<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>atlet Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/atlet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/atlet/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>atlet Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/atlet/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</title>
		<link>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 14:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[paralimpiade-]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Dari tahun ke tahun, Indonesia turut mendukung para difabel untuk ikut serta di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional. Keterbatasan fisik tidak menjadi</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/">Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Dari tahun ke tahun, Indonesia turut mendukung para difabel untuk ikut serta di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional. Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk mewujudkan mimpi menjadi atlet disabilitas yang berprestasi serta memiliki kemampuan tidak kalah unggul dari atlet pada umumnya.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari paralympic.org, Dr. Ludwig Guttman pertama kali memperkenalkan ajang olahraga disabilitas secara luas dengan tujuan guna membantu para veteran perang serta warga sipil yang saat itu terluka karena dampak dari terjadinya Perang Dunia II. Ajang olahraga yang diperkenalkan bernama Stoke Mandeville Games, merupakan Paralimpiade pertama yang diadakan pada tahun 1960 di Roma, Italia.</p>
<p style="text-align:justify">Saat ini, para atlet disabilitas Indonesia telah mengharumkan nama bangsa di berbagai kompetisi olahraga khususnya dalam lingkup internasional yang dengan sukses meraih medali sejak pertama kali ASEAN Para Games (APG) dimulai pada tahun 2001. Dilansir dari Indonesiabaik.id, Indonesia telah meraih juara sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 2014, 2017, dan edisi terbaru di Solo pada tahun 2022. Indonesia berhasil mengalahkan Thailand yang ada di urutan kedua dengan perolehan mendali 96 emas, 82 perak, dan 70 perunggu, sedangkan Indonesia berhasil memperoleh medali 99 emas, 69 perak serta 49 perunggu.</p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari Indonesiabaik.id, Pada ajang ASEAN Para Games ke-9 tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Indonesia sukses menjadi juara umum dan dinobatkan sebagai juara umum Pesta Olahraga Atlet Difabel se-Asia Tenggara dengan memperoleh 126 medali emas, 75 perak, dan 50 perunggu. Selain itu, peraihan emas pada ASEAN Para Games tahun 2022 merupakan peraihan medali Indonesia terbesar selama keikutsertaan di APG sejak pertama kali pada tahun 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia, karena Indonesia menjadi tuan rumah serta meraih juara umum dengan memperoleh 175 medali emas, 144 medali perak, dan 107 medali perunggu.</p>
<p style="text-align:justify">Menjadi seorang atlet disabilitas tentu tak luput dari berbagai tantangan yang harus dihadapi, karena tantangan itulah yang menjadi motivasi serta usaha yang besar dalam menghadapi tantangan dan berusaha lebih keras. Berbagai tantangan yang dihadapi seperti rentan terhadap kelelahan dan cedera fisik, serta ekspektasi lingkungan latihan yang sangat besar. Selain itu ketika sang atlet sudah memasuki kompetisi tingkat nasional atau internasional, mereka harus menyesuaikan ekspektasi kinerja mereka dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang baru.</p>
<p style="text-align:justify">Dalam menghadapi berbagai tantangan, selain dukungan keluarga dan pelatih, dukungan dari pemerintah atau negara juga memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan setiap atlet, termasuk atlet disabilitas. Dikutip dari Kemenpora.go.id, Presiden Joko Widodo memberikan bonus terhadap prestasi para atlet disabilitas dengan atlet non disabilitas secara sama atau setara. Selain itu, dilansir dari Kemensos.go.id salah satu peran pemerintah yang juga tak kalah sukses dalam mendukung para disabilitas Indonesia untuk mewujudkan menjadi bintang melalui ajakan partisipasi seni dan olahraga dengan gerakan Special Olympics. Gerakan ini tentu sangat mendukung dan mengajak para disabilitas berintelektual untuk tampil dan membangun rasa percaya diri yang besar.</p>
<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis: Lifa Ansyaresti<br />
Editor: Muhammad Ardiansyah</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/">Disabilitas, Menjadi Pelopor Bangsa Melalui Ajang Olahraga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/olahraga/disabilitas-menjadi-pelopor-bangsa-melalui-ajang-olahraga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sea Games 2023: Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Bertanding!</title>
		<link>https://lpmindustria.com/olahraga/sea-games-2023-tim-bulu-tangkis-indonesia-siap-bertanding/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/olahraga/sea-games-2023-tim-bulu-tangkis-indonesia-siap-bertanding/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 06:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[badminton]]></category>
		<category><![CDATA[sea-games]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Pesta Olahraga Asia Tenggara atau SEA Games pada tahun ini akan diselenggarakan di Kamboja yang berperan sebagai tuan rumah. SEA Games 2023 mempertandingkan</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/sea-games-2023-tim-bulu-tangkis-indonesia-siap-bertanding/">Sea Games 2023: Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Bertanding!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com</strong> &#8211;&nbsp;<em>Pesta Olahraga Asia Tenggara atau SEA Games pada tahun ini akan diselenggarakan di Kamboja yang berperan sebagai tuan rumah. SEA Games 2023 mempertandingkan 36 cabang olahraga, 47 disiplin, dan 581 nomor pertandingan.</em></p>
<p style="text-align:justify">Mengutip dari kemenpora.go.id, SEA Games 2023 akan diselenggarakan di Kamboja pada 5-17 Mei. Kamboja pertama kali menjadi tuan rumah <em>multievent</em> olahraga kawasan Asia Tenggara. Pesta olahraga dua tahunan Asia Tenggara ke-32, akan mempertandingkan 36 cabang olahraga. Di tahun sebelumnya, saat Vietnam menjadi tuan rumah, terdapat 40 cabang olahraga yang dipertandingkan</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari antaranews.com, Bulu tangkis Indonesia sebagai salah satu cabang olahraga yang paling banyak mengoleksi medali emas di SEA Games sepanjang sejarah. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky, menyebutkan bahwa Tim Nasional (Timnas) bulu tangkis tidak akan main-main dalam agenda olahraga multicabang terbesar se-Asia Tenggara tersebut.</p>
<p style="text-align:justify">PBSI menurunkan atlet gabungan junior dan senior untuk berlaga pada persaingan cabang olahraga bulu tangkis, Pemilihan pebulu tangkis junior juga berdasarkan catatan prestasi dan melihat perkembangan latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. &quot;Dengan target empat medali emas, saya rasa ini adalah tim yang kuat karena beberapa dari mereka akhir-akhir ini menampilkan prestasi yang cukup baik,&quot; kata Rionny dalam informasi resmi di Jakarta, Senin.</p>
<p style="text-align:justify">Target empat emas disebut berpeluang datang dari nomor beregu putra, tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Rionny menilai selama para atlet melakukan persiapan yang bagus dan cukup, meski menurunkan formasi gabungan pebulu tangkis muda, kualitas permainan mereka tak kalah dari senior.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, Direktur Pelatnas PP PBSI Eddy Prayitno menyebut Indonesia rencananya akan mengirimkan 20 atlet dan 10 pelatih serta tim ofisial ke Kamboja. &quot;Persiapan sudah kami optimalkan, dari segi latihan fisik dan bertanding kami rangkum dan <em>peak performance-nya </em>di SEA Games. Kami memposisikan target di empat emas,&quot; sebut Eddy</p>
<p style="text-align:justify">Pelatih tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Harry Hartono berpendapat saat pelatihan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, sejauh ini persiapan para atlet telah berjalan dengan baik. Dari sektor tunggal putra, Indonesia berpeluang meraih emas. Ia sendiri telah memperkirakan kekuatan lawan dan menginstruksikan kepada atlet untuk bermain tanpa beban.</p>
<p style="text-align:justify">Begitupun menurut atlet tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo, saat waktu senggang ketika latihan di Pelatnas Cipayung, ia juga menyatakan siap memberikan yang terbaik demi mengharumkan merah putih di Sea Games tahun ini.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis : Danu Maulana</strong></p>
<p style="text-align:justify"><strong>Editor : Sabina Putri&nbsp;</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/sea-games-2023-tim-bulu-tangkis-indonesia-siap-bertanding/">Sea Games 2023: Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Bertanding!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/olahraga/sea-games-2023-tim-bulu-tangkis-indonesia-siap-bertanding/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perolehan Mendali Indonesia pada Ajang Paralimpiade Tokyo 2020</title>
		<link>https://lpmindustria.com/olahraga/perolehan-mendali-indonesia-pada-ajang-paralimpiade-tokyo-2020/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/olahraga/perolehan-mendali-indonesia-pada-ajang-paralimpiade-tokyo-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2021 01:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[angkat-besi]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[atletik]]></category>
		<category><![CDATA[badminton]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[paralimpiade-]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Dua pekan sudah para atlet Indonesia berjuang dalam ajang Paralimpiade 2020 yang berlangsung pada tanggal 24 Agustus &#8211; 05 September 2021 di Tokyo.</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/perolehan-mendali-indonesia-pada-ajang-paralimpiade-tokyo-2020/">Perolehan Mendali Indonesia pada Ajang Paralimpiade Tokyo 2020</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Dua pekan sudah para atlet Indonesia berjuang dalam ajang Paralimpiade 2020 yang berlangsung pada tanggal 24 Agustus &ndash; 05 September 2021 di Tokyo. Paralimpiade atau paralympic sendiri menurut KBBI merupakan pertandingan olahraga antar bangsa khusus untuk penyandang cacat.</em></p>
<p style="text-align:justify">Mendali pertama untuk Indonesia disebutkan pada situs resmi <em>kemenpora.go.id</em>&nbsp;yaitu perak yang berhasil didapatkan oleh Ni Nengah Widiasih pada cabang olahraga (cabor) <em>powerlifting</em> (baca: angkat beban) 41 kilogram (kg). Bukanlah hal yang mudah baginya untuk meraih posisi kedua, setelah gagal pada percobaan kedua dengan angkatan seberat 98 kg. Saat itu, beliau menempati posisi ketiga di akhir putaran kedua. Pada Kamis (26/8), akhirnya Ni Nengah kembali melakukan angkatan 98 kg dan berhasil menempati urutan kedua menggeser Clara Fuentes dari Venezuela.</p>
<p style="text-align:justify">Kembali dilansir pada laman yang sama, Saptoyogo Purnomo berhasil mendapatkan mendali perunggu pada cabang olahraga para atletik (27/8). Hasil ini di luar dugaannya yang berhasil melewati lintasan para atletik nomor lari 100 meter putra kategori T37. &ldquo;Mendali perunggu ini merupakan sebuah kejutan di ajang Paralimpiade 2020. Awalnya, saya hanya ditargetkan untuk pecah rekor pribadi, tetapi bersyukur bisa dapat mendali perunggu,&rdquo; ungkap Saptoyogo. Saat babak final yang berlangsung di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang, ia atlet adalah yang ketiga sampai di garis akhir dengan catatan waktu 11,31 detik.</p>
<p style="text-align:justify">Selanjutnya pada laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, mendali perunggu kembali disumbangkan oleh David Jacobs 28/8. Ia mampu menempati posisi ketiga pada cabang olahraga para tenis meja setelah gagal melawan Mateo Boheas dari Perancis saat pertandingan semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang dengan skor 2-3. Saat itu, David menjalankan dua pertandingan sekaligus. Rima Ferdianto selaku pelatih para tenis meja, merosotnya kondisi fisik menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya permainan. &ldquo;Pada pertandingan semifinal tadi, penampilan David menurun. Hal itu terlihat dari <em>forehand top spin</em> atau salah satu teknik dalam tenis mejanya sudah tidak terlalu tajam lagi. Pertahanan lawan hari ini juga bagus jadi menyulitkan David dalam menyerang,&rdquo; ucap Rima.</p>
<p style="text-align:justify">Pada laman twitter Presiden Republik Indonesia, @jokowi (4/9), Indonesia kembali dimeriahkan dengan perolehan satu mendali perak pada cabang olahraga para badminton. Atlet dari cabang olahraga tersebut bernama Dheva Anrimusthi yang berada di nomor tunggal putra <em>Standing Upper</em> (SU) 5 yaitu kode untuk atlet dengan hambatan tubuh bagian tungkai atas. Dikutip dari laman <em>setkab.go.id</em>, Dheva sebagai unggulan pertama meraih perak setelah pada laga final takluk atas unggulan kedua Cheah Liek Hou dari Malaysia dengan skor 17-21, 15-21. Tidak hanya itu, Suryo Nugroho yang juga merupakan atlet nomor tunggal putra SU5 turut menyumbangkan mendali perunggu. Suryo berhasil menaklukkan atlet Taiwan Fang Jen Yu dalam dua gim langsung dengan perolehan skor&nbsp; 21-16, 21-9.</p>
<p style="text-align:justify">Setelah itu dikutip pada situs resmi Kemenpora&nbsp;pada Sabtu (4/9), keberhasilan Suryo disusul oleh kemenangan badminton ganda putri SL3-SU5 yang berlangsung di Yoyogi National Stadium. <em>Standing Lower</em> (SL) 3 merupakan klasifikasi atlet dengan hambatan berjalan. Pasangan Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah mempersembahkan mendali emas pertama bagi Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Adapun keberhasilan ini diraih usai mengalahkan pasangan asal Cina Cheng Hefang/Ma Huihui dalam dua gim langsung &nbsp;dengan skor 21-18, 21-12. Perolehan mendali emas pertama ini disambut gembira oleh <em>Chef de Mission</em> (baca: pemimpin) kontingen Indonesia yaitu Andi Herman dan Senny Marbun selaku ketua National Paralympic Committee (NPC)&nbsp;Indonesia. Senny menyampaikan bahwa sejak menginjakkan kaki di Tokyo, mendali emas ini lah yang diharapkan. &ldquo;Akhirnya, kita pecah telor dengan berhasil meraih emas,&rdquo; sebutnya.</p>
<p style="text-align:justify">Kembali mengutip laman resmi Kemenpora, di hari terakhir pelaksanaan Paralimpiade 2020 (5/9), cabang olahraga bulu tangkis kembali meraih mendali emas oleh Hary Susanto/Leani Ratri Oktila dari nomor ganda campuran SL3-SU5. Pasangan para badminton Indonesia berhasil mengalahkan &nbsp;pasangan Perancis yaitu&nbsp; Lucaz Mazur/Faustine Noel. Pertandingan antar dua tim tersebut berjalan cukup sengit karna saling mengejar poin. Akhirnya, pertandingan ini pun berujung dengan kemenangan Indonesia dengan skor 23-21, 21-17. Dengan demikian pada laman <em>paralympic.org,</em> perolehan akhir Indonesia berhasil membawa sembilan mendali dengan rincian dua mendali emas, tiga mendali perak, dan empat mendali perunggu, serta menempatkan diri di posisi ke-43.</p>
<p style="text-align:justify">Hasil yang luar biasa ini tidak terlepas dari semangat para atlet Indonesia berjuang di berbagai cabang olahraga pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Dilansir dari unggahan Instagram milik @kemenpora, Indonesia mengirim 27 atlet dari tujuh&nbsp;cabor. Berikut rinciannya yaitu tujuh atlet atletik, dua atlet renang, tujuh atlet badminton, tiga atlet tenis meja, satu atlet angkat beban, dua atlet menembak, serta satu atlet bersepeda. Pada situs resmi Kemenpora Zainudin Amali selaku Menpora RI menyampaikan rasa syukurnya atas hasil kontingen Indonesia. &ldquo;Hasil ini meningkat dari pencapaian yang diraih pada Paralimpiade di Rio de Jenero tahun 2016&nbsp;dimana kontingen Indonesia hanya memperoleh satu mendali perunggu dan berada di peringkat ke-76,&rdquo; ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify">Terakhir melalui situs resmi Kemenpora (7/9), Leani Ratri Oktila peraih dua mendali emas dan&nbsp;satu mendali perak dari cabang olahraga para badminton merasa senang dengan adanya kesetaraan atlet. &ldquo;Perjuangan dan hasil latihan saya tidak sia-sia dan benar-benar merasa disetarakan,&rdquo; tuturnya saat dijumpai di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. Terlebih menurutnya, sekarang ini tidak ada yang membedakan antara atlet olimpiade dengan atlet paralimpiade.</p>
<p><strong>Penulis: Hanny Kurnia Putri<br />
Editor: </strong><strong>Artha Julia</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/perolehan-mendali-indonesia-pada-ajang-paralimpiade-tokyo-2020/">Perolehan Mendali Indonesia pada Ajang Paralimpiade Tokyo 2020</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/olahraga/perolehan-mendali-indonesia-pada-ajang-paralimpiade-tokyo-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korea Open dibatalkan, PBSI fokus Sudirman Cup dan Thomas &#038; Uber Cup</title>
		<link>https://lpmindustria.com/olahraga/korea-open-dibatalkan-pbsi-fokus-sudirman-cup-dan-thomas--uber-cup/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/olahraga/korea-open-dibatalkan-pbsi-fokus-sudirman-cup-dan-thomas--uber-cup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 23:11:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[badminton]]></category>
		<category><![CDATA[badminton-world-federation]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Korea Open 2021 terpaksa dibatalkan akibat pembatasan pandemi Covid-19. Dengan demikian, PBSI langsung mengubah fokusnya untuk turnamen lainnya pada waktu mendatang. Turnamen Bulu</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/korea-open-dibatalkan-pbsi-fokus-sudirman-cup-dan-thomas--uber-cup/">Korea Open dibatalkan, PBSI fokus Sudirman Cup dan Thomas &#038; Uber Cup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Korea Open 2021 terpaksa dibatalkan akibat pembatasan pandemi Covid-19. Dengan demikian, PBSI langsung mengubah fokusnya untuk turnamen lainnya pada waktu mendatang.</em></p>
<p style="text-align:justify">Turnamen Bulu Tangkis Korea Open 2021 sebelumnya akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus lalu hingga 5 September mendatang. Namun, Badminton Word Federation membatalkan turnamen tersebut karena kebijakan pembatasan Covid-19. &ldquo;Pembatasan dan komplikasi Covid-19 yang sedang berlangsung membuat penyelenggara tidak punya pilihan selain membatalkan turnamen,&rdquo; tulis BWF dalam situs <em>bwfbadminton.com</em>.</p>
<p style="text-align:justify">Korea Open 2021 menjadi turnamen terdekat setelah Olimpiade Tokyo 2020. Turnamen ini merupakan turnamen BWF World Tour yang berlabel Super 500. Dilansir dalam laman<em> djarumbadminton.com</em>, turnamen tersebut adalah salah satu turnamen level 4 dari BWF Word Tour. Lanjutnya, juga turut disebutkan dalam situs resmi BWF bahwa turnamen ini akan memperebutkan hadiah sebesar 320.000 Dollar.</p>
<p style="text-align:justify">Keputusan BWF atas pembatalan tersebut menimbulkan rasa kecewa dari Kepala bidang Pembinaan dan Prestasi (PP) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Rionny Mainaky. &ldquo;Ya, memang seharusnya Korea Open ini menjadi ajang pemain-pemain kami untuk kembali bertanding,&rdquo; ungkapnya dalam laman resmi PBSI. Terlebih, ia mengatakan bahwa ada beberapa nama yang sudah lama tidak bertanding dan ada anggota muda juga. &ldquo;Kami mau melihat kesiapan dan perkembangan mereka, sekaligus mengambil gambaran untuk tim Sudirman dan Thomas&amp;Uber nanti,&rdquo; tutur Rionny.</p>
<p style="text-align:justify">Meski begitu, ia menambahkan bahwa dampak dari pandemi Covid-19 tidak bisa disalahkan karena kesehatan para atlet adalah yang utama &ldquo;Kembali lagi, ini masa pandemi dan belum selesai. Kesehatan dan keselamatan semua adalah hal terpenting, mengingat hingga saat ini negara di kawasan Asia &nbsp;masih berjuang untuk lepas dari Covid-19,&rdquo; sambungnya.</p>
<p style="text-align:justify">Terkait pembatalan ini, Rionny menyatakan akan mengubah fokus Tim Bulu Tangkis Indonesia ke turnamen Sudirman Cup dan Thomas &amp; Uber Cup. &ldquo;Sekarang, kami akan fokus ke Piala Sudirman dan Thomas &amp; Uber. Ini menguntungkan karena waktu persiapannya menjadi lebih panjang,&rdquo; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify">Selain Korea Open 2021, BWF juga membatalkan turnamen Macau Open dan Taipei Open. Tak hanya itu, BWF juga terpaksa menunda beberapa pelaksanaan turnamen, sehingga membuat mereka melakukan penjadwalan ulang. Dalam lamannya, ia menyatakan bahwa akan berkomitmen untuk memberikan sisa kalender di tahun 2021 seperti yang telah direncanakan. &ldquo;Kami berupaya menyediakan platform yang aman dan terstruktur bagi para pemain untuk mendapatkan poin peringkat dunia yang penting dan hadiah uang dalam beberapa bulan mendatang,&rdquo; tulis BWF yang dilansir dari laman resminya.</p>
<p><strong>Penulis: Rinaldi Oktarinanda<br />
Editor: Artha Julia</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/olahraga/korea-open-dibatalkan-pbsi-fokus-sudirman-cup-dan-thomas--uber-cup/">Korea Open dibatalkan, PBSI fokus Sudirman Cup dan Thomas &#038; Uber Cup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/olahraga/korea-open-dibatalkan-pbsi-fokus-sudirman-cup-dan-thomas--uber-cup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
