drama</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/yowis-ben-2-film-komedi-perpaduan-budaya-dan-bahasa/">Yowis Ben 2: Film Komedi Perpaduan Budaya dan Bahasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Film&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Yowis Ben 2</p>
<p>Sutradara&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Fajar Nugros, Bayu Skak</p>
<p>Produksi&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Starvision</p>
<p>Produser&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Chand Parwez, Fiaz Servia</p>
<p>Genre&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Drama Komedi&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>
<p>Pemain&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Bayu Skak, Joshua Suherman, Brandon Salim, Tutus Thomson, Anya Geraldine, Laura Theux, Devina Aureel</p>
<p>Setelah film Yowis Ben sukses dirilis pada 22 Februari 2018 lalu, kini sekuel keduanya tayang perdana pada 14 Maret 2019 dengan judul Yowis Ben 2 .Film Yowis Ben 2 ini dibuka dengan putusnya hubugan asmara antara Bayu (Bayu Skak) dan Susan (Cut Meyriska). Selain itu, Bayu dihadapkan dengan harga kontrak rumah yang naik dan harus segera dibayar. Melihat permasalahan ini, Bayu berinisiatif membuat Bandnya yang bernama Yowis Ben agar semakin dikenal. Kemudian datanglah tawaran yang membawa Bayu, Yayan (Tutus Thomson), Nando (Brandon Salim), dan Doni (Joshua Suherman) menuju Bandung dengan harapan menjadi band terkenal di kancah nasional.</p>
<p>Sesampainya di Bandung, fasilitas yang dijanjikan oleh manajemen tidak mereka dapatkan. Lalu konflik berlanjut pada masalah internal band, mereka mulai mementingkan ego dan tujuan pribadi. Kerasnya ego dan prinsip pribadi membuat Yowis Ben terpecah di Bandung dan gagal dalam perantauan mereka. Namun karena lamanya pertemanan mereka, akhirnya mereka dapat menyelesaikan masalah ini dan kembali berkumpul.</p>
<p>Banyak sisi menarik yang terdapat dalam film ini. Yowis Ben 2 juga merupakan salah satu film nasional yang eksis menggunakan bahasa daerah, yaitu bahasa Jawa dan Sunda. Hal tersebut menggambarkan bahwa Indonesia kaya akan budaya dan bahasa. Latar tempat juga menjadi perhatian yang menarik, dimana latar tempat film ini berada di Kampung Warna-Warni Jodipan yang merupakan salah satu tempat ikonik di Kota Malang.</p>
<p>Namun sayang, pada bagian akhir film penyelesaian konflik di keluarga Bayu terlihat terlalu biasa. Penyelesaian konflik hanya sebatas mendapat tawaran dari tempat lain dan kemudian semua masalah terselesaikan.</p>
<p>Film ini sangat cocok untuk disaksikan bersama teman atau keluarga, karena didalamnya banyak terselip nilai moral. Mulai dari bagaimana mereka bersikap dan memperlakukan teman dan cara mereka dalam menyelesaikan permasalahan.</p>
<p style="text-align:right"><strong>Khairil Ilzam</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/yowis-ben-2-film-komedi-perpaduan-budaya-dan-bahasa/">Yowis Ben 2: Film Komedi Perpaduan Budaya dan Bahasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/yowis-ben-2-film-komedi-perpaduan-budaya-dan-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
