<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>administrasi-bisnis-otomotif Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/administrasi-bisnis-otomotif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/administrasi-bisnis-otomotif/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Dec 2025 07:58:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>administrasi-bisnis-otomotif Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/administrasi-bisnis-otomotif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 07:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan-terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2077</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Febryanti Zahra Saifullah merupakan wisudawan terbaik Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) angkatan 2021 dengan IPK 3,90. Capaian tersebut membuatnya merasa bangga</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/">Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong>Febryanti Zahra Saifullah merupakan wisudawan terbaik Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) angkatan 2021 dengan IPK 3,90. Capaian tersebut membuatnya merasa bangga sekaligus haru karena berhasil menyelesaikan masa kuliah selama empat tahun dengan hasil yang memuaskan, “Haru dan bersyukur juga bisa dikasih kesempatan untuk ngebanggain orangtua dan pastinya bersyukur sama Allah atas semua kelancaran rezeki yang udah dikasih ke aku,” ujarnya. Keberhasilan ini menjadi wujud kerja keras sekaligus rasa tanggung jawabnya selama menempuh pendidikan.</p>



<p>Motivasi Febryanti memilih Prodi ABO berawal dari ketertarikannya pada dunia bisnis. Menurutnya, setiap perusahaan yang dibentuk pasti melibatkan proses bisnis sehingga muncul keinginan untuk memahami bagaimana bisnis dijalankan dengan baik. Ia menilai bahwa ABO memberi kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek manajemen sekaligus ruang untuk menentukan bidang yang paling diminati, “Bisnis itu cakupannya luas. Ada <em>Human Resource</em>, keuangan, pemasaran, dan operasional. Kita belajar semuanya, tetapi tetap memiliki kebebasan untuk memilih spesifikasi yang diminati,” ungkapnya.</p>



<p>Selama perkuliahan, Febryanti menyebut tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi akademik dan nonakademik. Dalam hal akademik, ia berupaya mempertahankan nilai semester satu hingga semester lima agar terus meningkat. Menurutnya, konsistensi nilai harus diiringi konsistensi belajar. Jika gaya belajar sejak SMA masih relevan maka dapat digunakan, tetapi jika tidak sesuai maka perlu disesuaikan kembali. Tantangan nonakademik juga cukup besar karena berbagai aktivitasnya akan menyita waktu. Dalam mengatasinya, ia menerapkan perencanaan harian dan mengurangi distraksi, “Cara mengatasinya adalah buat <em>to-do-list</em> setiap sebelum tidur, apa saja yang dikerjakan besok dari segi akademik maupun nonakademik dicatat semua. Dimulai dari hal-hal kecil seperti cuci piring, beresin tas, nyapu. Lalu sebisa mungkin mencegah berbagai distraksi, misalnya sudah ada <em>plan</em> mengerjakan PPT dan kuis, tapi teman ngajak main, sebisa mungkin ke diri kita sendiri untuk mencegah distraksi dan melakukan apa yang sudah kewajibannya,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Selain tantangan, Febryanti menilai seluruh pengalaman perkuliahan memberi pengaruh besar terhadap perkembangan diri. Perkuliahan membentuk <em>hardskill</em>&nbsp; di bidang <em>Human Resource</em>, <em>Marketing</em>, <em>Finance</em>, dan Operasional. Selain itu, organisasi paling kuat membentuk <em>softskill</em> dan kepribadiannya, “Pengalaman berpengaruh lainnya di organisasi. Menurutku itu yang paling berpengaruh juga ke <em>personality</em> aku, cara bersosialisasi, <em>softskill</em> seperti <em>leadership</em>, <em>communication</em>, <em>public speaking</em>, <em>problem solving</em>,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa organisasi melatihnya menyusun konsep, presentasi, hingga menjalankan acara sehingga membentuk keberanian, kepemimpinan, dan pola pikir kritis yang lebih siap untuk terjun ke dunia kerja.</p>



<p>Sebelumnya, Febryanti memiliki pengalaman magang sebagai Admin <em>Human Resources</em>. Saat ini ia bekerja di bidang <em>General Affairs</em> dan ingin mendalami <em>Human Resources and General Affairs</em> (HRGA). Ia juga tertarik mencoba kesempatan sebagai <em>Management Trainee</em> di perusahaan lain serta berkeinginan melanjutkan studi S2 Magister Administrasi Bisnis (MBA) jika diberi kesempatan.<br><br>Pesannya kepada mahasiswa untuk jangan terobsesi mengejar gelar wisudawan terbaik, “Gaperlu <em>title</em> wisudawan terbaik, yang penting sudah melakukan yang terbaik versi diri kamu sendiri, <em>title</em> itu bonus saja,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua sehingga harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, namun jangan pula ambis hingga melupakan waktu. Tetap nikmati masa kuliah, dengan tetap memahami apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab, terus <em>upgrade </em>diri setiap harinya untuk lebih baik daripada hari sebelumnya, serta yang terpenting berdoa kepada Tuhan.</p>



<p><strong>Penulis : Nandra Ayu Saputri<br>Editor : Sheillomita Salsa Nabila P.J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/">Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melangkah ke Masa Depan: Harapan Dosen dan Mahasiswa terhadap Pergantian Direktur di Politeknik STMI</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/melangkah-ke-masa-depan-harapan-dosen-dan-mahasiswa-terhadap-pergantian-direktur-di-politeknik-stmi/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/melangkah-ke-masa-depan-harapan-dosen-dan-mahasiswa-terhadap-pergantian-direktur-di-politeknik-stmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 23:40:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com&#160;&#8211;&#160;Pergantian direktur di Kampus Politeknik STMI Jakarta akan segera dilaksanakan setelah direktur sebelumnya mengakhiri masa jabatannya pada 1 Maret 2024. Adapun beberapa tanggapan civitas</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/melangkah-ke-masa-depan-harapan-dosen-dan-mahasiswa-terhadap-pergantian-direktur-di-politeknik-stmi/">Melangkah ke Masa Depan: Harapan Dosen dan Mahasiswa terhadap Pergantian Direktur di Politeknik STMI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com</strong>&nbsp;&#8211;&nbsp;<em>Pergantian direktur di Kampus Politeknik STMI Jakarta akan segera dilaksanakan setelah direktur sebelumnya mengakhiri masa jabatannya pada 1 Maret 2024. Adapun beberapa tanggapan civitas akademika mengenai kinerja dari direktur sebelumnya dan harapan mereka terhadap direktur baru.</em></p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Kampus Politeknik STMI Jakarta akan melaksanakan pergantian direktur baru, yang sebelumnya adalah Mustofa. Melalui wawancara bersama Hasan Sudrajat, selaku Dosen Prodi Teknologi Rekayasa Industri, yang mengatakan bahwa masa jabatan direktur yang sekarang akan berakhir pada tanggal 1 Maret 2024. Ia juga menjelaskan bahwa calon direktur akan ditunjuk oleh ketua senat dan direktur akan ditentukan oleh BPSDMI.</p>
<p style="text-align:justify">Menurut Hasan, direktur sebelumnya sudah ideal dalam memimpin Politeknik STMI Jakarta. &ldquo;Direktur sebelumnya Pak Mustofa, beliau merupakan direktur yang paling ideal untuk memimpin STMI dalam dua periode. Ideal disini berarti sesuai dengan zamannya dan mampu mengelola dengan baik, sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Kerjasama dengan industri juga mengalami kemajuan yang signifikan karena jumlah kesepakatan kerjasama semakin bertambah dari waktu ke waktu, seperti kemitraan dengan berbagai perusahaan industri otomotif,&quot;&nbsp;ujar Hasan.</p>
<p style="text-align:justify">Sementara itu, Jihan seorang mahasiswi Prodi Administrasi Bisnis Otomotif, juga mengatakan bahwa kinerja direktur sebelumnya selama memimpin kampus ini sudah sangat baik. Terdapat perubahan signifikan dalam fasilitas dan peningkatan kualitas pembelajaran. Direktur juga memperhatikan kesejahteraan dosen dan staf, terlihat dari update pada akun instagram @stmijakarta. Kerjasama dengan industri dan reputasi STMI juga semakin baik dengan MoU (<em>Memorandum of Understanding</em>) bersama industri dan fakultas dari kampus lainnya. Dampak positifnya termasuk program pertukaran pelajar ke Jepang.</p>
<p style="text-align:justify">Dengan adanya direktur baru, Hasan berharap agar direktur tersebut dapat menunjuk individu yang kompeten dan berpengalaman, terutama yang sebelumnya bekerja di kementerian pusat.&nbsp;Beliau juga berharap agar direktur baru memperhatikan kebutuhan dosen praktisi dalam proses pengajaran mahasiswa dan harus sejalan dengan ketersediaan anggaran yang ada. Nabila seorang mahasiswi Prodi Sistem Informasi Industri berharap direktur baru dapat mengaktifkan kembali BEM dan jajaran lainnya sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di kampus. Selain itu, ia juga mengharapkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) dapat lebih diperhatikan lagi.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis : Nayla Auliya Andhini<br />
Editor: Lifa Ansyresti Setiawan</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/melangkah-ke-masa-depan-harapan-dosen-dan-mahasiswa-terhadap-pergantian-direktur-di-politeknik-stmi/">Melangkah ke Masa Depan: Harapan Dosen dan Mahasiswa terhadap Pergantian Direktur di Politeknik STMI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/melangkah-ke-masa-depan-harapan-dosen-dan-mahasiswa-terhadap-pergantian-direktur-di-politeknik-stmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>St. Nina Ismayanti, Wisudawati Terbaik di Politeknik STMI Jakarta</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/st-nina-ismayanti-wisudawati-terbaik-di-politeknik-stmi-jakarta/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/st-nina-ismayanti-wisudawati-terbaik-di-politeknik-stmi-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Dec 2023 18:26:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[kelulusan]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;St. Nina Ismayanti adalah wisudawati terbaik Politeknik STMI Jakarta tahun 2023 dari program studi Administrasi Bisnis Otomotif. Nina dikenal sebagai mahasiswa yang baik</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/st-nina-ismayanti-wisudawati-terbaik-di-politeknik-stmi-jakarta/">St. Nina Ismayanti, Wisudawati Terbaik di Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong>&nbsp;<em>St. Nina Ismayanti adalah wisudawati terbaik Politeknik STMI Jakarta tahun 2023 dari program studi Administrasi Bisnis Otomotif. Nina dikenal sebagai mahasiswa yang baik di kalangan dosen, teman sekaligus sahabatnya. Kesulitan dan kesibukan di luar perkuliahan tidak menghalanginya untuk mendapatkan IPK yang tinggi.</em></p>
<p style="text-align:justify">Politeknik STMI Jakarta telah menyelenggarakan acara Wisuda tahun 2023 pada Selasa, 28 November 2023 di Balai Samudra, Jakarta Utara. Wisuda tersebut dihadiri oleh para wisudawan/i, orang tua, dan seluruh tamu undangan baik dari luar maupun dari Lingkungan Kementerian Perindustrian. Dalam acara ini, terdapat juga pemberian penghargaan kepada beberapa wisudawan/i terbaik yang mewakili masing-masing prodi.</p>
<p style="text-align:justify">St. Nina Ismayanti, yang akrab dipanggil Nina merupakan wisudawati terbaik Politeknik STMI Jakarta dari Prodi Administrasi Bisnis Otomotif. Ia berasal dari kelas ABO 4 Angkatan 2019. Nina menjadi lulusan terbaik dengan mendapat IPK yang tinggi, yaitu 3,96.<br />
Menjadi lulusan terbaik, tentunya bukan hal yang mudah. Nina perlu melewati suka dan duka selama perkuliahan. Ia merasakan perkuliahan luring dan daring yang disebabkan oleh pandemi kala itu .Selama perkuliahan <em>luring</em> saat semester 1 hingga 2, Nina mengaku senang sebab dapat merasakan dunia perkuliahan secara langsung dan bertemu dengan teman-temannya.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Senang sih bisa bertemu teman-teman dan banyak juga teman-teman baru karena semester 1 dan 2 itu lagi semangat-semangatnya.&rdquo;</p>
<p style="text-align:justify">Nina juga merasakan duka saat dirinya menjalani perkuliahan <em>daring</em>, yaitu mengenai daya tahan tubuhnya, Nina seringkali terkena flu yang mengakibatkan terganggunya proses belajar selama perkuliahan.</p>
<p style="text-align:justify">Kemudian dikarenakan adanya pandemi, membuat Nina juga merasakan kuliah secara daring dari semester 3 hingga semester 5. Selama perkuliahan daring ia merasa lebih mudah menjalaninya dikarenakan pihak kampus memberi bantuan kuota kepada mahasiswa, selain itu Nina juga memiliki teman-teman yang kompak meskipun dalam masa pandemi. Namun ia juga merasakan duka sebab jadwal kuliah yang lebih padat.</p>
<p style="text-align:justify">Selama berkuliah di STMI, Nina pernah mengikuti Unit Kegiatan Mahasiwa, yaitu LPM Industria disana ia menjadi bagian koordinator staff&nbsp; kewirausahaan. Mulai dari tahun 2020 sampai 2021.</p>
<p style="text-align:justify">Tidak hanya aktif berorganisasi di kampus, Nina juga prakerin dan magang di beberapa tempat seperti PT Mada Wikri Tunggal,&nbsp; Evermos, dan saat ini masih bekerja di Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) RI sambil mendaftar di berbagai perusahaan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify">Memiliki kegiatan yang cukup padat, mengharuskan Nina mengatur waktunya dengan baik. Ia memanajemen waktunya dengan menentukan skala prioritas seperti mengutamakan akademik dibandingkan organisai. Kemudian ia juga menetapkan tujuan di setiap semester.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Aku prioritasin, mana yang lebih prioritas karena aku masih ingin mendapatkan IPK yang tinggi, aku lebih baik memprioritaskan kuliah dahulu daripada hal lain. Itu sih maksimalin di akademik. Kalau organisasi, aku prioritas yang kedua,&rdquo;Jelas Nina.</p>
<p style="text-align:justify">Selama perkuliahan Nina juga mengaku pernah mengalami kesulitan, terutama saat kuliah daring, dikarenakan device serta sinyal yang tidak mendukung ketika ujian maupun saat pembelajaran.<br />
&ldquo;Apalagi aku kendalanya dulu tuh laptop yang rusak. Jadi aku segalanya itu pusatnya tuh di handphone. Nah untuk absen, untuk zoom dan lain sebagainya aku pasti <em>center</em><em>&#8211;</em>nya itu handphone bukan laptop. Laptop itu dipakai kadang untuk beberapa tugas jadi kayak kurang <em>support </em>aja laptopnya.&rdquo; Jelas Nina tentang kendalanya selama perkuliahan online.</p>
<p style="text-align:justify">Sebagai lulusan terbaik, Nina memiliki beberapa tips yang dapat digunakan ketika perkuliahan, Pertama saat dosen menjelaskan Nina selalu mencatat dan me<em>&#8211;</em><em>record </em>penjelasan dosen kemudian ia merangkum kembali untuk dipelajari dan dijadikan acuan belajar pada saat ujian baik UTS hingga UAS. Kedua, kenali karakteristik penilaian setiap dosen. Ketiga, saat kuliah usahakan duduk di barisan paling depan, hal ini dapat meningkatkan fokus dan mengurangi distraksi. Keempat, Nina selalu unjuk diri agar dapat dikenal dosen selama perkuliahan dengan aktif menjawab pertanyaan dari dosen dan bertanya jika ada kesulitan.</p>
<p style="text-align:justify">Menurut Ela, sahabat Nina mengatakan bahwa Nina memang tipe orang yang aktif di kelas. Ia orang yang baik dan mau untuk membantu teman-temannya dalam belajar.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Misalnya di kelas tidak ada yang bisa jawab, lalu dia yang jawab, akhirnya dia yang dihafalin sama dosennya. Saat semester satu dia itu IPK nya 4.00, memang sudah kelihatan anak yang pintar, ketika pembelajaran anaknya aktif dan juga tidak pelit ilmu, karena biasanya ada anak yang pintar tapi tidak mau berbagi. Siapapun yang bertanya pasti dijawab, bahkan dari kelas lain pun kalau ada yang bertanya pasti akan dijawab,&rdquo; Jelas Ela tentang pribadi Nina.</p>
<p style="text-align:justify">Harapan Ela untuk sahabatnya, semoga Nina dapat menggapai cita-cita menjadi PNS, melanjutkan studi ke jenjang S2, serta mendapatkan lingkungan yang baik di tempat kerjanya.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Harapannya semoga Nina mendapatkan pekerjaan yang diimpikan. Dia ingin sekali menjadi PNS. semoga dia bisa menjadi PNS dan bisa lanjutin kuliah S2. Semoga dia mendapatkan lingkungan yang baik di tempat kerjanya nanti, dia bisa menemukan hal-hal baik nantinya dan makin sukses.&rdquo;</p>
<p><strong>Penulis : Nanda Eka Putri<br />
Editor : Rahma Dhini</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/st-nina-ismayanti-wisudawati-terbaik-di-politeknik-stmi-jakarta/">St. Nina Ismayanti, Wisudawati Terbaik di Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/st-nina-ismayanti-wisudawati-terbaik-di-politeknik-stmi-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Uji Kompetensi Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/sosialisasi-uji-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stmi-jakarta/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/sosialisasi-uji-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stmi-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 May 2022 16:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[siio]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi-lsp]]></category>
		<category><![CDATA[tio]]></category>
		<category><![CDATA[tkp]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com,-&#160;Uji Kompetensi merupakan salah satu syarat kelulusan mahasiswa di Politeknik STMI Jakarta agar mahasiswa memiliki Sertifikasi Kompetensi. Oleh karena itu, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/sosialisasi-uji-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stmi-jakarta/">Sosialisasi Uji Kompetensi Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com,-</strong>&nbsp;<em>Uji</em> <em>Kompetensi</em> <em>merupakan</em> <em>salah</em> <em>satu</em> <em>syarat</em> <em>kelulusan</em> <em>mahasiswa</em> <em>di</em> <em>Politeknik</em> <em>STMI</em> <em>Jakarta</em> <em>agar</em> <em>mahasiswa</em> <em>memiliki</em> <em>Sertifikasi</em> <em>Kompetensi</em>. <em>Oleh</em> <em>karena</em> <em>itu</em>, <em>Lembaga</em> <em>Sertifikasi</em> <em>Profesi</em> <em>(LSP)</em> <em>Politeknik</em> <em>STMI</em> <em>Jakarta</em> <em>akan</em> <em>mengadakan</em> <em>uji</em> <em>kompetensi</em> <em>untuk</em> <em>mahasiswanya</em>.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Uji Kompetensi merupakan hal wajib bagi mahasiswa yang akan lulus dari Politeknik STMI Jakarta. Menurut Peraturan Akademik Politeknik STMI Jakarta tahun 2021 tentang Uji Kompetensi Pasal 9 ayat 1 yang berisi bahwa Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta wajib mengikuti Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1), LSP P1 disini adalah LSP di bawah Politeknik STMI Jakarta</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Jadi dalam Peraturan Direktur Nomor 1 Tahun 2021 tentangg Peraturan Akademik pada pasal 9 ayat 1 disebutkan bahwa mahasiswa politeknik STMI wajib mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP dan uji kompetensi berdasarkan skema yang dikembangkan oleh masing-masing prodi,&rdquo; tutur Ahmad Juniar selaku Ketua LSP Politeknik STMI Jakarta, saat acara sosialisasi Uji Kompetensi via zoom meeting Senin 11 April 2022.</p>
<p style="text-align:justify">Menurutnya, yang berhak dalam mengikuti uji kompetensi tahun ini adalah mahasiswa angkatan 2018, 2017, 2016, dan 2015 dan pilihan untuk skema uji kompetensi masing-masing program studi sudah ditentukan. Prodi Teknik Industri Otomotif ada dua pilihan yaitu, Pengendalian Kualitas Sistem Manufaktur atau Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Prodi Teknik Kimia Polimer yang bisa dipilih hanya ada satu yaitu, Pembuatan Komposit Polimer dengan Metode Hand Lay-Up, Prodi Sistem Informasi Industri Otomotif juga hanya bisa memilih satu yaitu Penyusunan Proses Bisnis Sistem Informasi di Industri Manufaktur, dan Prodi Administrasi Bisnis Otomotif dapat memilih satu, yaitu Pengelolaan Biaya per unit Produk Manufaktur. &ldquo;Uji kompetensi ini berdasarkan skema yang dikembangkan oleh masing-masing prodi untuk melihat skemanya ada di website lsp.stmi.ac.id &rdquo;, jelas Ahmad Juniar.</p>
<p style="text-align:justify">Menurut Peraturan Akademik Politeknik STMI Jakarta tahun 2021 tentang Uji Kompetensi Pasal 9 ayat 4 bahwa mahasiswa wajib memiliki minimal satu sertifikat kompetensi. Selanjutnya pada Pasal 9 ayat 5 bahwa mahasiswa dapat mengikuti uji kompetensi bila persyaratan mata kuliah sudah terpenuhi.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Setiap mahasiswa wajib memiliki minimal satu sertifikat kompetensi. Karena sertifikat kompetensi tersebut menjadi salah satu syarat kelulusan dan syarat untuk pengambilan ijazah,&rdquo; terang Ahmad Juniar kepada peserta sosialisasi.</p>
<p style="text-align:justify">Setelah memaparkan tentang uji kompetensi, Tim LSP mendemokan cara mendaftarkan diri untuk mengikuti uji kompetensi tersebut. Pendaftaran dapat diakses melalui website lsp.stmi.ac.id.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Mahasiswa dapat memilih menu pendaftaran dan memasukan NIM serta tanggal lahir, setelah itu melengkapi kolom pengisian. Mahasiswa juga perlu melampirkan Pas Foto dan Transkrip Nilai. Setelah semua lengkap, maka dapat mencetak kartu peserta uji kompetensi, dokumen APL1 dan APL2.</p>
<p style="text-align:justify">Menurut penjelasan Ahmad Juniar, sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi mahasiswa akan diberikan kegiatan penyegaran selama dua jam berupa review materi yang akan diujikan oleh dosen terkait. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengingat kembali materi yang telah lalu, sehingga saat uji kompetensi mahasiswa tidak akan kesulitan dan bisa lulus. Ahmad Juniar juga menuturkan bahwa akan ada pra asesmen sebelum uji kompetensi yaitu sebagai kebutuhan untuk informasi kepada mahasiswa tentang waktu pengerjaan uji kompetensi.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Setiap amahasiswa yang akan melakukan uji kompetensi akan diberikan pembekalan terlebih dahulu. Satu hari sebelum ujian mahasiswa akan dihubungi oleh asesor melalui Whatsapp untuk melakukan pra asesmen. Asesor akan mennjelaskan materi apa saja yang akan diujikan, total waktu yang diberikan selama ujian, dan ujian akan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu ujian tertulis, ujian lisan, dan praktek. Setelah melakukan pra asesmen, makan di hari berikutnya mahasiswa akan melakukan uji kompetensi di kampus,&rdquo; jelas Ahmad Juniar.</p>
<p style="text-align:justify">Menurut Mochamad Jagad Raya seorang mahasiswa Teknik Industri Otomotif angkatan 2018, kegiatan LSP Politeknik STMI Jakarta ini sangat bagus karena dapat membantu mahasiswa mendapatkan sertifikasi saat lulus. &ldquo;Bagus ya karena disini kampus menyediakan uji kompetensi untuk kita, dilatih dan diuji kompetensi kita dan berguna di dunia kerja nantinya&rdquo; jelas Jagad mahasiswa TIO 2018.</p>
<p style="text-align:justify">Salah satu Mahasiswa Sistem Informasi industri Otomotif angkatan 2018 juga memberikan tanggapan positif terkait hal tersebut dikarenakan kegiatan sertifikasi dari LSP ini memberikan dampak positif bagi mahasiswanya tersendiri disamping ijazah yang dia miliki dan kegiatan yang dilakukan tidak menggangu Tugas Akhir.</p>
<p style="text-align:justify">&quot;Menurut saya uji kompetensi ini bagu dan dapat membantu mahasiswa juga. Karena selain ijazah, mahasiswa akan mendapatkan sertifikasi dari LSP ini dan kegiatan ini juga dilakukan sebelum Tugas Akhir jadi tidak menggangu pengerjaan Tugas Akhir nantinya. Walaupun menurut saya kegiatan ini terkesan mendadak untuk pengumumannya,&rdquo; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis : Rahma Dhini</strong></p>
<p style="text-align:justify"><strong>Editor : Az-Zahra Nurwanda</strong></p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/sosialisasi-uji-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stmi-jakarta/">Sosialisasi Uji Kompetensi Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/sosialisasi-uji-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stmi-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Simpang Siur Keberlanjutan Seragam dan Almamater Angkatan 2019</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/simpang-siur-keberlanjutan-seragam-dan-almamater-angkatan-2019/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/simpang-siur-keberlanjutan-seragam-dan-almamater-angkatan-2019/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2021 14:32:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[sistem-informasi-industri-otomotif]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustri.com &#8211;&#160;Mangkraknya proses pembuatan seragam maupun pemesanan almamater gelombang kedua menimbulkan keresahan mahasiswa angkatan 2019 selama dua tahun belakangan. Adanya ketidak transparan Oleh HMR</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/simpang-siur-keberlanjutan-seragam-dan-almamater-angkatan-2019/">Simpang Siur Keberlanjutan Seragam dan Almamater Angkatan 2019</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustri.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Mangkraknya proses pembuatan seragam maupun pemesanan</em> <em>almamater gelombang kedua menimbulkan keresahan mahasiswa angkatan 2019 selama dua tahun belakangan. Adanya ketidak</em> <em>transparan Oleh HMR selaku pihak penyelenggara memicu datangnya berbagai</em> <em>prasangka.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dua tahun sudah pembuatan seragam serta almamater mahasiswa angkatan 2019 Politeknik STMI Jakarta tidak kunjung selesai. Salah satu mahasiswa program studi (prodi) Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO) 2019 menyampaikan bahwa transaksi pembelian telah dilakukannya pada bulan Desember 2019. &ldquo;Dua tahun lalu sudah lunas membayar senilai Rp300.000 untuk pembelian almamater serta seragam ujian,&rdquo; ungkapnya saat diwawancara oleh LPM Industria pada Minggu (21/11).</p>
<p style="text-align:justify">Ada tiga gelombang yang dibuka untuk pemesanan seragam dan almamater tersebut. Salah satu mahasiswa dari prodi Teknik Industri Otomotif (TIO) 2019 menyebutkan bahwa dirinya mengikuti gelombang kedua pada tahun 2019. &ldquo;Saat itu, saya mengikuti gelombang kedua karena saya tidak mendapatkan informasi ketika gelombang pertama dibuka,&rdquo; kata mahasiswa TIO tersebut kepada LPM Industria pada Minggu (7/11/2021).</p>
<p style="text-align:justify">Adapun selisih waktu antara pemesanan gelombang pertama dan kedua tidak cukup jauh, hal ini tertulis pada <em>broadcast</em> (baca: siaran) grup WhatsApp yang dibagikan oleh salah satu mahasiswa angkatan 2019 kepada LPM Industria. Tertulis bahwa pemesanan pada gelombang pertama berlangsung dari tanggal 28 November sampai 02 Desember 2019, sementara untuk pemesanan kedua berlangsung pada tanggal 03 Desember sampai 06 Desember 2019.</p>
<p style="text-align:justify">Oleh karena itu, salah seorang mahasiswi prodi Teknik Kimia Polimer (TKP) 2019 merasa heran dengan perbedaan waktu pemesanan seragam dan almamater antara gelombang pertama dan gelombang kedua yang tidak terlalu jauh. &ldquo;Jarak waktunya tidak berbeda jauh dengan gelombang pertama, tapi kenapa gelombang kedua yang justru bermasalah hingga berjalan waktu selama dua tahun?&rdquo; ujarnya pada Sabtu (20/11).</p>
<p style="text-align:justify">Berbicara terkait almamater dan seragam yang tak kunjung didapatkan, beberapa mahasiswa mengaku bingung ketika ditanya oleh orang tuanya. Pasalnya, pemesanan sudah lama dilakukan dan harganya pun terbilang cukup mahal. Salah satunya adalah mahasiswi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) angkatan 2019. &ldquo;Katanya minta uang Rp300.000 untuk seragam, kenapa barangnya tidak ada sampai sekarang?&rdquo; ucapnya terkait orang tuanya yang sering bertanya terkait hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, mahasiswa TIO 2019 yang kami wawancarai mengaku cukup kesal lantaran informasi yang didapatkan selama sekitar dua tahun ini kurang memuaskan. &ldquo;Pihak penyelenggara mengatakan kita harus sabar dan menenangkan teman-teman seangkatan. Kekesalan saya dan teman seangkatan bertambah ketika melihat angkatan baru lebih dulu mendapatkan almamater,&rdquo; keluhnya.</p>
<p style="text-align:justify">Hal serupa disampaikan oleh mahasiswi ABO 2019 yang mengeluhkan sikap pihak penyelenggara yang tidak terbuka. &ldquo;Jadinya harus <em>follow up </em>terus, kan capek ya?&rdquo; ungkapnya. Menurutnya, hal ini justru menimbulkan banyak prasangka buruk. &ldquo;Jadi kemarin banyak teman seangkatan yang menyindir di grup angkatan, setelah itu baru diadakan pertemuan melalui Google Meet,&rdquo; jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Melihat hal tersebut, mahasiswi TKP 2019 beberapa kali telah menanyakan terkait almamater dan seragam baik kepada pihak penyelenggara maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Namun, ia hanya mendapatkan jawaban bahwa sedang terdapat masalah. &ldquo;Dibilang cuma ada masalah saja dan disuruh bersikap tenang karena pihak penyelenggara masih menjadi mahasiswa di kampus,&rdquo; ungkap mahasiswi tersebut. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pihak&nbsp;HMR selaku pihak penyelenggara tampak saling menutupi masalah, termasuk dari pihak yang dirugikan. &ldquo;Benar-benar serentak keempat jurusan tidak mengetahui info apa pun terkait hal ini,&rdquo; jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Tiga pekan yang lalu LPM Industria telah menyebarkan kuesioner terkait permasalahan seragam ujian serta almamater gelombang kedua pada mahasiswa angkatan 2019 di Politeknik STMI Jakarta. Hingga Sabtu (6/11), sebanyak 51 dari 54 responden menyatakan belum menerima almamater sekaligus seragam ujian yang telah dibeli sejak tahun 2019. Adapun rinciannya sebagai berikut, 18 orang dari Program studi (Prodi) Administrasi Bisnis Otomotif (ABO), 7 orang dari Teknik Industri Otomotif (TIO), 21 orang dari Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO), dan 5 orang dari Teknik Kimia Polimer (TKP).</p>
<p style="text-align:justify">Permasalahan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap mahasiswa angkatan 2019, khususnya yang melakukan pemesanan gelombang kedua pada bulan Desember. Hal tersebut dicurahkan mahasiswa ABO 2019. &ldquo;Apabila sampai nanti kita Praktik Kerja Industri belum juga dapat, itu akan menyulitkan karena almamater adalah sebagai identitas mahasiswa Politeknik STMI Jakarta,&rdquo; tandasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Kekhawatiran lainnya diungkapkan oleh mahasiswa TKP 2019 terkait kelulusan pihak penyelenggara di tengah kasus seragam dan almamater yang belum tuntas. &ldquo;Saya pribadi takut kalau pihak penyelenggara lepas dari tanggung jawabnya. Meskipun tahu rumahnya, kita tidak ada yang tahu ke depannya bagaimana,&rdquo; pungkasnya. Menurutnya, ini bukan perihal uang Rp300.000 miliknya, melainkan banyak mahasiswa yang membeli, sehingga pasti bernilai besar. Mahasiswa SIIO pun mengungkapkan kegelisahan yang sama. &ldquo;Ketika mengetahui dia lulus sidang saja, bukannya senang malah sedih. Ya, semoga ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini,&rdquo; katanya.</p>
<p style="text-align:justify">Menjawab seluruh pertanyaan hingga sindiran terkait seragam almamater yang belum juga selesai, pihak penyelenggara menggelar Google Meet pada tanggal 25 Oktober lalu. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh salah satu mahasiswi TKP 2019, pihak penyelenggara menyampaikan kalau pihaknya terkena musibah berupa penipuan. &ldquo;Pihak penyelenggara dan oknum penipu telah melakukan perjanjian dengan tenggat waktu hingga bulan Desember. Namun, menurutnya jika sampai batas waktu yang telah ditentukan tidak ada kelanjutan akan dilakukan penyitaan&nbsp; barang dari oknum penipu,&rdquo; ucapnya. Lebih lanjut terkait pembuatan almamater akan diambil alih oleh HMR selaku pihak penyelenggara untuk dilakukannya kembali pembuatan almamater.</p>
<p style="text-align:justify">Namun sangat disayangkan dalam pembuatan artikel ini, pihak penyelenggara tidak berkenan memberikan tanggapan terkait kondisi serta proses lebih lanjut dari seragam dan almamater yang telah dibeli oleh gelombang kedua mahasiswa angkatan 2019.</p>
<p><strong>Penulis: Hanny Kurnia Putri<br />
Editor: Ela Auliyana</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/simpang-siur-keberlanjutan-seragam-dan-almamater-angkatan-2019/">Simpang Siur Keberlanjutan Seragam dan Almamater Angkatan 2019</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/simpang-siur-keberlanjutan-seragam-dan-almamater-angkatan-2019/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taufan Abdillah Jabbar, Peraih Medali Emas di Ajang PON XX</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/taufan-abdillah-jabbar-peraih-medali-emas-di-ajang-pon-xx/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/taufan-abdillah-jabbar-peraih-medali-emas-di-ajang-pon-xx/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2021 18:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[medali-emas]]></category>
		<category><![CDATA[pekan-olahraga-nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Mahasiswa tingkat akhir di Politeknik STMI Jakarta sekaligus seorang atlet olahraga yaitu Taufan berhasil mendapatkan medali emas di ajang PON XX. Banyak proses</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/taufan-abdillah-jabbar-peraih-medali-emas-di-ajang-pon-xx/">Taufan Abdillah Jabbar, Peraih Medali Emas di Ajang PON XX</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Mahasiswa tingkat akhir di Politeknik STMI Jakarta sekaligus seorang atlet olahraga yaitu Taufan berhasil mendapatkan medali emas di ajang PON XX. Banyak proses yang perlu ia lalui hingga akhirnya dapat bertanding di PON XX.</em></p>
<p style="text-align:justify">Taufan Abdillah Jabbar merupakan mahasiswa Politeknik STMI Jakarta jurusan Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2017 yang mendapatkan medali emas di ajang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada pekan lalu dengan cabang olahraga bola tangan. Taufan dan tim-nya memenangkan pertandingan melawan tim dari Jawa Barat dengan skor akhir 534.</p>
<p style="text-align:justify">Perlu waktu selama sekitar tiga &nbsp;tahun sampai ia dapat mengikuti ajang PON XX ini. &quot;pada akhir bulan Oktober 2018, kita melakukan pra-PON. Dari 34 provinsi diseleksi mengerucut menjadi lima provinsi untuk berangkat ke Papua. Lalu, ada tuan rumah satu jadi total yang bertanding yaitu enam daerah,&quot; jelas Taufan kepada LPM Industria (18/10).</p>
<p style="text-align:justify">Sebelum berangkat ke Papua, ia dan tim dikarantina selama dua bulan &quot;Terhitung dari bulan Agustus-September, melakukan persiapan selama karantina di asrama UNJ lalu berangkat pada tanggal 6 Oktober,&rdquo; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify">Taufan sendiri sudah menekuni olahraga bola tangan sejak duduk di bangku kelas dua Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia pun sudah beberapa kali mengikuti beberapa perlombaan seperti lomba antar-SMA, kejuaraan nasional (kejurnas) usia 19 tahun, dan tim nasional (timnas) U-19.</p>
<p style="text-align:justify">Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang perlu menyusun Tugas Akhir (TA), Taufan mengatakan waktu kuliahnya tidak terganggu meskipun adanya latihan untuk PON ini. &quot;Setiap kuliah selalu diselingi antara jam 9-4 jadi saya pindah-pindah kelas tidak tetap di satu kelas. Setiap program studi ganti-ganti kelas,&quot; terangnya.</p>
<p style="text-align:justify">Walaupun begitu, Ia mengakui bahwa terdapat kendala yang harus dihadapi. &quot;Ada kendala, dalam membagi waktu dan kita juga butuh istirahat karna setelah jam 12 siang kita harus tidur guna mengisi energi untuk &nbsp;latihan pada malam hari. Jadi bagi waktu istirahatnya susah,&quot; ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify">Namun kendala tersebut dapat teratasi olehnya melalui diskusi dan dari pihak Program Studi (Prodi) pun memberi kemudahan. &ldquo;Saya sering melakukan diskusi dengan teman-teman seangkatan dalam menyelesaikan Tugas Akhir. Selain itu, selama dua tahun terakhir dibantu dari pihak Prodi seperti Pak Yulius, Bu Angel, dan Pak Fitrah jadi waktu kuliah saya menyesuaikan waktu latihan saya,&rdquo; jelas Taufan.</p>
<p style="text-align:justify">Aldania Angger mahasiswa jurusan ABO sekaligus teman dekat Taufan sejak duduk di bangku SMA merasa bangga atas pencapaiannya teman dekatnya ini. &ldquo;Saya bangga, dia juga sejak kuliah kegiatannya selesai kuliah langsung latihan terus begitu. Jadi seimbang lah dengan usahanya dia,&rdquo; tuturnya. Selain itu, Alda juga mengatakan bahwa Taufan termasuk mahasiswa yang pintar, aktif dikelas, serta sering berdiskusi dengan teman-temannya mengenai perkuliahannya.</p>
<p style="text-align:justify">Yulius Jatmiko selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) ABO sekaligus dosen wali dari Taufan mengatakan bahwa ia bangga karena mahasiswanya dapat memenangkan perlombaan di ajang PON XX ini. &ldquo;Tentunya saya bangga karna sejauh saya mengenal Taufan ia bisa membagi waktu dengan kuliah. Sempat ada beberapa kali izin karna ada kejuaraan, namun dia konsekuen untuk menyelesaikan kuliah dan juga tetap menjalankan tugasnya sebagai atlet,&rdquo; tutur Yulius.</p>
<p style="text-align:justify">Yulius mengatakan bahwa Taufan dapat menyelesaikan tugas akhirnya dengan cepat dan dapat mengikuti seminar sidang sebelum ia berangkat ke Papua. Bahkan saat sudah sampai di Papua, ia tetap mengikuti Yudisium walaupun tidak membawa pakaian yang sudah disyaratkan untuk yudisium. &ldquo;Namun, saya memaklumi hal tersebut,&rdquo; katanya.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, Yulius mengatakan bahwa Taufan adalah orang yang bertanggung jawab. &ldquo;Satu hal yang kita dapat ambil dari sisi positifnya Taufan adalah dia bertanggung jawab terhadap kuliah dan tugasnya sebagai atlet,&rdquo; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify">Yulius berharap Bagi mahasiswa yang memiliki prestasi di luar atau memiliki kesibukan lain dapat melakukan hal yang sama. &ldquo;Jadi harus seimbang, sehingga nama Politeknik STMI Jakarta dan nama dia secara pribadi juga bagus. Tugas belajar tetap yang utama dan tugas-tugas yang lain juga penting jadi harus berjalan dengan baik keduanya. Jadi, silakan berprestasi sebanyak-banyaknya namun tetap harus menjaga nilai akademisnya untuk tetap bagus karna keduanya sangat penting,&rdquo; ucapnya.</p>
<p><strong>Penulis: Ela Auliyana<br />
Editor: Artha Julia</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/taufan-abdillah-jabbar-peraih-medali-emas-di-ajang-pon-xx/">Taufan Abdillah Jabbar, Peraih Medali Emas di Ajang PON XX</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/taufan-abdillah-jabbar-peraih-medali-emas-di-ajang-pon-xx/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
