<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kendaraan-listrik Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/kendaraan-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/kendaraan-listrik/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 05:54:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>kendaraan-listrik Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/kendaraan-listrik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berbagai Merek Kendaraan Listrik Hadir di Indonesia, Berpeluang namun juga Menghadapi Tantangan</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/berbagai-merek-kendaraan-listrik-hadir-di-indonesia-berpeluang-namun-juga-menghadapi-tantangan/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/berbagai-merek-kendaraan-listrik-hadir-di-indonesia-berpeluang-namun-juga-menghadapi-tantangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 05:54:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan-listrik]]></category>
		<category><![CDATA[peluang-tantangan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2103</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Dukungan regulasi dan pengembangan ekosistem oleh pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, namun tantangan implementasi masih dihadapi industri dan konsumen.</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/berbagai-merek-kendaraan-listrik-hadir-di-indonesia-berpeluang-namun-juga-menghadapi-tantangan/">Berbagai Merek Kendaraan Listrik Hadir di Indonesia, Berpeluang namun juga Menghadapi Tantangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Dukungan regulasi dan pengembangan ekosistem oleh pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, namun tantangan implementasi masih dihadapi industri dan konsumen.</em></p>



<p>Masuknya berbagai merek mobil listrik ke Indonesia menunjukkan semakin kompetitifnya pasar kendaraan listrik. Sejumlah merek, seperti BYD, Wuling, Hyundai, AION, MG, Chery, Jaecoo, Geely, Denza, dan Citroen menghadirkan beragam pilihan bagi konsumen. Ajang pameran otomotif, seperti <em>Gaikindo Indonesia International Auto Show</em> (GIIAS), dan <em>Indonesia International Motor Show</em> (IIMS) menjadi momentum produsen memperkenalkan inovasi teknologi sekaligus meningkatkan minat masyarakat. Percepatan adopsi kendaraan listrik turut didorong oleh kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2023 tentang percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.&nbsp;</p>



<p>Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga berkomitmen mempercepat ekosistem kendaraan listrik melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 24.K/TL.01/MEM.L/2025 tentang rencana pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk periode 2025 hingga 2030. SPKLU direncanakan didistribusikan lebih merata dengan penambahan yang tidak hanya terpusat di kota besar, “Cadangan daya listrik nasional mencapai lebih dari 10.400 MW, lima persen di antaranya digunakan untuk kebutuhan SPKLU. Jadi, sistem kelistrikan kita sangat siap mendukung ekosistem kendaraan listrik,” ujar Rudiana Nurhadian sebagai Vice President Perencanaan dan Strategi Pengembangan Produk Niaga PT PLN.</p>



<p>Di tengah masuknya kendaraan listrik dari berbagai negara, industri otomotif dalam negeri juga mulai bersaing di pasar global. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya mobil listrik G3 dan G3+ dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40% oleh perusahaan domestik Polytron, “Dengan semakin tingginya nilai TKDN pada produk kendaraan listrik, tentu kita dapat mengurangi ketergantungan kita terhadap barang-barang impor, serta mengoptimalkan potensi industri manufaktur di Indonesia,” ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam pasar kendaraan listrik, baik domestik maupun global.</p>



<p>Berdasarkan data Gaikindo, penerimaan kendaraan listrik di Indonesia mencapai 55.225 unit pada periode Juni hingga September 2025. Tren peningkatan tersebut dinilai sulit terulang pada 2026, “Tampaknya, pertumbuhan industri <em>electric&nbsp;vehicle</em> (EV) di tahun 2026 tidak akan semasif lonjakan di akhir 2025. Apalagi jika skema insentif fiskal berbasis impor mulai dikurangi dan diarahkan hanya ke produksi lokal,” ujar pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus. Kondisi tersebut dipengaruhi potensi kenaikan harga b<em>attery electric vehicle</em> (BEV) yang berpotensi menghantam <em>middle class</em> yang sangat sensitif harga ditengah ekonomi makro yang belum akselerasi.</p>



<p>Meski pertumbuhan kendaraan listrik meningkat pada 2025, implementasinya masih menghadapi tantangan. Produksi EV membutuhkan modal besar sehingga banyak produsen kesulitan menutupi biaya serta risiko pengembangannya. Harga kendaraan listrik yang relatif lebih mahal dibandingkan mobil konvensional masih menjadi pertimbangan utama bagi konsumen. Selain itu, infrastruktur pengisian daya yang belum merata menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.</p>



<p>Menurut Rifkie Setiawan selaku Kepala <em>Brand</em> Chery Sales Indonesia, penggunaan kendaraan listrik masih terkonsentrasi di wilayah Jabodetabek dan kota besar, sehingga edukasi masyarakat penting untuk memperluas pemahaman.  Perusahaan mendorong strategi penyediaan berbagai pilihan <em>powertrain</em> (mesin), baik <em>hybrid</em> maupun listrik murni, sebagai upaya meningkatkan adopsi kendaraan listrik terutama di daerah yang belum terjangkau. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan adopsi kendaraan listrik secara merata di Indonesia.</p>



<p><strong>Penulis : Nandra Ayu Saputri<br>Editor : Muhammad Nur Ikhsan</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/berbagai-merek-kendaraan-listrik-hadir-di-indonesia-berpeluang-namun-juga-menghadapi-tantangan/">Berbagai Merek Kendaraan Listrik Hadir di Indonesia, Berpeluang namun juga Menghadapi Tantangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/berbagai-merek-kendaraan-listrik-hadir-di-indonesia-berpeluang-namun-juga-menghadapi-tantangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elektrifikasi Kendaraan Niaga dan Inovasi Mesin Listrik Pada Industri Manufaktur</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/elektrifikasi-kendaraan-niaga-dan-inovasi-mesin-listrik-pada-industri-manufaktur/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/elektrifikasi-kendaraan-niaga-dan-inovasi-mesin-listrik-pada-industri-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 09:54:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[efektivitas]]></category>
		<category><![CDATA[electric-vehicle]]></category>
		<category><![CDATA[kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan-listrik]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Pemerintah terus melakukan terobosan baru dalam penggunaan Electric Vehicle (EV). &#160;Mulai dari elektrifikasi kendaraan niaga hingga pabrik mesin berbasis listrik kini&#160;dikembangkan pada</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/elektrifikasi-kendaraan-niaga-dan-inovasi-mesin-listrik-pada-industri-manufaktur/">Elektrifikasi Kendaraan Niaga dan Inovasi Mesin Listrik Pada Industri Manufaktur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong><em> Pemerintah terus melakukan terobosan baru dalam penggunaan Electric Vehicle (EV). &nbsp;Mulai dari elektrifikasi kendaraan niaga hingga pabrik mesin berbasis listrik kini&nbsp;dikembangkan pada sektor industri manufaktur di Indonesia.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari laman resmi <a href="https://kemenperin.go.id/artikel/22304/Upaya-Pemerintah-pada-Pertumbuhan-Industri-Kendaraan-Listrik">kemenperin.go.id</a>, Pemerintah Indonesia terus berupaya membuat terobosan baru demi mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Pemerintah menargetkan pada tahun 2025 produksi kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) mencapai 400 ribu unit untuk roda empat dan 1,76 juta unit roda dua. Target produksi ini akan terus meningkat hingga pada tahun 2030 yang akan mencapai 600 ribu unit roda empat dan 2,45 juta unit roda dua,&quot; kata Taufiek Bawazier sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian.</p>
<p style="text-align:justify">Pada Juni 2023, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan dua perusahaan otomotif, yaitu Mazda Motor Corporation dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation. Pertemuan tersebut membahas mengenai elektrifikasi kendaraan yang diproduksi prinsipal otomotif spesialis kendaraan niaga. Menperin memberikan apresiasi atas rencana elektrifikasi Fuso di Indonesia. Fuso telah mulai melakukan <em>Proof of Concept</em> (<em>PoC</em>) di Indonesia dengan tujuan memperkenalkan eCanter ke Indonesia di masa mendatang. &ldquo;Kami mendukung upaya Fuso untuk memperkenalkan kendaraan niaga dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia,&rdquo; ungkap Agus.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari laman resmi Hino Indonesia, Pada GIIAS 2022, Hino menampilkan kesiapan teknologi truk listrik melalui Hino Dutro Z EV. Dengan menggunakan tipe baterai Lithium Ion dengan kapasitas 40 kWh untuk penyaluran tenaga ke motor listrik, Hino Dutro Z EV menggunakan tipe <em>normal charging</em> AC <em>type</em> 1 dengan waktu 5 jam atau <em>quick charging</em> DC CHAdeMo dengan waktu pengisian penuh hanya dalam 1 jam. Truk ini mampu menempuh jarak lebih dari 100 km dalam kondisi penuh dan memiliki daya angkut hingga 1 Ton. Tentu saja Hino Dutro Z EV memiliki keunggulan ramah lingkungan atau <em>zero emission, </em>serta suara dan getaran yang halus.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, dilansir dari <a href="https://www.antaranews.com/berita/3726189/xcmg-berencana-bangun-pabrik-alat-berat-berbasis-listrik-di-indonesia">antaranews.com</a>, produsen alat-alat berat pertambangan asal China, Xuzhou Construction Machinery Group (XCMG) berencana membangun pabrik manufaktur di Indonesia dengan basis tenaga listrik. Pada ajang Mining &amp; Construction Indonesia Expo 2023, Kong Qing Chao selaku Presiden Direktur &amp; General Manager XCMG Indonesia, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam proses survei wilayah yang cocok sebagai lokasi pabrik mesin berbasis listrik tersebut. Ia memperkirakan pabrik tersebut dapat menyerap 500 tenaga kerja, dengan estimasi produksi 3.000 unit per tahun.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari <a href="https://www.antaranews.com/berita/3726189/xcmg-berencana-bangun-pabrik-alat-berat-berbasis-listrik-di-indonesia">antaranews.com</a>, XCMG sebagai salah satu dari 5 produsen peralatan pertambangan dan transportasi terbuka terbesar di dunia, meluncurkan 26 model alat berat klasik, termasuk grader pertambangan, ekskavator, truk pertambangan, truk artikulasi, loader dan lainnya dengan jumlah terbanyak dan area pameran terbesar di Mining &amp; Construction Indonesia Expo 2023.</p>
<p style="text-align:justify">XCMG juga memperkenalkan karakteristik dan keunggulan produk alat berat pertambangan yang cerdas dan lengkap. &ldquo;Kami yakin solusi lengkap dan cerdas, serta peralatan konstruksi pertambangan yang ramah lingkungan akan memberikan sumbangsih yang lebih besar dalam meningkatkan evolusi proyek konstruksi bagi pelanggan global,&rdquo; ujar Cui Jisheng, Assistant President XCMG Machinery &amp; General Manager XCMG Mining Machinery. Masuknya kendaraan EV pada sektor industri ini dapat meningkatkan daya saing industri otomotif di Tanah Air, menciptakan pekerjaan baru dan&nbsp; mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor otomotif dan terkait.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis: Mohammad Riza Saputra<br />
Editor: Muhammad Fathur Achsan</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/elektrifikasi-kendaraan-niaga-dan-inovasi-mesin-listrik-pada-industri-manufaktur/">Elektrifikasi Kendaraan Niaga dan Inovasi Mesin Listrik Pada Industri Manufaktur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/elektrifikasi-kendaraan-niaga-dan-inovasi-mesin-listrik-pada-industri-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
