<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fast-fashion Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/fast-fashion/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/fast-fashion/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>fast-fashion Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/fast-fashion/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dampak Fast Fashion Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat</title>
		<link>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/dampak-fast-fashion-terhadap-pola-konsumsi-masyarakat/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/dampak-fast-fashion-terhadap-pola-konsumsi-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2022 15:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[fast-fashion]]></category>
		<category><![CDATA[gaya-hidup]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;fast fashion dapat meningkatkan daya beli masyarakat, disisi lain dapat menyebabkan perilaku konsumtif. Menurut Anggraini, seorang dosen di salah satu universitas di Kediri,</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/gaya-hidup/dampak-fast-fashion-terhadap-pola-konsumsi-masyarakat/">Dampak Fast Fashion Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong></span><span style="color:#000000"><em>fast fashion dapat meningkatkan daya beli masyarakat, disisi lain dapat menyebabkan perilaku konsumtif.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Menurut Anggraini, seorang dosen di salah satu universitas di Kediri, menjelaskan bahwa <em>fast fashion</em> adalah kecepatan dari perkembangan sebuah fesyen. <em>Fast fashion</em> yaitu dengan cepat pabrik atau toko pakaian&nbsp; meluncurkan koleksi terbaru dan kemudian dijual dengan harga yang relatif murah sehingga dapat dibeli oleh masyarakat. &ldquo;<em>Fast fashion</em> merupakan tren fesyen yang jangka waktunya cepat, biasanya tidak bertahan lama dan musiman,&rdquo; menurut Fitri Fatimah saat diwawancarai melalui Zoom.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000"><em>Fast fashion</em> terjadi karena adanya pengaruh teknologi informasi. Anggraini menjelaskan &ldquo;Informasi yang dapat diakses di mana dan kapan saja membuat masyarakat mudah mengikuti tren fesyen. Selain itu, adanya <em>influencer </em>atau artis yang pakaiannya sangat<em> fashionable </em>membuat masyarakat cenderung ingin mengikuti tren fesyen tersebut agar lebih&nbsp; <em>up</em><em> to date</em>&rdquo;. Masyarakat yang mengikuti tren <em>fast fashion</em> karena dipengaruhi oleh waktu dan tempat. &ldquo;Ketika ingin pergi liburan, kita menyiapkan pakaian yang sesuai dengan tempat yang kita akan kunjungi. Misalnya aku berpergian ke tempat dingin, jadi aku membeli pakaian yang dapat meminimalisir dingin,&rdquo; ujar Fitri Fatimah, sebagai konsumen yang mengikuti tren <em>fast fashion.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Pengaruhi <em>fast fashion </em>terhadap pola konsumsi masyarakat dapat dilihat dari pendapatan yang mungkin bertambah atau memang harga barangnya yang relatif terjangaku dan selera masyarakat. Argarini berkata, &ldquo;Selera masyarakat yang lagi ada di posisi itu. Mungkin gaya ibu-ibu juga tidak mengikuti tren, tapi karena trennya bagus mereka mengikuti tren fesyen tersebut&rdquo;.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Menurut Argarini <em>fast fashion</em> berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. &ldquo;Kalau negatifnya kita lihat dari segi produksinya saja, karena <em>fast fashion </em>memproduksi lebih cepat pasti ada dampak yang terjadi dengan lingkungannya, baik udara, air atau tanah.&rdquo; Selain itu <em>fast fashion</em> membuat masyarakat konsumtif, karena kita akan terus mengeluarkan uang hanya untuk terlihat <em>fashionable</em> dan <em>up to date. </em>Argarini menambahkan, &ldquo;Dampak positif adanya <em>fast fashion </em>dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Jika daya beli masyarakat naik maka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) juga akan naik&rdquo;. Hal tersebut didukung data BPS, rata-rata daya beli masyarakat mengalami kenaikan 3,17% dan peningkatan IPM mengalami kenaikan sebesar 0,49% dibandingkan tahun sebelumnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya <em>fast fashion</em> dapat dihilangkan dengan membuat pilihan. Hal tersebut didukung oleh perilaku masyarakat, &ldquo;Biasanya ada yang aku simpan untuk dipakai sehari-hari ada juga yang aku jual kembali. Kalau yang aku jual lagi seperti jaket atau <em>hoodie</em>. Soalnya kalau disimpan nanti sayang takutnya kekecilan, sehingga lebih baik dijual kembali,&rdquo; ungkap Fitri. Dalam membeli pakaian masyarakat dapat memisahkan antara kebutuhan dan keinginan sehingga dapat mengurangi perilaku konsumtif. Selain itu untuk meningkatkan daya beli masyarakat, <em>Thrifting </em>menjadi salah satu solusi untuk mencegah <em>fast fashion, </em>karena banyak orang yang mengikuti tren dengan baju yang baru dan sudah tidak mau dipakai lagi, kemudian dijual kembali. &ldquo;Kalau merasa sudah cukup baju yang ada di lemari tidak apa-apa, tapi kalau misalkan ingin sekali membeli, coba beli di <em>thrifting</em>,&rdquo; ujar Argaini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color:#000000">Penulis: Sabina Putri Balgis</span></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/gaya-hidup/dampak-fast-fashion-terhadap-pola-konsumsi-masyarakat/">Dampak Fast Fashion Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/dampak-fast-fashion-terhadap-pola-konsumsi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Indonesia Sebagai Pusat Tren Fesyen Muslim</title>
		<link>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/pengaruh-indonesia-sebagai-pusat-tren-fesyen-muslim/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/pengaruh-indonesia-sebagai-pusat-tren-fesyen-muslim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2022 15:07:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[fast-fashion]]></category>
		<category><![CDATA[gaya-hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Fesyen muslim adalah fesyen yang didesain sedemikian rupa untuk menutupi aurat atau sesuai dengan syariah Islam. Perkembangan fesyen muslim di Indonesia sangatlah pesat</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/gaya-hidup/pengaruh-indonesia-sebagai-pusat-tren-fesyen-muslim/">Pengaruh Indonesia Sebagai Pusat Tren Fesyen Muslim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong></span><span style="color:#000000"><em>Fesyen muslim adalah fesyen yang didesain sedemikian rupa untuk menutupi aurat atau sesuai dengan syariah Islam. Perkembangan fesyen muslim di Indonesia sangatlah pesat karena mayoritas penduduknya yang beragama Islam (231.069.932 dari 273.879.750 penduduk menurut data dari Kemendagri).</em></span></p>
<p><span style="color:#000000">Ella Amelia Widodo, seorang mahasiswi dan juga pelaku usaha bisnis fesyen muslim menjelaskan mengenai definisi dari fesyen muslim serta perkembangan fesyen muslim di Indonesia. Menurutnya, definisi dari fesyen muslim adalah fesyen yang digunakan oleh orang muslim yang sesuai dengan syariah Islam, karena banyak fesyen yang tidak sesuai dengan syariah Islam yang mana tidak bisa dikategorikan sebagai fesyen muslim. Perkembangan fesyen muslim di Indonesia mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan karena ada banyaknya kaum hawa yang memutuskan untuk memakai hijab dan juga banyaknya fesyen muslim yang diminati oleh kaum muda. Pernyataan dari seorang mahasiswi bernama Ida Rokhyani yang juga pernah membantu orang tuanya berbisnis fesyen muslim tidak jauh berbeda dengan pernyataan Ella. Menurut Ida, definisi dari fesyen muslim adalah fesyen yang didesain sesuai dengan ketentuan syariah Islam yaitu fesyen yang menutupi aurat. Kemudian, untuk perkembangan fesyen muslim di Indonesia terlihat meningkat karena makin banyaknya peminat, baik dari remaja maupun anak-anak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Sebagaimana <em>roadmap</em> fesyen muslim Indonesia, Indonesia menargetkan untuk menjadi negara pusat tren fesyen muslim di dunia. Indonesia sendiri sangat berpotensi untuk menjadi negara pusat tren fesyen muslim di dunia karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, selain itu Indonesia juga mempunyai banyak bahan baku lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan impor. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">&ldquo;Di Indonesia ada banyak desainer yang kualitasnya tidak diragukan lagi dan juga sudah mengepakkan sayapnya di kancah internasional,&rdquo; ungkap Ella.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">&ldquo;Jika Indonesia menjadi pusat fesyen muslim di dunia, maka akan ada banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM yang ikut andil dalam bisnis fesyen muslim. Selain itu UMKM juga bakal maju karena banyak kreativitas yang bisa dieksplor dan tidak kalah dari perusahaan besar lainnya,&rdquo; tambah Ella.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Kemudian menurut Ida, pasar fesyen muslim di Indonesia sangatlah besar karena ada banyaknya peminat fesyen muslim yang mana bukan hanya remaja tetapi juga dari anak-anak. &ldquo;Fesyen muslim di Indonesia makin banyak peminatnya baik dari remaja ataupun anak-anak sehingga perusahaan di bidang fesyen muslim bisa membuat atau memproduksi produk lebih banyak, hal itu bisa membuat ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik.&rdquo; ungkap Ida.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000">Dari segi ekonomi Indonesia akan mendapatkan keuntungan apabila Indonesia menjadi pusat tren fesyen muslim di dunia karena banyaknya pengusaha baru dan juga lapangan kerja baru.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color:#000000"><strong>Penulis&nbsp; : Ibnu Nela Rizky</strong></span></p>
<p><!--![endif]----></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/gaya-hidup/pengaruh-indonesia-sebagai-pusat-tren-fesyen-muslim/">Pengaruh Indonesia Sebagai Pusat Tren Fesyen Muslim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/gaya-hidup/pengaruh-indonesia-sebagai-pusat-tren-fesyen-muslim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Road to Jakarta Muslim Fashion Week 2023</title>
		<link>https://lpmindustria.com/event/road-to-jakarta-muslim-fashion-week-2023/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/event/road-to-jakarta-muslim-fashion-week-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 19:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[fast-fashion]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian-perdagangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com,-&#160;Perkembangan industri fesyen dunia mendorong Indonesia untuk semakin maju dalam industri fesyen, utamanya pada industri fesyen muslim karena mayoritas populasi warga negara Indonesia adalah</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/road-to-jakarta-muslim-fashion-week-2023/">Road to Jakarta Muslim Fashion Week 2023</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com,-&nbsp;</strong><em>Perkembangan industri fesyen dunia mendorong Indonesia untuk semakin maju dalam industri fesyen, utamanya pada industri fesyen muslim karena mayoritas populasi warga negara Indonesia adalah umat islam.</em></p>
<p style="text-align:justify">Jakarta Muslim Fashion Week 2023 bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai produsen halal dunia, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan fesyen muslim di pasar lokal dan global yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada kemajuan industri fesyen muslim Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari siaran pers Kementerian Perdagangan RI, Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa, Frida Adiati memberikan sambutan pada acara Road to Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 dengan tema &ldquo;Glowing with JMFW 2023&rdquo; di Mal Gandaria City, Jakarta, Minggu (22/05). Frida menyampaikan, sinergi yang kuat antara industri fesyen muslim dan kosmetika nasional berkontribusi besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia untuk menjadi negara produsen produk halal terbesar dunia tahun 2024.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari siaran pers Kementerian Perdagangan RI, puncak acara JMFW tahun 2022 ini direncanakan digelar pada 20&ndash;22 Oktober 2022 mendatang yang akan&nbsp; berjalan&nbsp; bersamaan&nbsp; dengan&nbsp; penyelenggaraan&nbsp; Trade&nbsp; Expo&nbsp; Indonesia&nbsp; 2022&nbsp; di&nbsp; ICE&nbsp; BSD, Tangerang. Rangkaian kegiatan berupa pergelaran busana, pameran, temu wicara (<em>talkshow</em>) dan seminar. Akan diadakan pula area pamer virtual (<em>virtual showroom</em>) dan penjajakan bisnis (<em>business matching</em>).</p>
<p style="text-align:justify">Sementara itu pada tahun&nbsp; 2023&nbsp; mendatang, targetnya&nbsp; adalah penguatan&nbsp; jejaring&nbsp; kerja&nbsp; (<em>networking</em>) dengan&nbsp; terjun&nbsp; langsung&nbsp; dalam&nbsp; peta <em>fashion</em> (baca : mode) internasional. Lalu target untuk&nbsp; tahun 2024 adalah deklarasi&nbsp; Indonesia&nbsp; sebagai&nbsp; pusat <em>fashion</em> muslim&nbsp; dunia,&nbsp; melalui&nbsp; ajang JMFW&nbsp; yang&nbsp; telah&nbsp; menjadi perhelatan internasional.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari siaran pers Kementerian Perdagangan RI, Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Frida Adiati mengungkapkan, sinergi yang kuat antara industri fesyen muslim dan kosmetika nasional berkontribusi besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia untuk menjadi negara produsen produk halal terbesar dunia.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Kami menyadari upaya membangun ekosistem fesyen muslim secara serius dan berkelanjutan akan memberikan efek domino bagi industri penunjang dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Selain itu, juga dapat mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai Kiblat <em>Fashion</em> Muslim dunia tahun 2024. JMFW hadir tidak hanya mempromosikan produk fashion, tapi juga mengangkat potensi produk kosmetik Indonesia,&rdquo; tutur Frida.</p>
<p style="text-align:justify">Frida optimis Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim yang besar dapat menangkap peluang, sehingga dapat menguasai pasar produk halal global. Hal itu juga mengingat tren permintaan produk halal saat ini semakin meningkat.</p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari antaranews.com, ada beberapa tanggapan dari ahli yaitu salah satunya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) yang juga Dewan Penasehat Yayasan Puteri Indonesia Putri Kus Wisnu Wardani.</p>
<p style="text-align:justify">&ldquo;Saya berharap melalui kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh <em>stakeholder</em> (baca: pemangku kepentingan) pada sektor industri halal untuk membenahi diri, memperbaiki kualitas produk dan terus menyesuaikan sehingga dapat turut ambil bagian dan langkah strategis untuk mewujudkan industrinya sebagai pusat produsen halal dunia di tahun 2024,&rdquo; kata dia.</p>
<p style="text-align:justify"><strong>Penulis : Zharifah Thafidah<br />
Editor : Rahma Dhini</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/event/road-to-jakarta-muslim-fashion-week-2023/">Road to Jakarta Muslim Fashion Week 2023</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/event/road-to-jakarta-muslim-fashion-week-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Industri Fast Fashion dan Dampaknya terhadap Lingkungan</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-industri-fast-fashion-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-industri-fast-fashion-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2020 00:04:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[fast-fashion]]></category>
		<category><![CDATA[gaya-hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Dalam industri mode pakaian dikenal slow fashion dan fast fashion. Fast fashion sendiri lebih berfokus kepada kecepatan produksi dan harga yang murah sehingga</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-industri-fast-fashion-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/">Mengenal Industri Fast Fashion dan Dampaknya terhadap Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Dalam industri mode pakaian dikenal slow fashion dan fast fashion. Fast fashion sendiri lebih berfokus kepada kecepatan produksi dan harga yang murah sehingga seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan pada proses produksinya.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dilansir dari Kumparan.com, dalam industri mode, pakaian yang kita pakai sehari-hari digolongkan menjadi dua jenis, yaitu <em>slow fashion </em>dan <em>fast fashion</em>. &nbsp;Filosofi <em>slow fashion</em>, bisnis mode yang diperkenalkan Zady didasarkan dengan mengedepankan kualitas bahan baku, daya tahan produk, produksi ramah lingkungan, serta tidak memprioritaskan kecepatan produksi.</p>
<p style="text-align:justify">Berbeda dengan <em>slow fashion</em>, industri <em>fast fashion</em>, layaknya H&amp;M, Zara, dan Topshop, menghasilkan tren mode yang sesuai dengan perkembangan zaman. Industri mode ini memiliki proses produksi yang singkat dan biaya produksi yang rendah. Oleh sebab itu, mode pakaian yang disebut siap pakai ini tidak mengutamakan kualitas produk dan dampak produksinya terhadap lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify">Disadur zerowaste.id, terdapat beberapa dampak buruk yang bisa timbul pada tahapan produksi di industri <em>fast fashion</em>. Penggunaan pewarna tekstil pada pakaian yang digunakan oleh industri ini akan menghasilkan limbah air yang mencemari perairan sekitarnya. Hal ini didukung oleh Rochmi Widjajanti selaku dosen program studi Teknik Kimia Polimer di Politeknik STMI Jakarta. &ldquo;Hal yang membuat industri mode berpengaruh terhadap lingkungan tersebut biasanya adalah penggunaan banyak pewarna. Penggunaan pewarna tekstil yang banyak sulit terurai di lingkungan,&rdquo; tutur Rochmi.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, lepasnya <em>microfiber</em> pada bahan pakaian akan meningkatkan kandungan plastik di laut. &ldquo;Dikarenakan bahannya berasal dari polimer sintesis, bahan yang sulit terurai, sehingga permasalahannya tidak jauh berbada dengan plastik,&rdquo; ujar Rochmi.</p>
<p style="text-align:justify">Kemudian, material berbahan poliester yang digunakan dalam industri mode ini juga berasal dari bahan bakar fosil yang dapat berdampak terhadap pemanasan global. Selain itu produksi kapas yang membutuhkan banyak air dan pestisida dapat menyebabkan kekeringan, merusak keanekaragaman hayati, dan menurunkan kualitas tanah.</p>
<p style="text-align:justify">Lebih lanjut lagi, banyaknya pakaian yang dibuang akibat tidak terjual atau sudah tidak layak pakai bisa menyebabkan penumpukan sampah di lingkungan. Industri mode ini juga dapat berdampak pada menurunnya kualitas ekosistem makhluk hidup. Di perairan, hal ini akan mengganggu ekosistem hewan laut. Di tanah akan mengganggu nutrisi tanah dimana tumbuhan hidup mendapatkan air dari dalam tanah.</p>
<p style="text-align:justify">Berdasarkan permasalahan-permasalahan diatas, terdapat beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut. Tertulis dalam&nbsp; medium.com, upaya-upaya tersebut antara lain membeli pakaian bekas, mencari merek pakaian yang diproduksi secara etis, menyumbangkan pakaian bekas, mengikuti acara tukar pakaian, dan melakukan <em>trift shopping</em> (baca: penjualan baju-baju bekas yang masih layak). Selain itu dapat juga dilakukan metode &ldquo;30 Wear Test&rdquo;, yaitu menimbang-nimbang sebelum membeli pakaian. Jika baju tersebut akan dipakai sebanyak tiga puluh kali sebelum membuangnya atau lebih, maka aman untuk membelinya.</p>
<p style="text-align:justify">Untuk perusahaan pakaian <em>fast fashion</em> sendiri, penggunaan bahan yang ramah lingkungan juga dapat menjadi solusi. &ldquo;Setidaknya, industri tersebut mengurai penggunaan bahan sintesis dan menggunakan bahan serta pewarna dari alam,&rdquo; tutup Rochmi.</p>
<p style="text-align:right"><strong>Eriska Oktaviani</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-industri-fast-fashion-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/">Mengenal Industri Fast Fashion dan Dampaknya terhadap Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/mengenal-industri-fast-fashion-dan-dampaknya-terhadap-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
