<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengeras-suara Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/pengeras-suara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/pengeras-suara/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>pengeras-suara Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/pengeras-suara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Masjid untuk  Menciptakan Keharmonisan Antarwarga</title>
		<link>https://lpmindustria.com/peristiwa/pedoman-penggunaan-pengeras-suara-masjid-untuk--menciptakan-keharmonisan-antarwarga/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/peristiwa/pedoman-penggunaan-pengeras-suara-masjid-untuk--menciptakan-keharmonisan-antarwarga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2022 22:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian-agama]]></category>
		<category><![CDATA[pengeras-suara]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Kementerian agama mengeluarkan surat edaran yang berisi tentang pedoman penggunaan pengeras suara masjid. Ketua Ldk Foskomi Politeknik STMI Jakarta mengaku setuju dengan pedoman</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/peristiwa/pedoman-penggunaan-pengeras-suara-masjid-untuk--menciptakan-keharmonisan-antarwarga/">Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Masjid untuk  Menciptakan Keharmonisan Antarwarga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong>&nbsp;<em>Kementerian</em> <em>agama</em> <em>mengeluarkan</em> <em>surat</em> <em>edaran</em> <em>yang</em> <em>berisi</em> <em>tentang</em> <em>pedoman</em> <em>penggunaan</em> <em>pengeras</em> <em>suara</em> <em>masjid</em>. <em>Ketua</em> <em>Ldk</em> <em>Foskomi</em> <em>Politeknik</em> <em>STMI</em> <em>Jakarta</em> <em>mengaku</em> <em>setuju</em> <em>dengan</em> <em>pedoman</em> <em>tersebut</em>. <em>Namun</em>, <em>ia</em> <em>merasa</em> <em>pedoman</em> <em>ini</em> <em>hanya</em> <em>cocok</em> <em>di</em> <em>kota-kota</em> <em>besar</em>.</p>
<p style="text-align:justify">Pada tanggal 18 Februari 2022, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran No. SE 05 Tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala. Dilansir dari laman kemenag.go.id, menteri agama mengatakan bahwa penggunaan pengeras suara di masjid dan musala merupakan kebutuhan bagi umat islam sebagai salah satu media syiar islam di tengah masyarakat. Pedoman ini diterbitkan sebagai upaya meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan keharmonisan antarwarga masyarakat. Serta untuk menjadi pedoman dalam penggunaan pengeras suara di masjid dan musala bagi pengelola (takmir) masjid dan musala.</p>
<p style="text-align:justify">Adapun pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala diantaranya meliputi jenis pengeras suara terdiri atas, pengeras suara dalam yang digunakan ke dalam ruangan masjid/musala dan pengeras suara luar yang digunakan untuk ke luar ruangan masjid/musala.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Tata cara penggunaannya untuk pengeras suara luar dapat digunakan paling lama sepuluh menit pada sebelum waktu azan salat Subuh dan salat Jumat, serta pembacaan al-quran atau selawat/tarhim. Lalu paling lama lima menit pada sebelum waktu azan salat Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Kemudian sesudah azan kembali menggunakan pengeras suara dalam. Penyampaian pengumuman mengenai petugas jumat, hasil infak, pelaksanaan khutbah jumat, salat, zikir, serta doa pun menggunakan pengeras suara dalam.&nbsp;&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Pengunaan pengeras suara dalam kegiatan syiar ramadhan, gema takbir idul fitri, idul adha, dan upacara hari besar islam menggunakan pengeras suara dalam. Takbir pada tanggal 1 syawal/10 zulhijah di masjid/musala dapat menggunakan pengeras suara luar sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat. Pelaksanaan salat idul fitri dan idul adha dapat menggunakan pengeras suara luar. Takbir idul adha pada tanggal 11-13 zulhijah dapat dilakukan setelah salat rawatib menggunakan pengeras suara dalam. Dalam pedoman tersebut juga berisi tentang suara yang dipancarkan melalui pengeras suara harus diperhatikan kualitas dan kelayakannya dan memenuhi persyaratan yaitu bagus atau tidak sumbang dan pelafazan secara baik dan benar.</p>
<p style="text-align:justify">Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengaku setuju dengan aturan ini. Hanya saja, dia meminta pelaksanaannya tidak boleh terlalu kaku dan jangan disamaratakan untuk semua daerah.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu Anwar juga mengusulkan supaya waktu penggunaan pengeras suara luar ditambah sepuluh menit agar masyarakat tidak telat datang ke masjid. Terlebih lagi untuk masyarakat muslim yang tinggal di daerah pedesaan, biasanya jarak masjid dengan rumahnya jauh. Jika waktu yang diberikan 5-10 menit diperkirakan bisa membuat jamaah telat, terutama bagi yang tak punya kendaraan.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari Antaranews.com, Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI), Jusuf Kalla, mengimbau masjid di seluruh nusantara agar memperhatikan jangkauan bunyi pengeras suara agar dapat menciptakan kenyamanan, kekhusukan, dan kekhidmatan jamaah,umat serta masyarakat umum terutama di bulan ramadhan tahun ini. &ldquo;Jangan lah sampai terjadi suara dari pengeras suara masjid satu melampaui masjid lainnya seperti perlombaan suara yang tidak perlu, sehingga mengganggu ketentraman,&rdquo; Kata Jusuf Kalla.</p>
<p style="text-align:justify">Ketua LDK Foskosmi Politeknik STMI Jakarta, Muhamad Fadiel Ikchsan, mengaku setuju dengan aturan ini karena mengatur tiga poin penting. &ldquo;Poin Pertama mengenai durasi seperti sebelum salat subuh maksimal itu 10 menit menggunakan pengeras suara luar jadi itu nggak terlalu kepagian. Kedua, volume suara itu maksimal diatur 100 DB yang tidak terlalu keras untuk didengar. Dan ketiga, indahan suara yang dikeluarkan itu sangat diperhatikan jadi suara yang keluar dari pengeras suara masjid seperti ceramah seperti tilawah Alquran itu enak didengar oleh masyarakatnya,&rdquo; Tutur Fadiel.</p>
<p style="text-align:justify">Namun, menurut Fadiel surat edaran ini hanya cocok diberlakukan di kota-kota besar yang mana warganya itu <em>heterogen</em> (<em>baca</em>: <em>beraneka</em> <em>ragam</em>) dengan latar belakang agama yang berbeda-beda. Sehingga, kurang cocok untuk diberlakukan di wilayah- wilayah pedesaan yang ada di Indonesia dikarenakan pengeras suara di masjid dijadikan sebagai tradisi untuk melakukan banyak hal seperti tilawah,ceramah, dan lain-lain.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis : Ela Auliyana<br />
Editor&nbsp; &nbsp; : Az-Zahra Nurwanda</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/peristiwa/pedoman-penggunaan-pengeras-suara-masjid-untuk--menciptakan-keharmonisan-antarwarga/">Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Masjid untuk  Menciptakan Keharmonisan Antarwarga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/peristiwa/pedoman-penggunaan-pengeras-suara-masjid-untuk--menciptakan-keharmonisan-antarwarga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
