<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asean Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/asean/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/asean/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Aug 2025 04:29:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>asean Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/asean/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>58 Tahun ASEAN: Menuju Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan</title>
		<link>https://lpmindustria.com/tak-berkategori/hari-penting/58-tahun-asean-menuju-masa-depan-yang-inklusif-dan-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/tak-berkategori/hari-penting/58-tahun-asean-menuju-masa-depan-yang-inklusif-dan-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 04:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[hari-penting]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[asean-58th]]></category>
		<category><![CDATA[asean-day]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2005</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; 8 Agustus 2025 ASEAN menjadi peringatan 58 tahun berdirinya ASEAN, menandai perjalanan panjang kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara. Di tengah</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/tak-berkategori/hari-penting/58-tahun-asean-menuju-masa-depan-yang-inklusif-dan-berkelanjutan/">58 Tahun ASEAN: Menuju Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>8 Agustus 2025 ASEAN menjadi peringatan 58 tahun berdirinya ASEAN, menandai perjalanan panjang kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara. Di tengah tantangan global, ASEAN terus bertransformasi menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.</em><em></em></p>



<p>Pada 8 Agustus 2025, ASEAN memperingati hari jadinya yang ke-58. Organisasi ini resmi didirikan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. ASEAN berdiri setelah penandatanganan Deklarasi ASEAN oleh lima menteri luar negeri dari negara-negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Para tokoh yang mewakili penandatanganan deklarasi tersebut adalah Adam Malik (Indonesia), Narciso Rueca Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand), yang kemudian dikenal sebagai Bapak Pendiri ASEAN.</p>



<p>Tahun ini, ASEAN mengusung tema <em>“Towards Inclusive and Sustainable ASEAN Future”</em>, dengan logo peringatan ke-58 yang menampilkan bentuk dinamis dan simbolis. Berdasarkan <em>branding guideline</em>, elemen ganda di kanan bawah, mewakili perayaan ganda ASEAN Day di Jakarta dan Osaka, serta melambangkan harmoni antara manusia dan alam. Sementara itu, lingkaran di bagian atas melambangkan kolaborasi dan kesinambungan. Warna biru dan hijau mewakili keberlanjutan, sedangkan warna merah dan kuning mewakili inklusivitas dan masa depan yang cerah. Tema ini mencerminkan komitmen negara-negara anggota ASEAN untuk membangun kawasan yang inklusif, seimbang, dan berkelanjutan.</p>



<p>Dalam peringatan ini, Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap penguatan ASEAN di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) 2025 menekankan bagaimana pentingnya kolektivitas dalam menghadapi tekanan geopolitik dan geoekonomi global. Meskipun terjadi penurunan investasi global menurut laporan UNCTAD 2024, ASEAN justru mencatat kenaikan FDI atau Penanaman Modal Asing Langsung (PMA) sebesar 10%. Hal ini menunjukkan kepercayaan global terhadap kawasan Asia Tenggara. Indonesia juga memainkan peran strategis dalam berbagai bidang kerja sama di ASEAN. Dalam bidang politik dan keamanan, Indonesia aktif mendorong penyelesaian konflik serta membangun forum dialog seperti ASEAN Regional Forum (ARF).</p>



<p>Di bidang ekonomi, Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar yang berkomitmen mendorong perdagangan bebas dan investasi intra-kawasan. Sementara itu, di bidang sosial budaya, Indonesia terlibat dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta kerja sama lingkungan hidup. Dengan semangat inklusif dan visi berkelanjutan, peringatan 58 tahun ASEAN menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama regional demi masa depan Asia Tenggara yang damai, tangguh, dan sejahtera.</p>



<p><strong>Penulis : Muhammad Nur Ikhsan<br>Editor : Sheillomita Salsa Nabila Putri J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/tak-berkategori/hari-penting/58-tahun-asean-menuju-masa-depan-yang-inklusif-dan-berkelanjutan/">58 Tahun ASEAN: Menuju Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/tak-berkategori/hari-penting/58-tahun-asean-menuju-masa-depan-yang-inklusif-dan-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>INAPA : Pameran Otomotif Terbesar ASEAN Sebagai Perluasan Jaringan Pasar</title>
		<link>https://lpmindustria.com/event/inapa-pameran-otomotif-terbesar-asean-sebagai-perluasan-jaringan-pasar/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/event/inapa-pameran-otomotif-terbesar-asean-sebagai-perluasan-jaringan-pasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2025 03:29:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[INAPA]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Otomotif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=1976</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; INAPA 2025 sebagai pameran otomotif terbesar se-ASEAN yang mempertemukan para pelaku industri dan pengunjung. Pameran ini diyakini memperluas jaringan pasar dan mendapatkan</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/inapa-pameran-otomotif-terbesar-asean-sebagai-perluasan-jaringan-pasar/">INAPA : Pameran Otomotif Terbesar ASEAN Sebagai Perluasan Jaringan Pasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong> <em>INAPA 2025 sebagai pameran otomotif terbesar se-ASEAN yang mempertemukan para pelaku industri dan pengunjung. Pameran ini diyakini memperluas jaringan pasar dan mendapatkan edukasi industri otomotif.</em></p>



<p><em>Indonesia International Auto Parts, Accessories and Equipment Exhibition </em>(INAPA) 2025 telah digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. INAPA sebagai ajang pameran otomotif terbesar se-ASEAN yang menjadi wadah bertemunya pelaku industri, inovator teknologi, dan investor dari berbagai negara.&nbsp; Dilansir dari <a href="https://inapa-exhibition.net/">inapa-exhibition.net</a>, INAPA 2025 mendapat respon luar biasa dengan partisipasi 1.368 exhibitor dari 30 negara dan 30.822 pengunjung dari 55 negara dalam tiga hari. Pameran ini menjadi tempat berkumpulnya berbagai pihak di dunia otomotif seperti pembeli mobil, produsen, distributor, pedagang, profesional, hingga pemerintah untuk saling bertemu dan berdiskusi sehingga mendapatkan informasi terbaru seputar industri otomotif.</p>



<p>INAPA 2025 tidak hanya menjadi tempat pameran produk tetapi juga bertujuan meningkatkan visibilitas merek dan memperluas jaringan pasar perusahaan, “Kalau untuk tujuan kita mengikuti pameran adalah untuk meningkatkan brand produksi, karena barang-barang kita impor dari Cina. Jadi, otomatis ingin semua orang tahu dan mengenal impor atau distributor PT ITA Autopart itu sendiri.” ujar Wiwid sebagai staf administrasi PT ITA Autoparts Trading yang berpartisipasi dalam pameran tersebut. Melalui partisipasi di INAPA, perusahaan seperti PT ITA berharap dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan memperkuat posisi mereka di industri otomotif regional.</p>



<p>INAPA 2025 memberikan dampak nyata bagi pelaku industri otomotif, terutama dalam memahami arah transformasi otomotif global. Menurut Wiwid, pameran ini memungkinkan perusahaan melihat langsung tren kendaraan listrik, sistem logistik pintar, dan solusi energi baru. Meskipun fokus bisnis mereka masih komponen konvensional, ia melihat peluang untuk bertransformasi dan ikut serta dalam rantai pasok kendaraan listrik di masa mendatang. Acara ini juga memberikan dampak positif bagi pengunjung karena memberikan edukasi mengenai industri otomotif, &#8220;Menurut aku, masyarakat umum jadi lebih tahu dan menambah wawasan kita mengenai perkembangan terbaru yang ada di dunia otomotif dan logistik.” ujar Tiara Caella Putri, salah satu pengunjung pameran tersebut. Ia juga menambahkan bahwa dirinya melihat banyak suku cadang dari luar negeri yang sebelumnya belum pernah ia lihat dan ketahui.</p>



<p>Selain itu, acara ini menjadi ajang para pelaku industri untuk menjalin relasi, melihat teknologi ramah lingkungan, hingga mengenal efisiensi dan digitalisasi dalam sektor logistik. Acara ini juga memperluas pengetahuan para pelaku industri mengenai arah industri otomotif kedepannya.</p>



<p><strong>Penulis : Muhammad Nur Ikhsan<br>Editor : Gita Mega Putri Simanjuntak</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/inapa-pameran-otomotif-terbesar-asean-sebagai-perluasan-jaringan-pasar/">INAPA : Pameran Otomotif Terbesar ASEAN Sebagai Perluasan Jaringan Pasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/event/inapa-pameran-otomotif-terbesar-asean-sebagai-perluasan-jaringan-pasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Program NCAP untuk Rating Mobil di Indonesia</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/penggunaan-program-ncap-untuk-rating-mobil-di-indonesia/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/penggunaan-program-ncap-untuk-rating-mobil-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 23:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Semakin maju teknologi, semakin mudahnya kita untuk mengetahui tingkat uji kualitas suatu barang tak terkecuali pada kendaraan. Seperti Mobil keluaran terbaru Indonesia yang</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/penggunaan-program-ncap-untuk-rating-mobil-di-indonesia/">Penggunaan Program NCAP untuk Rating Mobil di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Semakin maju teknologi, semakin mudahnya kita untuk mengetahui tingkat uji kualitas suatu barang tak terkecuali pada kendaraan. Seperti Mobil keluaran terbaru Indonesia yang sudah memiliki Safety Assist System berkat pengujian standar rating dari program NCAP.</em></span></span></p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Menurut laman globalncap.org, NCAP atau <em>New Car Assessment Program</em> merupakan program utama dari organisasi Towards Zero Foundation. Pada lamannya, Towards Zero Foundation sendiri adalah organisasi amal asal Inggris yang ingin mewujudkan dunia bebas dari kecelakaan lalu lintas fatal dan cedera serius.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">NCAP mendukung penerapan standar keselamatan kendaraan bermotor yang luas dan berfungsi sebagai <em>platform </em>global untuk penilaian mobil baru yang dikenal sebagai <em>Rating</em> NCAP.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Setiap program NCAP beradaptasi dengan peraturan keselamatan lokal dan kebutuhan konsumen. Program NCAP bervariasi berdasarkan wilayah. Acuan ASEAN NCAP, yang mencakup wilayah Asia Tenggara, diterapkan pada mobil yang dijual di Indonesia.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Melalui Chanel Youtube Global NCAP dan Euro NCAP, kita dapat melihat tes uji apa saja yang dilakukan NCAP agar sebuah mobil bisa mendapatkan <em>rating</em>, diantaranya tes tabrak yang meliputi tabrak depan, samping, dan tabrak tiang. Kemudian terdapat pengujian untuk perlindungan anak kecil di dalam kabin mobil dan perlindungan pejalan kaki. Terdapat Pengujian terbaru yaitu pengujian <em>Safety Assist System </em>yang dimiliki oleh mobil-mobil terbaru.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Dengan adanya pengujian dari NCAP, para produsen mobil harus memperhatikan fitur keamanan dan keselamatan untuk kendaraan baru yang akan mereka produksi dan harus memenuhi standar yang telah dibuat agar mendapatkan <em>rating</em> 5 bintang dari NCAP. Produsen dapat menggunakan <em>rating</em> ini dalam kampanye pemasaran mereka untuk meyakinkan pelanggan tentang keselamatan kendaraan yang telah mereka produksi.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Peringkat NCAP membantu konsumen membuat keputusan memilih kendaraan yang memprioritaskan keselamatan, memberikan perlindungan optimal bagi penumpang dalam situasi kecelakaan, yang menjadi faktor krusial terutama bagi keluarga atau mereka yang sering berkendara dalam kondisi berisiko tinggi.</span></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px"><strong>Penulis: Nafis Abdurrahman Faiq<br />
Editor: Lifa Ansyaresti</strong></span></span></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/penggunaan-program-ncap-untuk-rating-mobil-di-indonesia/">Penggunaan Program NCAP untuk Rating Mobil di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/penggunaan-program-ncap-untuk-rating-mobil-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Agustus 2024 : HUT ASEAN KE-57 â€œConnected &#038; Resilient Communityâ€</title>
		<link>https://lpmindustria.com/event/8-agustus-2024--hut-asean-ke57-â€œconnected--resilient-communityâ€/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/event/8-agustus-2024--hut-asean-ke57-â€œconnected--resilient-communityâ€/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 17:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;&#8220;Connected &#38; Resilient Community&#8221; sebagai tema perayaan HUT ASEAN ke-57 pada 8 Agustus 2024. ASEAN sah dibentuk ditandai dengan penandatangan deklarasi Bangkok yang</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/8-agustus-2024--hut-asean-ke57-â€œconnected--resilient-communityâ€/">8 Agustus 2024 : HUT ASEAN KE-57 â€œConnected &#038; Resilient Communityâ€</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>&ldquo;Connected &amp; Resilient Community&rdquo; sebagai tema perayaan HUT ASEAN ke-57 pada 8 Agustus 2024. ASEAN sah dibentuk ditandai dengan penandatangan deklarasi Bangkok yang dihadiri sejumlah 5 perwakilan negara. Seiring perkembangannya, anggota ASEAN bertambah yang kini berjumlah 10 anggota tetap.</em></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Pada hari Kamis, tanggal 8 Agustus 2024 ASEAN (<em>Association Southeast Asian Nations</em>) memperingati hari ulang tahunnya yang ke-57. Setiap tahun, peringatan HUT ASEAN mengusung tema yang berbeda. Tahun ini, tema yang diusung adalah &ldquo;<em>Connected &amp; Resilient Community</em>&rdquo; atau &ldquo;Komunitas yang Terhubung &amp; Tangguh&rdquo;.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Berdirinya ASEAN bermula pada tahun 1960-an yang dipenuhi banyak konflik, sehingga para pendiri berkeinginan kuat untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, sejahtera, dan stabil. Maka dari itu, para pendiri berinisiatif mendirikan sebuah organisasi untuk menjaga kestabilan wilayah Asia Tenggara dan menghindari berbagai konflik yang terjadi. Atas dasar itulah sebuah organisasi terbentuk dan diberi nama ASEAN, yang kemudian disahkan dalam deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Deklarasi Bangkok tersebut dihadiri oleh para pendiri ASEAN seperti Adam Malik dari negara Indonesia, Tun Abdul Razak dari Malaysia, Narciso R. Ramos Filipina, &nbsp;S. Rajaratnam Singapura, dan Thanat Khoman dari Thailand.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Seiring perkembangannya, anggota &nbsp;ASEAN terus bertambah diantaranya Brunei Darussalam bergabung pada tanggal 7 Januari 1984, Vietnam pada tanggal 28 Juli 1995, Republik Demokratik Rakyat Laos dan Myanmar pada tanggal 23 Juli 1997, serta Kamboja pada tanggal 30 April 1999, hingga saat ini anggota ASEAN menjadi sepuluh Negara.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Dilansir dari setnasasean.id, Deklarasi Bangkok mencantumkan tujuan pembentukan ASEAN yang terdiri dari tiga point, pertama mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan negara-negara Asia Tenggara. Kedua, memelihara perdamaian dan stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum dan hubungan antara negara-negara di Asia Tenggara. Ketiga, meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan administrasi.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Dengan adanya peringatan HUT ASEAN, diharapkan dapat menjadi pengingat tonggak sejarah masa lalu dan mendorong anggota-anggotanya untuk selalu menjalin kerja sama dalam membentuk wilayah yang damai, aman, sejahtera, dan stabil.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family:times new roman,times,serif"><span style="font-size:14px">Penulis: Nandra Ayu Saputri<br />
Editor: Muhammad Ardiansyah</span></span></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/8-agustus-2024--hut-asean-ke57-â€œconnected--resilient-communityâ€/">8 Agustus 2024 : HUT ASEAN KE-57 â€œConnected &#038; Resilient Communityâ€</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/event/8-agustus-2024--hut-asean-ke57-â€œconnected--resilient-communityâ€/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</title>
		<link>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 14:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[paralimpiade-]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Dari tahun ke tahun, Indonesia turut mendukung para difabel untuk ikut serta di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional. Keterbatasan fisik tidak menjadi</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/">Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Dari tahun ke tahun, Indonesia turut mendukung para difabel untuk ikut serta di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional. Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk mewujudkan mimpi menjadi atlet disabilitas yang berprestasi serta memiliki kemampuan tidak kalah unggul dari atlet pada umumnya.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari paralympic.org, Dr. Ludwig Guttman pertama kali memperkenalkan ajang olahraga disabilitas secara luas dengan tujuan guna membantu para veteran perang serta warga sipil yang saat itu terluka karena dampak dari terjadinya Perang Dunia II. Ajang olahraga yang diperkenalkan bernama Stoke Mandeville Games, merupakan Paralimpiade pertama yang diadakan pada tahun 1960 di Roma, Italia.</p>
<p style="text-align:justify">Saat ini, para atlet disabilitas Indonesia telah mengharumkan nama bangsa di berbagai kompetisi olahraga khususnya dalam lingkup internasional yang dengan sukses meraih medali sejak pertama kali ASEAN Para Games (APG) dimulai pada tahun 2001. Dilansir dari Indonesiabaik.id, Indonesia telah meraih juara sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 2014, 2017, dan edisi terbaru di Solo pada tahun 2022. Indonesia berhasil mengalahkan Thailand yang ada di urutan kedua dengan perolehan mendali 96 emas, 82 perak, dan 70 perunggu, sedangkan Indonesia berhasil memperoleh medali 99 emas, 69 perak serta 49 perunggu.</p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari Indonesiabaik.id, Pada ajang ASEAN Para Games ke-9 tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Indonesia sukses menjadi juara umum dan dinobatkan sebagai juara umum Pesta Olahraga Atlet Difabel se-Asia Tenggara dengan memperoleh 126 medali emas, 75 perak, dan 50 perunggu. Selain itu, peraihan emas pada ASEAN Para Games tahun 2022 merupakan peraihan medali Indonesia terbesar selama keikutsertaan di APG sejak pertama kali pada tahun 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia, karena Indonesia menjadi tuan rumah serta meraih juara umum dengan memperoleh 175 medali emas, 144 medali perak, dan 107 medali perunggu.</p>
<p style="text-align:justify">Menjadi seorang atlet disabilitas tentu tak luput dari berbagai tantangan yang harus dihadapi, karena tantangan itulah yang menjadi motivasi serta usaha yang besar dalam menghadapi tantangan dan berusaha lebih keras. Berbagai tantangan yang dihadapi seperti rentan terhadap kelelahan dan cedera fisik, serta ekspektasi lingkungan latihan yang sangat besar. Selain itu ketika sang atlet sudah memasuki kompetisi tingkat nasional atau internasional, mereka harus menyesuaikan ekspektasi kinerja mereka dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang baru.</p>
<p style="text-align:justify">Dalam menghadapi berbagai tantangan, selain dukungan keluarga dan pelatih, dukungan dari pemerintah atau negara juga memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan setiap atlet, termasuk atlet disabilitas. Dikutip dari Kemenpora.go.id, Presiden Joko Widodo memberikan bonus terhadap prestasi para atlet disabilitas dengan atlet non disabilitas secara sama atau setara. Selain itu, dilansir dari Kemensos.go.id salah satu peran pemerintah yang juga tak kalah sukses dalam mendukung para disabilitas Indonesia untuk mewujudkan menjadi bintang melalui ajakan partisipasi seni dan olahraga dengan gerakan Special Olympics. Gerakan ini tentu sangat mendukung dan mengajak para disabilitas berintelektual untuk tampil dan membangun rasa percaya diri yang besar.</p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis: Lifa Ansyaresti<br />
Editor: Muhammad Ardiansyah</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/">Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>56th ASEAN: Membangun Kebersamaan dan Visi Bersama untuk Masa Depan Asia Tenggara</title>
		<link>https://lpmindustria.com/peristiwa/56th-asean-membangun-kebersamaan-dan-visi-bersama-untuk-masa-depan-asia-tenggara/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/peristiwa/56th-asean-membangun-kebersamaan-dan-visi-bersama-untuk-masa-depan-asia-tenggara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 09:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[asean-matters]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemitraan]]></category>
		<category><![CDATA[ktt]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com&#160;&#8211;&#160;Hari Ulang Tahun ASEAN diperingati setiap tanggal 8 Agustus. Pada tahun 2023, ASEAN genap berusia 56 tahun dengan sebelas negara anggota. The ASEAN Community</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/peristiwa/56th-asean-membangun-kebersamaan-dan-visi-bersama-untuk-masa-depan-asia-tenggara/">56th ASEAN: Membangun Kebersamaan dan Visi Bersama untuk Masa Depan Asia Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>lpmindustria.com&nbsp;</strong>&#8211;&nbsp;<em>Hari Ulang Tahun ASEAN diperingati setiap tanggal 8 Agustus. Pada tahun 2023, ASEAN genap berusia 56 tahun dengan sebelas negara anggota. The ASEAN Community memiliki tiga pilar utama, yaitu politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya. Ulang Tahun ASEAN ke &ndash; 56 juga bertepatan dengan Keketuaan Indonesia untuk KTT ASEAN 2023.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Association of Southeast Asian Nation (ASEAN)</em> atau Perhimpunan Bangsa &ndash; Bangsa Asia Tenggara didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 dan setiap tahunnya diperingati sebagai HUT ASEAN pada tanggal 8 Agustus. ASEAN diresmikan di Bangkok, Thailand melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok atau Deklarasi ASEAN oleh lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Lima Menteri Luar Negeri yang menandatangani deklarasi ASEAN tersebut adalah Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), Thanat Khoman (Thailand).</p>
<p style="text-align: justify;">Negara-negara ASEAN memiliki latar belakang yang beragam, baik dari segi geografis, politik, sosial, budaya, maupun ekonomi. Namun, mereka memiliki kesamaan visi dan misi untuk memajukan kawasan Asia Tenggara yang damai, stabil, sejahtera, dan berdaya saing. Mereka juga memiliki keinginan untuk meningkatkan kerja sama dan saling bantu dalam berbagai bidang kepentingan bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak ASEAN didirikan, organisasi tersebut telah berkembang menjadi salah satu organisasi regional terbesar dan terpenting di dunia. ASEAN saat ini memiliki sebelas negara anggota yang bergabung secara bertahap, yaitu Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura bergabung pada tahun 1967, Brunei Darussalam bergabung pada tahun 1984, Vietnam bergabung pada tahun 1995, Laos dan Myanmar bergabung pada tahun 1997, Kamboja bergabung pada tahun 1999, serta satu negara anggota terbaru Timor Leste yang bergabung di tahun 2022. Selain menjalin kerja sama antar negara Asia Tenggara, ASEAN juga menjalin hubungan dengan berbagai negara mitra dan organisasi internasional lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama dari didirikannya ASEAN adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara. Kemudian juga untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional serta memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada. Dalam mencapai tujuan tersebut, ASEAN telah mengadopsi berbagai instrumen dan mekanisme kerja sama di berbagai bidang, seperti politik-keamanan, ekonomi, sosial-budaya, lingkungan hidup, bencana alam, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2015, <em>The ASEAN Community</em> atau Komunitas Masyarakat ASEAN mendeklarasikan tiga pilar utama ASEAN, yaitu <em>ASEAN Political-Security Community (APSC) </em>atau Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN<em>, ASEAN Economic Community (AEC) </em>atau Masyarakat Ekonomi ASEAN<em>, </em>dan <em>Socio-Cultural Community</em> <em>(ASCC)</em> atau Masyarakat Sosial Budaya ASEAN. Komunitas Masyarakat ASEAN bertujuan untuk menciptakan suatu komunitas yang berdasarkan pada nilai-nilai bersama, norma-norma hukum, identitas regional, serta kesejahteraan bersama. Komunitas Masyarakat ASEAN juga merupakan wujud dari komitmen ASEAN untuk menjaga sentralitasnya dalam arsitektur regional.</p>
<p style="text-align: justify;">Peringatan HUT ASEAN ke-56 merupakan kesempatan bagi seluruh negara anggota dan rakyat ASEAN untuk merenungkan pencapaian-pencapaian yang telah diraih selama ini. Peringatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan solidaritas dan persahabatan antara negara-negara anggota, serta antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, peringatan ini juga menjadi ajang untuk mengevaluasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh ASEAN serta merumuskan strategi-strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Menariknya peringatan HUT ke-56 ASEAN kali ini bertepatan dengan terpilihnya Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023.</p>
<p style="text-align: justify;">HUT ASEAN ke-56 merupakan perayaan yang penuh makna dan harapan. Perayaan ini menunjukkan bahwa ASEAN telah menjadi suatu organisasi regional yang kuat, dinamis, dan responsif terhadap perubahan zaman. Perayaan ini juga menunjukkan bahwa ASEAN telah menjadi suatu keluarga besar yang saling peduli, saling bantu, dan saling maju bersama. Selamat HUT ASEAN ke-56!</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/peristiwa/56th-asean-membangun-kebersamaan-dan-visi-bersama-untuk-masa-depan-asia-tenggara/">56th ASEAN: Membangun Kebersamaan dan Visi Bersama untuk Masa Depan Asia Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/peristiwa/56th-asean-membangun-kebersamaan-dan-visi-bersama-untuk-masa-depan-asia-tenggara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rute Kargo Shenzhen-Jakarta untuk Ekspor-Impor Produk Segar ASEAN</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/rute-kargo-shenzhenjakarta-untuk-eksporimpor-produk-segar-asean-/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/rute-kargo-shenzhenjakarta-untuk-eksporimpor-produk-segar-asean-/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 14:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemitraan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Rute Kargo Shenzhen &#8211; Jakarta dibuka sebagai rute ekspor-impor dari Asia Tenggara untuk memenuhi kebutuhan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dilansir dari laman</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/rute-kargo-shenzhenjakarta-untuk-eksporimpor-produk-segar-asean-/">Rute Kargo Shenzhen-Jakarta untuk Ekspor-Impor Produk Segar ASEAN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000"><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong><em><strong> </strong>Rute Kargo Shenzhen &ndash; Jakarta dibuka sebagai rute ekspor-impor dari Asia Tenggara untuk memenuhi kebutuhan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.</em></span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Dilansir dari laman antaranews.com, Maskapai penerbangan Central Airlines Co., Ltd milik Cina mulai membuka jalur penerbangan kargo produk segar dari Shenzhen, Cina ke Jakarta, Indonesia. Penerbangan dibuka di Bandar Udara Internasional Bao&#39;an Shenzhen, Cina Selatan. Jalur kargo tersebut akan beroperasi enam kali dalam seminggu dengan kapasitas angkut lebih dari 120 ton.</span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Tujuan dibukanya jalur kargo Shenzhen-Jakarta adalah untuk memenuhi kebutuhan produk segar. Pada awalnya, kargo masuk ke Cina adalah untuk pengiriman produk boga bahari atau makanan laut dari Indonesia dan negara ASEAN lainnya. Namun, untuk kedepannya juga akan mengirim buah-buahan tropis, seperti durian dan pisang. Sementara itu, jalur keluar dari Cina ke negara-negara ASEAN untuk pengiriman kargo produk-produk Shenzhen, seperti barang <em>e-commerce</em>, diantaranya elektronik dan pakaian dari lintas perbatasan serta barang-barang perdagangan umum lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Setelah pembukaan jalur Shenzhen &ndash; Jakarta ini, Bandar Udara Internasional Bao&#39;an Shenzhen resmi menangani hampir 100 penerbangan kargo ekspor dan impor dari negara-negara ASEAN setiap minggunya. Hal tersebut akan mendorong lebih lanjut pertukaran ekonomi dan perdagangan antara Kawasan Teluk Besar (<em>Greater Bay Area</em>) Guangdong-Hong Kong-Makau dengan ASEAN dan negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (<em>Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP</em>) lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Dilansir dari laman Xinhua News Net, Cina dan negara anggota ASEAN telah menjadi mitra dagang terbesar pada tahun 2020. Kemudian pada tahun 2022, impor dan ekspor Cina dengan ASEAN mencapai angka sebesar 6,52 triliun yuan (sekitar 937 miliar dolar AS) dengan impor produk pertanian Cina dari ASEAN melonjak sebesar 21,3 persen. Di tahun yang sama, perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok pun meningkat hampir 20 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini di dukung dengan Indonesia sebagai negara yang memiliki ekonomi terbesar dan ibu kotanya adalah kota terbesar di Asia Tenggara.</span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Perdagangan antara Cina dan ASEAN diperkirakan akan lebih meningkat dengan adanya peluncuran perjanjian <em>Regional Comprehensive Economic Partnership</em> (<em>RCEP</em>) yang menjadi pakta perdagangan bebas terbesar di dunia. Kemudian dengan adanya implementasi jalur udara Shenzhen-Jakarta, perdagangan Cina dengan ASEAN termasuk Indonesia pun akan menjadi lebih dekat serta kedalaman dan luasnya kerja sama akan mencapai tingkat yang lebih tinggi.</span></p>
<p style="text-align:justify"><span style="color:#000000">Lalu selain menjadi pendorong ekonomi, keuntungan adanya jalur kargo ini juga akan menjadi sarana pengiriman cepat bahan segar dari Asia Tenggara ke Shenzhen. Hal tersebut juga diharapkan dapat memberikan pilihan bahan makanan lebih banyak untuk penduduk Shenzhen.</span></p>
<p style="text-align:justify"><strong><span style="color:#000000">Penulis: Mizan Assyfa Attar<br />
Editor: Rahma Dhini Arifa</span></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/rute-kargo-shenzhenjakarta-untuk-eksporimpor-produk-segar-asean-/">Rute Kargo Shenzhen-Jakarta untuk Ekspor-Impor Produk Segar ASEAN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/rute-kargo-shenzhenjakarta-untuk-eksporimpor-produk-segar-asean-/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN 2023</title>
		<link>https://lpmindustria.com/event/keketuaan-indonesia-pada-ktt-asean-2023/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/event/keketuaan-indonesia-pada-ktt-asean-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 09:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[asean-matters]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[ktt]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN 2023 bertema &#8220;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&#8221; dilaksanakan dibawah keketuaan Indonesia selama satu tahun dari 1</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/keketuaan-indonesia-pada-ktt-asean-2023/">Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN 2023</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>lpmindustria.com</strong> &#8211;&nbsp;<em>ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN 2023 bertema &ldquo;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&rdquo; dilaksanakan dibawah keketuaan Indonesia selama satu tahun dari 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023.&nbsp;KTT ASEAN rencananya akan dilaksanakan di Indonesia pada bulan Mei dan September tahun ini.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari asean.org, The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) adalah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang terdiri dari sepuluh negara sebagai anggota ASEAN.&nbsp;Tujuan dari ASEAN ialah mengembangkan hubungan kemitraan yang saling menguntungkan dalam lingkup organisasi dan lembaga sub-regional, regional, dan internasional. Seiring dengan tujuannya, Dewan Koordinasi ASEAN yang terdiri dari para Menteri Luar Negeri ASEAN perlu bertemu setidaknya dua kali dalam setahun untuk mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.</p>
<p style="text-align:justify">KTT ASEAN adalah badan pembuat kebijakan tertinggi di ASEAN yang beranggotakan para kepala negara atau pemerintahan negara anggota ASEAN. Acara ini akan ditentukan oleh Ketua KTT ASEAN dengan berkonsultasi bersama negara-negara anggota ASEAN lainnya. KTT ASEAN ini akan diselenggarakan oleh negara anggota ASEAN yang memegang jabatan sebagai Ketua ASEAN.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari kemlu.go.id, Indonesia telah memulai tanggung jawab sebagai Ketua KTT ASEAN 2023 sejak diterimanya Palu tanda penyerahan keketuaan dari Kamboja pada KTT ASEAN ke-40 dan 41. Dengan mengusung tema &rdquo;<em>ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&rdquo;, </em>Indonesia bersama negara anggota ASEAN lainnya akan memastikan ASEAN yang tetap dan semakin relevan bagi dunia. Kemudian menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dengan masyarakatnya yang tangguh dan berdaya.</p>
<p style="text-align:justify">Dalam laman asean2023.id, Periode Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN 2023 dimulai sejak 1 Januari 2023 dan akan berlangsung selama setahun sampai dengan 31 Desember 2023. Acara Kick Off yang merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Luar Negeri sudah diselenggarakan untuk peresmian Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 oleh Presiden Joko Widodo. Presiden pun telah melakukan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN pertama di Istana Merdeka.&nbsp;Pada kunjungan kehormatan tersebut dibahas salah satunya mengenai 32<strong><sup>nd</sup></strong> ASEAN Coordinating Council (ACC) atau Dewan Koordinasi ASEAN.</p>
<p style="text-align:justify">Adapun 32<sup>Nd</sup>&nbsp;ACC kali ini menjadi bersejarah karena turut menyambutnya partisipasi Timor Leste dalam pertemuan ASEAN untuk pertama kalinya yang dihadiri oleh Menteri Adaljiza Magno. Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai agenda utama dari ACC , yaitu untuk memberi pengarahan pada pertemuan tentang prioritas dan hasil kerja Keketuaan ASEAN Indonesia sepanjang tahun. Pertemuan ini dipimpin oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan dihadiri oleh Menlu seluruh negara anggota ASEAN, kecuali Myanmar</p>
<p style="text-align:justify">Menlu Retno Marsudi menyampaikan sejumlah prioritas Keketuaan Indonesia yang terdiri dari tiga pilar dan merefleksikan tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.</p>
<p style="text-align:justify">Pilar pertama, yaitu ASEAN Matters yang menekankan relevansi dan sentralitas ASEAN dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan kawasan Indo-Pasifik. Tujuannya untuk menjadi kawasan yang bermartabat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify">Pilar kedua, yaitu <em>Epicentrum of Growth</em> dengan memastikan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang inklusif, cepat dan berkelanjutan, melalui empat fokus: penguatan arsitektur kesehatan, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan stabilitas keuangan.</p>
<p style="text-align:justify">Pilar ketiga, yaitu pelaksanaan <em>ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP)</em> dengan mendorong proyek kerjasama dengan mitra ASEAN. Indonesia akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan dibawah tema <em>the ASEAN-Indo-Pacific Forum</em>, diantaranya <em>the Youth Dialogue on Digital Development for SDGs</em>, <em>the Creative Economy Forum, the Infrastructure Forum, dan the ASEAN Business and Investment Summit.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari laman setneg.go.id, Eddy Cahyono Sugiarto, selaku Kepala Biro Humas Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg), membuka rapat koordinasi terkait rencana kegiatan Setneg Mantul Road to KTT ASEAN 2023 dengan menekankan pentingnya kolaborasi. Beliau mengatakan bahwa semua pemangku kepentingan harus terlibat aktif menyukseskan KTT Asean 2023 mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan untuk mendukung acara internasional Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Setneg Mantul sendiri menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Sekretariat Negara dalam membangun komunikasi publik yang diharapkan efektif dalam penyampaian komunikasi terkait agenda pemerintah dalam Keketuaan ASEAN 2023 kepada masyarakat umum, dan memastikan masyarakat ikut berpartisipasi sebagai penerjemahaan <em>meaningful participation</em>.&rdquo;, ujar Eddy dalam sambutannya.</p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari laman ekon.go.id, bahwa Indonesia juga menitikberatkan agenda-agenda prioritas ekonomi untuk penanganan krisis multidimensi yang diterjemahkan dalam 16 Priority Economic Deliverables (PED) dan 3 flagship events sepanjang tahun 2023.&nbsp;Keketuaan Indonesia 2023 diharapkan dapat mendukung dan menjadi implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP), yang memuat 4 area kerja sama, yakni konektivitas, maritim, pembangunan berkelanjutan, dan kerja sama ekonomi lainnya.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Suksesnya ASEAN Chairmanship adalah kesuksesan kerja sama kita semua yang menangani dan diberikan tugas untuk ini. Mari kita ulangi kembali kesuksesan pada tahun 2022 lalu di tahun 2023 ini,&rdquo; ujar Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Pambudi secara virtual dalam Rapat Koordinasi terkait Pilar Ekonomi ASEAN 2023.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis: Rahma Dhini Arifah<br />
Editor: Sabina Putri Balqis</strong></p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/keketuaan-indonesia-pada-ktt-asean-2023/">Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN 2023</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/event/keketuaan-indonesia-pada-ktt-asean-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
