<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>politeknik-stmi-jakarta Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/politeknik-stmi-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/politeknik-stmi-jakarta/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 05:44:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>politeknik-stmi-jakarta Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/politeknik-stmi-jakarta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Program Tenaga Kerja Mandiri Jadi Peluang Mahasiswa Memulai Usaha</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/program-tenaga-kerja-mandiri-jadi-peluang-mahasiswa-memulai-usaha/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/program-tenaga-kerja-mandiri-jadi-peluang-mahasiswa-memulai-usaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 05:44:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga-kerja-mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[TKM]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2100</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Program Tenaga Kerja Mandiri menjadi jalan bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha dan kemampuannya dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta modal usaha. Indonesia sedang</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/program-tenaga-kerja-mandiri-jadi-peluang-mahasiswa-memulai-usaha/">Program Tenaga Kerja Mandiri Jadi Peluang Mahasiswa Memulai Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Program Tenaga Kerja Mandiri menjadi jalan bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha dan kemampuannya dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta modal usaha.</em></p>



<p>Indonesia sedang memasuki masa bonus demografi 2020-2030 dengan potensi sekitar 180 juta penduduk usia produktif. Namun, peluang ini masih terhambat oleh kualitas tenaga kerja yang relatif rendah dan tingginya angka pengangguran. Tenaga Kerja Mandiri (TKM) merupakan salah satu program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk mengatasi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberdayakan potensi lokal yang ada di setiap daerah.</p>



<p>Peserta TKM pada tahun 2025 berasal dari beragam latar belakang, mulai dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran, hingga petani, peternak, dan ibu rumah tangga. Bagi banyak mahasiswa dan lulusan baru, memulai bisnis bukan hal yang mudah karena keterbatasan modal. Menurut Shoimuddin selaku pendamping TKM wilayah Jawa Barat, mahasiswa biasanya belum memiliki akses untuk mengajukan pinjaman ke bank seperti dokumen yang dijadikan sebagai jaminan, “Kebanyakan mahasiswa, yang menjadi kendala dalam proses pengembangan bisnis adalah modal, program&nbsp;TKM dari Kemnaker menjadi angin segar untuk mahasiswa dan mereka yang baru&nbsp;lulus,” ujarnya. Program ini bukan hanya memberikan peluang bagi mahasiswa untuk merintis usaha, tetapi juga bagi pelaku usaha lain yang membutuhkan dorongan untuk berkembang.</p>



<p>Mekanisme TKM diawali dengan pendaftaran melalui situs bizhub Kemnaker, kemudian dilanjutkan pengecekan usaha oleh tim Kemnaker ke lapangan. Tahap berikutnya, peserta mengikuti wawancara secara <em>online </em>dan menunggu pengumuman kelulusan. Peserta yang lolos akan menerima dana hibah sebesar lima juta rupiah untuk TKM pemula pada tahun pertama. Sementara itu, TKM lanjutan memperoleh dana hibah sebesar 15 juta rupiah serta mengikuti pelatihan tatap muka di Balai Besar Pengembangan dan Perluasan Kerja (BBPPK) Lembang selama lima hari, dengan fasilitas penginapan, konsumsi, dan biaya transportasi. Penerimaan dana TKM lanjutan juga disertai penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), realisasi anggaran, serta laporan kas harian selama dua bulan.</p>



<p>Shoimuddin menyarankan mahasiswa mulai menyiapkan usaha sekecil apapun karena program ini mendorong berbagai sektor, seperti digital, peternakan, dan budidaya sehingga peluangnya sangat luas. Adapun tantangan yang dihadapi dari sisi pendamping yaitu menghadapi peserta yang kurang responsif dan asing terhadap laporan keuangan, sedangkan dari sisi peserta merasa kesulitan menyusun laporan kas harian, “Saya ibu rumah tangga, punya usaha toko juga tetapi hanya jual saja dan saya juga tidak memperhatikan untuk laporan keuangannya, terlebih karena menggunakan laporan digital menurut saya jadi sulit,” ungkap Hanida Harnum sebagai pemilik toko sembako.  Walaupun tantangan yang dihadapi sulit untuk sebagian peserta, program ini memberikan manfaat besar untuk mengembangkan usaha, “Tanpa ada pajak, dari 15 juta biasanya dipotong PPN dan PPH, ini sama sekali tidak ada, semuanya untuk peserta,” ujar Shoimuddin. Hal tersebut mengartikan bahwa manfaat berupa dana sepenuhnya untuk peserta, tanpa potongan maupun campur tangan pendamping dalam penerimaan dana.<br>Selain program TKM dari Kemnaker, Politeknik STMI Jakarta memiliki program Inkubator Bisnis. Unit ini merupakan program Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang menyediakan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan untuk pelaku usaha terkait pendaftaran NIB, sertifikasi halal, dan HaKI, serta sembilan modul proses bisnis yang diajarkan bekerja sama dengan Balai Diklat Industri Jakarta. Meski peserta hanya terbuka untuk alumni dan masyarakat umum, ke depannya program Inkubator Bisnis merencanakan kolaborasi baru agar mahasiswa aktif dapat ikut serta dalam bagian <em>tenant </em>dan memperoleh akses pendampingan legalitas usaha, sehingga mereka bisa mulai membangun bisnis sejak masih berkuliah.</p>



<p><strong>Penulis : Sheillomitha Salsa Nabila P.J.<br>Editor : Lifa Ansyaresti S.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/program-tenaga-kerja-mandiri-jadi-peluang-mahasiswa-memulai-usaha/">Program Tenaga Kerja Mandiri Jadi Peluang Mahasiswa Memulai Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/program-tenaga-kerja-mandiri-jadi-peluang-mahasiswa-memulai-usaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran Google Student Ambassador 2026 Dibuka, Nisrina Ufaira Ungkap Pengalaman Sebelumnya</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/pendaftaran-google-student-ambassador-2026-dibuka-nisrina-ufaira-ungkap-pengalaman-sebelumnya/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/pendaftaran-google-student-ambassador-2026-dibuka-nisrina-ufaira-ungkap-pengalaman-sebelumnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 05:06:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[artificial-intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[google-student-ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran-GSA]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2088</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Program Google Student Ambassador (GSA) membuka peluang bagi mahasiswa terpilih untuk membangun relasi antar kampus sekaligus mengedukasi lingkungan kampus mengenai pemanfaatan kecerdasan</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/pendaftaran-google-student-ambassador-2026-dibuka-nisrina-ufaira-ungkap-pengalaman-sebelumnya/">Pendaftaran Google Student Ambassador 2026 Dibuka, Nisrina Ufaira Ungkap Pengalaman Sebelumnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Program Google Student Ambassador (GSA) membuka peluang bagi mahasiswa terpilih untuk membangun relasi antar kampus sekaligus mengedukasi lingkungan kampus mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan melalui produk AI Google.</em></p>



<p>Program Google Student Ambassador (GSA) merupakan inisiatif yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjadi duta inovasi dan teknologi di kampusnya masing-masing, dengan fokus pada pemanfaatan produk AI dari Google. Pada tahun 2026, program ini kembali membuka pendaftaran bagi mahasiswa yang ingin bergabung, dengan periode mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026. Proses pendaftaran GSA terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu pengisian identitas dan informasi personal, <em>twibbon challenge</em> dan <em>self-recorded interview</em>, Gemini <em>challenge</em><em> </em>dan <em>self aspiration</em>. Mahasiswa yang terpilih nantinya akan menjalankan berbagai kegiatan di kampus seperti <em>workshop</em>, seminar, sesi diskusi, maupun aktivitas lain untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penggunaan AI khususnya melalui Google Gemini, serta mendorong pemanfaatan fitur Google AI Pro. Pada tahun sebelumnya, sebanyak 800 mahasiswa terpilih menjadi Google Student Ambassador dan mendapatkan berbagai manfaat, seperti pendampingan <em>one-on-one</em> <em>mentoring</em> bersama pakar AI, pelatihan serta <em>workshop</em> kepemimpinan eksklusif, hingga akses ke program Generative AI Leader Certification.&nbsp; Salah satu mahasiswa yang berhasil terpilih adalah Nisrina Ufaira Thifal, mahasiswi dari Politeknik STMI Jakarta.</p>



<p>Nisrina mengungkapkan bahwa ketertarikannya mengikuti program ini berawal dari rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba peluang baru yang dinilai dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus memperluas wawasan di bidang teknologi. Dalam proses seleksi, ia mengikuti tiga <em>challenge</em>. Pertama, mengidentifikasi masalah di kampus dan menawarkan solusi berupa fitur atau sistem menggunakan Gemini Canvas, “Waktu itu aku bikin web <em>booking </em>kelas pengganti, soalnya kelas ganti biasanya di luar jadwal dan harus <em>booking </em>ruangan dulu. Sekalian aku tambahin juga fitur peminjaman sarana prasarana kampus seperti proyektor,” ujarnya. <em>Challenge </em>kedua berupa pembuatan proposal acara kampus, sedangkan <em>challenge</em> ketiga adalah membuat video dari <em>prompt</em> yang di <em>generate </em>menggunakan Google Veo 3. Pada rangkaian seleksi tahap <em>self interview</em>, peserta diminta membuat video yang menjawab empat pertanyaan, “Di video itu, ada empat pertanyaan. Pertama, antusiasme kita tentang inovasi dan pandangan terhadap Google. Kedua, kalau bikin acara ngobrol santai soal teknologi, bagaimana konsep acaranya biar tetap rame dan seru. Ketiga, ungkap pengalaman ketika pernah ada di situasi tertentu yang bikin kita harus mikir <em>out of the box</em>. Keempat, kalau terpilih apa pencapaian yang paling membanggakan dan dampaknya untuk kampus,” ungkapnya.</p>



<p>Dalam menjalani proses seleksi, Nisrina mengaku menghadapi tantangan terkait <em>timeline </em>pengerjaan yang cukup berdekatan sehingga ia harus pandai mengatur waktu. Namun, tantangan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan rekomendasi Google untuk menggunakan Gemini sebagai alat bantu dalam mencari solusi. Menurut Nisrina, program GSA menjadi sarana untuk <em>self improvement</em> sekaligus memperluas relasi antar mahasiswa dari berbagai kampus. Manfaat tersebut juga ingin dirasakan oleh mahasiswa lain, salah satunya Zaniya Diyan sebagai calon peserta Google Student Ambassador, “Karena sebelumnya pernah jadi<em> brand ambassador</em>, jadi mau coba perusahaan yang lebih besar lagi yaitu Google. Menurut aku, jadi bagian dari GSA itu kesempatan yang keren buat belajar dari ahlinya, nambah relasi, dan bawa dampak positif juga buat kampus,” ujarnya.<br>Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar tentang AI dan <em>machine learning</em>, tetapi juga berkesempatan mengasah kemampuan seperti mengadakan pelatihan, berbagi pengetahuan kepada mahasiswa lain, serta membangun kebiasaan untuk menyampaikan ide secara kreatif dan inovatif.</p>



<p><strong>Penulis : Nandra Ayu Saputri<br>Editor : Gita Mega Putri Simanjuntak</strong></p>



<p></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/pendaftaran-google-student-ambassador-2026-dibuka-nisrina-ufaira-ungkap-pengalaman-sebelumnya/">Pendaftaran Google Student Ambassador 2026 Dibuka, Nisrina Ufaira Ungkap Pengalaman Sebelumnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/pendaftaran-google-student-ambassador-2026-dibuka-nisrina-ufaira-ungkap-pengalaman-sebelumnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>REACTOR : Lomba Teknologi-Industri Pertama Tingkat Nasional yang diselenggarakan Politeknik STMI Jakarta</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/reactor-lomba-teknologi-industri-pertama-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-politeknik-stmi-jakarta/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/reactor-lomba-teknologi-industri-pertama-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-politeknik-stmi-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 04:50:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[coding]]></category>
		<category><![CDATA[esports]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[lomba-nasional]]></category>
		<category><![CDATA[lomba-teknologi-industri]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[perlombaan]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[reactor]]></category>
		<category><![CDATA[robotics]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2080</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; REACTOR merupakan lomba nasional tingkat SMA/SMK/MA Sederajat serta tingkat Perguruan Tinggi dengan tema Robotics, Esports, Art, Code, Technology, Online Business, And Revolution.</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/reactor-lomba-teknologi-industri-pertama-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-politeknik-stmi-jakarta/">REACTOR : Lomba Teknologi-Industri Pertama Tingkat Nasional yang diselenggarakan Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211;</strong> <em>REACTOR merupakan lomba nasional tingkat SMA/SMK/MA Sederajat serta tingkat Perguruan Tinggi dengan tema Robotics, Esports, Art, Code, Technology, Online Business, And Revolution.</em></p>



<p>Politeknik STMI Jakarta menghadirkan REACTOR, sebuah kompetisi tingkat nasional yang membuka ruang kolaborasi, kreativitas, dan inovasi di bidang teknologi dan industri. Konsep REACTOR berawal dari diskusi antara dosen dan mahasiswa yang menyoroti belum adanya kompetisi di STMI yang relevan dengan perkembangan era digital. Dari diskusi tersebut, lahirlah ide untuk menciptakan ajang yang mendukung transformasi digital 4.0, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa maupun pelajar tingkat nasional dalam menunjukkan kemampuan mereka di bidang teknologi, robotika, desain, dan <em>e-sport</em>.</p>



<p>Pelaksanaan REACTOR dibagi menjadi dua metode pelaksanaan, yaitu <em>offline</em> dan <em>online</em> yang&nbsp; dimulai pada 25 November 2025. <em>Timeline</em> masing-masing perlombaan berbeda, pada lomba Hackathon dan Mobile Legend dilakukan tahap penyisihan secara <em>online</em> dan 19 Desember dilakukan penentuan tiga besar secara <em>offline</em>. Pada lomba Desain Poster, pengerjaan dilakukan setelah <em>technical meeting</em> dan diumumkan pemenangnya melalui instagram resmi REACTOR dan puncak acara. Sementara itu, lomba Line Follower dilaksanakan langsung secara <em>offline</em> pada tanggal&nbsp; 19 Desember. Puncak acara dilaksanakan pada 20 Desember 2025 melalui seremoni penyerahan hadiah kepada para pemenang dari seluruh kategori lomba.&nbsp;</p>



<p>Keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk panitia dan mendapat bimbingan langsung dari dosen pembina yaitu Febry P.J. Sibuea. Proses perekrutan panitia dilakukan melalui pendekatan personal, “Awalnya dengan pendekatan mengajak ketua dari tiap himpunan dan UKM dengan menanyakan ada tidak anggotanya yang ingin ikut berpartisipasi sebagai panitia dalam <em>event</em> ini, selain itu juga kami mengajak mahasiswa yang tidak ikut himpunan ataupun UKM, namun berminat untuk <em>join</em> kepanitian,” ujar Mayla selaku ketua pelaksana. Meskipun tidak membuka rekrutmen secara resmi, jumlah pendaftar sudah memenuhi kebutuhan panitia.&nbsp;</p>



<p>Kesuksesan acara tentunya tidak lepas juga dari antusiasme para peserta. Salah satunya adalah Arya, mahasiswa Sistem Informasi Industri Otomotif angkatan 2024 yang mengikuti lomba Hackathon. Keikutsertaannya bertujuan untuk mengasah kembali kemampuan <em>coding</em> yang sudah lama tidak digunakan dan persiapan untuk semester selanjutnya, “Saya lulusan SMK Rekayasa Perangkat Lunak, itu kan ibaratnya udah lama tidak <em>coding </em>atau latihan lagi, jadi Hackathon ini beri saya kesempatan untuk latihan atau mengulas yang dulu sudah pelajari,” ujar Arya. Dalam mengikuti lomba tersebut, Arya bersama timnya menyusun konsep aplikasi pemantauan wajah untuk keselamatan berkendara.&nbsp;</p>



<p>Dalam acara puncak, panitia mengumumkan para pemenang dari setiap cabang lomba REACTOR. Juara satu pada lomba Hackathon diraih oleh Tim 7<strong> </strong>Himalees, lomba Line Follower dimenangkan oleh Tim STMI Satu, dan lomba Desain Poster diraih oleh Nandra Ayu Saputri. Tim 7 Himalees turut menyampaikan kesan dan pesan mereka terhadap pelaksanaan REACTOR, “Sejauh ini acara ini sangat seru bagi kami. Sebagai angkatan 2022, kami belum pernah merasakan adanya acara sebesar ini di STMI, sehingga kesannya sangat menyenangkan dan membuat kami antusias,” ujar Yusuf sebagai anggota tim. Haidar sebagai salah satu anggota tim tersebut juga menambahkan, “Kesan yang saya rasakan sangat menarik, terutama sebagai mahasiswa semester akhir. Sebelum lulus, saya mendapatkan pengalaman baru dan alhamdulillah berhasil meraih juara,” ungkapnya.<br><br>Arya sebagai peserta berharap bahwa REACTOR dapat menjadi wadah pertemuan peserta dari berbagai daerah untuk saling belajar dan berbagi inovasi. Sementara itu, Mayla sebagai ketua pelaksana berharap agar REACTOR dapat menjadi acara berkelanjutan yang mampu meningkatkan <em>branding</em> Politeknik STMI Jakarta serta menjunjung sportivitas dan kualitas kompetisi.</p>



<p><strong>Penulis : Amira Najla Hartanti<br>Editor : Sheillomita Salsa Nabila P.J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/reactor-lomba-teknologi-industri-pertama-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-politeknik-stmi-jakarta/">REACTOR : Lomba Teknologi-Industri Pertama Tingkat Nasional yang diselenggarakan Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/reactor-lomba-teknologi-industri-pertama-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-politeknik-stmi-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 07:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi-bisnis-otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan-terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2077</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Febryanti Zahra Saifullah merupakan wisudawan terbaik Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) angkatan 2021 dengan IPK 3,90. Capaian tersebut membuatnya merasa bangga</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/">Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong>Febryanti Zahra Saifullah merupakan wisudawan terbaik Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) angkatan 2021 dengan IPK 3,90. Capaian tersebut membuatnya merasa bangga sekaligus haru karena berhasil menyelesaikan masa kuliah selama empat tahun dengan hasil yang memuaskan, “Haru dan bersyukur juga bisa dikasih kesempatan untuk ngebanggain orangtua dan pastinya bersyukur sama Allah atas semua kelancaran rezeki yang udah dikasih ke aku,” ujarnya. Keberhasilan ini menjadi wujud kerja keras sekaligus rasa tanggung jawabnya selama menempuh pendidikan.</p>



<p>Motivasi Febryanti memilih Prodi ABO berawal dari ketertarikannya pada dunia bisnis. Menurutnya, setiap perusahaan yang dibentuk pasti melibatkan proses bisnis sehingga muncul keinginan untuk memahami bagaimana bisnis dijalankan dengan baik. Ia menilai bahwa ABO memberi kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek manajemen sekaligus ruang untuk menentukan bidang yang paling diminati, “Bisnis itu cakupannya luas. Ada <em>Human Resource</em>, keuangan, pemasaran, dan operasional. Kita belajar semuanya, tetapi tetap memiliki kebebasan untuk memilih spesifikasi yang diminati,” ungkapnya.</p>



<p>Selama perkuliahan, Febryanti menyebut tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi akademik dan nonakademik. Dalam hal akademik, ia berupaya mempertahankan nilai semester satu hingga semester lima agar terus meningkat. Menurutnya, konsistensi nilai harus diiringi konsistensi belajar. Jika gaya belajar sejak SMA masih relevan maka dapat digunakan, tetapi jika tidak sesuai maka perlu disesuaikan kembali. Tantangan nonakademik juga cukup besar karena berbagai aktivitasnya akan menyita waktu. Dalam mengatasinya, ia menerapkan perencanaan harian dan mengurangi distraksi, “Cara mengatasinya adalah buat <em>to-do-list</em> setiap sebelum tidur, apa saja yang dikerjakan besok dari segi akademik maupun nonakademik dicatat semua. Dimulai dari hal-hal kecil seperti cuci piring, beresin tas, nyapu. Lalu sebisa mungkin mencegah berbagai distraksi, misalnya sudah ada <em>plan</em> mengerjakan PPT dan kuis, tapi teman ngajak main, sebisa mungkin ke diri kita sendiri untuk mencegah distraksi dan melakukan apa yang sudah kewajibannya,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Selain tantangan, Febryanti menilai seluruh pengalaman perkuliahan memberi pengaruh besar terhadap perkembangan diri. Perkuliahan membentuk <em>hardskill</em>&nbsp; di bidang <em>Human Resource</em>, <em>Marketing</em>, <em>Finance</em>, dan Operasional. Selain itu, organisasi paling kuat membentuk <em>softskill</em> dan kepribadiannya, “Pengalaman berpengaruh lainnya di organisasi. Menurutku itu yang paling berpengaruh juga ke <em>personality</em> aku, cara bersosialisasi, <em>softskill</em> seperti <em>leadership</em>, <em>communication</em>, <em>public speaking</em>, <em>problem solving</em>,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa organisasi melatihnya menyusun konsep, presentasi, hingga menjalankan acara sehingga membentuk keberanian, kepemimpinan, dan pola pikir kritis yang lebih siap untuk terjun ke dunia kerja.</p>



<p>Sebelumnya, Febryanti memiliki pengalaman magang sebagai Admin <em>Human Resources</em>. Saat ini ia bekerja di bidang <em>General Affairs</em> dan ingin mendalami <em>Human Resources and General Affairs</em> (HRGA). Ia juga tertarik mencoba kesempatan sebagai <em>Management Trainee</em> di perusahaan lain serta berkeinginan melanjutkan studi S2 Magister Administrasi Bisnis (MBA) jika diberi kesempatan.<br><br>Pesannya kepada mahasiswa untuk jangan terobsesi mengejar gelar wisudawan terbaik, “Gaperlu <em>title</em> wisudawan terbaik, yang penting sudah melakukan yang terbaik versi diri kamu sendiri, <em>title</em> itu bonus saja,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua sehingga harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, namun jangan pula ambis hingga melupakan waktu. Tetap nikmati masa kuliah, dengan tetap memahami apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab, terus <em>upgrade </em>diri setiap harinya untuk lebih baik daripada hari sebelumnya, serta yang terpenting berdoa kepada Tuhan.</p>



<p><strong>Penulis : Nandra Ayu Saputri<br>Editor : Sheillomita Salsa Nabila P.J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/">Febryanti Zahra Saifullah, Wisudawati Terbaik 2025 Prodi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) dengan IPK 3,90</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/febryanti-zahra-saifullah-wisudawati-terbaik-2025-prodi-administrasi-bisnis-otomotif-abo-dengan-ipk-390/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irmay Puspitaning Tyas Wisudawati Terbaik Prodi TKP Politeknik STMI Jakarta 2025 dengan IPK 3,87</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/irmay-puspitaning-tyas-wisudawati-terbaik-prodi-tkp-politeknik-stmi-jakarta-2025-dengan-ipk-387/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/irmay-puspitaning-tyas-wisudawati-terbaik-prodi-tkp-politeknik-stmi-jakarta-2025-dengan-ipk-387/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 07:51:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[teknik-kimia-polimer]]></category>
		<category><![CDATA[tkp]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan-terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2074</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Menjadi wisudawati terbaik Program Studi Teknik Kimia Polimer, Irmay Puspitaning Tyas memiliki berbagai pengalaman semasa kuliah. Kesibukannya tidak menjadi penghalang dirinya untuk</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/irmay-puspitaning-tyas-wisudawati-terbaik-prodi-tkp-politeknik-stmi-jakarta-2025-dengan-ipk-387/">Irmay Puspitaning Tyas Wisudawati Terbaik Prodi TKP Politeknik STMI Jakarta 2025 dengan IPK 3,87</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Menjadi wisudawati terbaik Program Studi Teknik Kimia Polimer, Irmay Puspitaning Tyas memiliki berbagai pengalaman semasa kuliah. Kesibukannya tidak menjadi penghalang dirinya untuk meraih IPK tinggi.</em></p>



<p>Politeknik STMI Jakarta telah menggelar wisuda ke-51 sekaligus Pengukuhan Guru Besar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Pada momen ini, Irmay Puspitaning Tyas menjadi salah satu wisudawati terbaik dari Program Studi Teknik Kimia Polimer dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87. Pencapaian tersebut tidak hanya datang begitu saja melainkan hasil dari proses panjang yang dijalani secara konsisten, serta dukungan dari berbagai pihak. Awalnya Irmay memilih prodi ini karena arahan orang tua, namun setelah menjalani perkuliahan dirinya justru semakin tertarik pada jurusan ini karena materinya yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan terus berkembang. Hal ini memotivasi dirinya untuk terus mempelajari bagaimana material dapat direkayasa menjadi lebih kuat, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi industri.</p>



<p>Selama menjadi mahasiswa, Irmay Puspitaning Tyas dihadapi oleh berbagai tantangan mulai dari menyeimbangkan waktu antara tugas kuliah, laporan praktikum, dan kegiatan organisasi. Ia menilai bahwa penyusunan laporan praktikum menuntut analisis yang mendalam, “Penyusunan laporan juga menuntut pemikiran kritis, karena ketika hasil praktikum tidak sesuai teori, saya harus mampu memberikan penjelasan ilmiah&nbsp;yang&nbsp;tepat,” ujarnya. Tantangan tersebut justru melatihnya untuk berpikir sistematis dan bertanggung jawab terhadap setiap proses akademik yang dijalani.</p>



<p>Selain berprestasi di bidang akademik, Irmay juga aktif dalam kegiatan nonakademik. Ia pernah dipercaya sebagai Duta Kampus Politeknik STMI Jakarta dan menjabat sebagai Ketua Pelaksana <em>Training Center</em> Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia (IMTEK). Menurutnya, penelitian tugas akhir merupakan pengalaman paling berpengaruh karena banyak mengajarkannya mengatasi masalah secara nyata, mengembangkan metode, dan bertanggung jawab terhadap proses ilmiah. Pengalaman ini jadi ilmu penting untuk perjalanan selanjutnya. Saat ini Irmay Puspitaning Tyas bekerja dibagian <em>Quality Management System</em> (QMS) atau Sistem Manajemen Mutu. Kedepannya ia ingin terus memberikan kontribusi terbaiknya pada posisi ini dan dapat terus mengembangkan kemampuannya untuk dapat berkontribusi di bidang <em>Research Material </em>terutama pada bagian polimer yang merupakan bidang yang sangat ia minati. Irmay berpesan untuk mahasiswa dalam kuliahnya agar memiliki sikap tidak ragu untuk bertanya, sikap terbuka serta keinginan untuk berkembang menjadi modal utama mahasiswa meraih pencapaian terbaiknya, bukan hanya dari nilai akademik namun dari dalam diri itu sendiri, “Kualitas diri tidak hanya dinilai dari nilai akademik, tapi juga dari sikap dan kerja keras. Fokuslah pada proses dan terus berkembang, karena hasil yang baik akan mengikuti,” ungkapnya. Menurutnya, mahasiswa juga harus berani memanfaatkan peluang, mencoba hal-hal baru, dan  konsisten.</p>



<p><strong>Penulis : Sheillomita Salsa Nabila P.J.<br>Editor : Gita Mega Putri S.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/irmay-puspitaning-tyas-wisudawati-terbaik-prodi-tkp-politeknik-stmi-jakarta-2025-dengan-ipk-387/">Irmay Puspitaning Tyas Wisudawati Terbaik Prodi TKP Politeknik STMI Jakarta 2025 dengan IPK 3,87</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/irmay-puspitaning-tyas-wisudawati-terbaik-prodi-tkp-politeknik-stmi-jakarta-2025-dengan-ipk-387/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Student OtoMarket : Ajang Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/student-otomarket-ajang-mahasiswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/student-otomarket-ajang-mahasiswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 05:01:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[student otomarket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2065</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Program studi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) telah melaksanakan Student OtoMarket yang merupakan bentuk implementasi dari mata kuliah Kewirausahaan, yang menjual berbagai produk</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/student-otomarket-ajang-mahasiswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/">Student OtoMarket : Ajang Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Program studi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) telah melaksanakan Student OtoMarket yang merupakan bentuk implementasi dari mata kuliah Kewirausahaan, yang menjual berbagai produk baik otomotif maupun non-otomotif.</em><em></em></p>



<p>Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) Politeknik STMI Jakarta melaksanakan kegiatan <em>Project-Based Learning</em>&nbsp;(PBL) melalui kegiatan Student OtoMarket. Student OtoMarket merupakan bentuk kegiatan implementasi dari mata kuliah Kewirausahaan yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa melalui praktik langsung. Program ini menjadi wadah penerapan teori sekaligus mencerminkan karakteristik Politeknik STMI Jakarta yang berfokus pada bidang otomotif. Stand tersebut memiliki keunikan dengan menggabungkan penjualan produk dan penyediaan jasa, “Stand ini memiliki keunikan yaitu diwajibkan untuk mahasiswa agar dapat menjual produk otomotif dan non-otomotif. Mereka dapat menawarkan jasa otomotif dengan perbandingan 80% atau 70% untuk otomotif, dan 30% atau 20% untuk non-otomotif,” ujar Ridho Hans Gurning sebagai dosen kewirausahaan. Hal ini menjadikan produk atau jasa yang dijual lebih dominan di bidang otomotif.</p>



<p>Kegiatan yang merupakan realisasi dari mata kuliah kewirausahaan ini memiliki sistem penilaian tersendiri. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab membuka stand, tetapi juga diwajibkan menjual minimal delapan produk otomotif secara individu. Jumlah produk yang berhasil dijual serta keuntungan yang diperoleh kemudian menjadi dasar dalam penilaian mata kuliah tersebut.</p>



<p>Kegiatan tersebut mendapat respons yang sangat positif dari warga kampus Politeknik STMI Jakarta, “Dilihat dari kuesioner kepuasan yang terhubung ke saya, hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 90% respon yang masuk tergolong baik,” ungkapnya. Kegiatan ini juga mampu menarik antusiasme dan menjadi acara yang diapresiasi oleh lingkungan kampus, “Customer saya ada yang berasal dari dosen program studi (Prodi) sebelah. Ia mengatakan senang dengan adanya kegiatan ini, karena tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk servis motor. Ketika sedang mengajar motornya dapat diservis, dan setelah mengajar motor saya sudah enak lagi,” ujar Falih selaku penjaga stand.</p>



<p>Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Student OtoMarket memberikan manfaat nyata bagi pelanggan sekaligus melatih kemampuan mahasiswa dalam memberikan layanan. Melihat antusiasme yang besar, program ini direncanakan untuk kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya. Student OtoMarket diharapkan terus menjadi wadah pengembangan kreativitas dan kemampuan wirausaha mahasiswa TRO, serta menciptakan pengalaman belajar yang langsung berkaitan dengan dunia industri.</p>



<p><strong>Penulis : Achmad Thoriq Pamungkas S.</strong><br><strong>Editor :</strong> <strong>Gita Mega Putri S.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/student-otomarket-ajang-mahasiswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/">Student OtoMarket : Ajang Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/student-otomarket-ajang-mahasiswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politeknik STMI Jakarta Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Masa Depan Melalui Pelatihan LeMMI 4.0</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-siapkan-mahasiswa-hadapi-industri-masa-depan-melalui-pelatihan-lemmi-4-0/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-siapkan-mahasiswa-hadapi-industri-masa-depan-melalui-pelatihan-lemmi-4-0/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 04:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[digital-manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[LeMMI 4.0]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2061</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Pelatihan LeMMI 4.0 menjadi jembatan nyata bagi mahasiswa Politeknik STMI Jakarta untuk mengasah keterampilan digital manufaktur, sekaligus menghubungkan pembelajaran di ruang kelas</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-siapkan-mahasiswa-hadapi-industri-masa-depan-melalui-pelatihan-lemmi-4-0/">Politeknik STMI Jakarta Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Masa Depan Melalui Pelatihan LeMMI 4.0</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Pelatihan LeMMI 4.0 menjadi jembatan nyata bagi mahasiswa Politeknik STMI Jakarta untuk mengasah keterampilan digital manufaktur, sekaligus menghubungkan pembelajaran di ruang kelas dengan kebutuhan dan tantangan yang relevan pada dunia industri modern.</em><strong></strong></p>



<p>Pelatihan <em>Lean Manufa</em>cturing Making Indonesia (<em>LeMMI</em>) 4.0 merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Perindustrian Jepang <em>Ministry of Economy, Trade and Industry</em>&nbsp;(METI) dan lembaga yang ditunjuk yaitu <em>The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships</em>&nbsp;(AOTS), dengan Kementerian Perindustrian Indonesia yang diadakan setiap tahunnya. Program ini hadir sebagai dukungan terhadap inisiatif <em>Making Indonesia</em>&nbsp;4.0 dengan fokus pada peningkatan efisiensi produksi serta penguatan kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dunia industri modern<strong>.</strong>&nbsp;&nbsp;Menurut Handoko Purwojatmiko, selaku salah satu pengajar pelatihan, mengungkapkan bahwa pelatihan tahun ini diselenggarakan di dua lokasi, yaitu PIDI dan Politeknik STMI Jakarta. Pelatihan untuk mahasiswa berlangsung selama sembilan hari dan berisi rangkaian materi serta praktik yang dirancang agar peserta dapat merasakan langsung suasana industri sebenarnya.<strong></strong></p>



<p>Tujuan utama pelatihan <em>LeMMI</em>&nbsp;4.0 adalah memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai dunia industri serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi program prakerin. Mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat bertaraf Internasional sebagai nilai tambah ketika mengikuti seleksi magang di perusahaan besar. Handoko menekankan bahwa pelatihan ini juga membentuk mahasiswa yang siap kerja dan memiliki etos kerja tinggi, “Dari pelatihan <em>LeMMI</em>&nbsp;4.0 membuat mahasiswa mampu untuk mengasah kemampuan berpikir kritis di waktu dan masa yang singkat, selain itu juga melatih <em>public speaking</em>&nbsp;karena setelah mengerjakan latihan atau soal, kita dituntut untuk presentasi didepan pemateri ataupun dosen dan pengerjaan di bawah tekanan waktu,” ujar Jubair menyampaikan pendapatnya sebagai salah satu mahasiswa pelatihan.</p>



<p>Materi yang diajarkan meliputi <em>Lean Monozukuri</em>, <em>Lean Manufacturing</em>, <em>Lean Maintenance</em>, <em>IoT</em>, dan <em>Digital Lean Manufacturing</em>. Dari sisi materi, pelatihan LeMMI 4.0 tidak mengalami banyak perubahan dari pelatihan LeMMI 4.0 pada tahun &nbsp;sebelumnya. Perbedaan tahun ini terletak pada tidak adanya perwakilan Jepang sebagai <em>observer</em>. Oleh karena itu, sebagai gantinya, Harsono dari IAIPD hadir berperan mengawasi jalannya pelatihan. Selain itu, peserta tahun ini tidak hanya dari program studi Teknik Industri Otomotif (TIO) Dan Teknik Rekayasa Otomotif (TRO). Namun, pelatihan tahun ini juga diikuti oleh mahasiswa dari program studi Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO), Administrasi Bisnis Otomotif (ABO), dan Teknik Kimia Polimer (TKP), sehingga semua program studi dapat merasakan pelatihan <em>LeMMI</em>&nbsp;4.0, serta dapat menerapkan ilmu yang didapat pada dunia industri kedepannya.<strong></strong></p>



<p>Pihak kampus berharap pelatihan ini dapat menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum Prakerin dan menjadi tenaga kerja yang siap di dunia industri. Mahasiswa diharapkan mampu menguasai teori dan praktik industri serta membawa nilai-nilai budaya kerja Jepang ke dalam industri, “Mahasiswa yang sudah mengikuti pelatihan <em>LeMMI </em>4.0 ini punya nilai jual yang bagus seperti sertifikat bertaraf Internasional, <em>knowledge</em>, siap kerja<em> </em>dan juga lebih memahami budaya kerja Jepang seperti <em>just in time</em>.<em>”</em> Selain itu, Jubair merasa bahwa pelatihan ini menjadi sarana pematangan diri dan pembentukan karakter sebelum menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.</p>



<p><strong>Penulis : Ilham Julian H.</strong><br><strong>Editor : Lifa Ansyaresti S.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-siapkan-mahasiswa-hadapi-industri-masa-depan-melalui-pelatihan-lemmi-4-0/">Politeknik STMI Jakarta Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Masa Depan Melalui Pelatihan LeMMI 4.0</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-siapkan-mahasiswa-hadapi-industri-masa-depan-melalui-pelatihan-lemmi-4-0/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Efektivitas Hybrid Learning Pada Perkuliahan</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/efektivitas-hybrid-learning-pada-perkuliahan/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/efektivitas-hybrid-learning-pada-perkuliahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 09:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[hybrid-learning]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2057</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Perkembangan teknologi telah mengubah cara mahasiswa menimba ilmu. Sejak pandemi, sistem hybrid learning dimana perpaduan antara pembelajaran daring dan luring masih menjadi</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/efektivitas-hybrid-learning-pada-perkuliahan/">Efektivitas Hybrid Learning Pada Perkuliahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Perkembangan teknologi telah mengubah cara mahasiswa menimba ilmu. Sejak pandemi, sistem hybrid learning dimana perpaduan antara pembelajaran daring dan luring masih menjadi pilihan berbagai perguruan tinggi, namun efektivitasnya dipertanyakan.</em></p>



<p>Metode <em>hybrid learning </em>memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran karena mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja, sekaligus tetap mendapatkan kesempatan berinteraksi langsung dengan dosen dan teman sekelas. Metode ini mendorong mahasiswa untuk belajar mandiri namun tetap mendapat bimbingan, &nbsp;sehingga menjadi solusi adaptif ditengah kebutuhan efisiensi waktu dan jarak. &nbsp;</p>



<p>Achmad Zawawi, yang pernah menerapkan metode pembelajaran tersebut kepada mahasiswa menilai bahwa pembelajaran daring cocok diterapkan pada mata kuliah teoritis karena lebih efisien dan memungkinkan mahasiswa belajar dimana saja. Namun, untuk mata kuliah praktik ia menegaskan kegiatan tatap muka lebih efektif karena interaksi langsung sangat dibutuhkan, meskipun di zoom tersedia papan tulis, suasana pembelajaran tetap terasa kurang nyaman. Menurutnya, kendala terbesar sistem daring adalah kedisiplinan mahasiswa dimana kurangnya kesiapan mahasiswa dalam menentukan posisi belajar yang tepat. Pembelajaran daring sebaiknya dilakukan dalam situasi kondisi yang tenang dan tetap, seperti di rumah agar proses belajar tetap efektif, “Makanya kalau <em>online </em>harus di rumah, mempersiapkan posisi untuk belajar bukan di jalan. Dapat berada di rumah, di kelas atau di kampus yang penting bukan dalam kondisi <em>moving</em>,” ujarnya. Selain itu, keterbatasan fasilitas seperti penggunaan akun Zoom premium juga menjadi hambatan tersendiri dalam pelaksanaan kelas daring.</p>



<p>Pandangan berbeda datang dari Safira, mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Ia justru merasakan manfaat dari penerapan <em>hybrid learning</em>, dimana pemahaman materi meningkat karena dapat mengulang pembelajaran dari rekaman video pada saat proses pembelajaran. Safira menilai <em>hybrid learning </em>melalui forum luring membantu meningkatkan interaksi dan partisipasi dalam kelas, sedangkan melalui forum daring mahasiswa bisa lebih bebas menyampaikan ide dan berdiskusi tanpa rasa canggung, ”Untuk daring interaksi dengan dosen dan teman juga menjadi lebih mudah dan fleksibel dalam diskusi, sedangkan kalo luring memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung,” ungkapnya.</p>



<p>Disamping itu, terdapat kendala yang dialami Safira seperti koneksi internet yang tidak stabil, kesulitan membagi waktu antara jadwal daring dan luring karena keduanya membutuhkan fokus dan persiapan yang berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut, ia berusaha memastikan koneksi internet dalam kondisi baik, menggunakan perangkat yang kompatibel, serta membuat jadwal yang efektif dalam mengatur waktu.</p>



<p>Secara keseluruhan, <em>hybrid learning</em>&nbsp;dinilai efektif jika dijalankan dengan kesiapan teknologi, kedisiplinan, serta kemampuan manajemen waktu yang baik. Bagi dosen, sistem pembelajaran ini dinilai efisien untuk penyampaian materi teoritis, sedangkan bagi mahasiswa, <em>hybrid learning</em>&nbsp;menawarkan kemudahan akses dan fleksibilitas dalam mengatur waktu belajar.</p>



<p><strong>Penulis : Ananda Khairunisa Violeta</strong><br><strong>Editor : Sheillomitha Salsa Nabila P. J.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/efektivitas-hybrid-learning-pada-perkuliahan/">Efektivitas Hybrid Learning Pada Perkuliahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/efektivitas-hybrid-learning-pada-perkuliahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politeknik STMI Jakarta Dorong Pembinaan Usaha Melalui Inkubator Bisnis</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-dorong-pembinaan-usaha-melalui-inkubator-bisnis/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-dorong-pembinaan-usaha-melalui-inkubator-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 09:19:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[inkubator-bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[legalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[praktikum]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2054</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Unit Inkubator Bisnis Politeknik STMI Jakarta menjadi wadah pembinaan yang menyediakan pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi kesiapan tenant sebelum dilepas menjadi startup Inkubator</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-dorong-pembinaan-usaha-melalui-inkubator-bisnis/">Politeknik STMI Jakarta Dorong Pembinaan Usaha Melalui Inkubator Bisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Unit Inkubator Bisnis Politeknik STMI Jakarta menjadi wadah pembinaan yang menyediakan pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi kesiapan tenant sebelum dilepas menjadi startup</em><em></em></p>



<p>Inkubator Bisnis (Inbis) merupakan unit di Politeknik STMI Jakarta yang dibuat berdasarkan program kerja dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk pendampingan startup maupun usaha yang sudah berjalan supaya mereka dapat berkembang. Unit ini berfokus membina para tenant agar menjadi wirausaha baru dan memberikan pelatihan <em>public speaking</em>&nbsp;untuk para tenant, “Kegiatan Inkubator Bisnis dimulai dari persiapan merekrut&nbsp;<em>tenant </em>baru, setelah itu mereka akan masuk ke masa inkubasi,&nbsp;lalu akan kami lakukan pelatihan dan pendampingan.&nbsp;Kemudian kalau kami evaluasi mereka sudah siap untuk dilepas menjadi startup, mereka akan kami lepas,” ujar Irma Agustiningsih selaku ketua unit inkubator bisnis. Program Inbis telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya dan terlaksana melalui&nbsp;kerja sama dengan Balai Diklat Industri Jakarta dan IKMA Kemenperin. Pembukaan program dilaksanakan di Politeknik STMI Jakarta, sedangkan pelatihannya dilakukan di Balai Diklat Industri Jakarta. Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari sembilan modul penting yang berkaitan dengan proses bisnis.</p>



<p>Pendaftaran <em>tenant</em><em>&nbsp;</em>diperuntukkan bagi alumni Politeknik STMI Jakarta dan masyarakat umum, sedangkan mahasiswa aktif belum diperbolehkan mendaftar sesuai dengan aturan dari Kementerian.<em>&nbsp;</em>Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 22 peserta dari 13 <em>tenant</em>&nbsp;dan melibatkan mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) dalam pelaksanaannya.&nbsp;Hari pertama diisi dengan materi seputar Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan materi pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Pada hari kedua, terdapat&nbsp;<em>talkshow </em>bersama enam&nbsp;<em>tenant</em>&nbsp;mengenai bagaimana mereka merilis dan membangun usahanya. Selain itu, terdapat pula pameran bagi produk&nbsp;<em>tenant</em>&nbsp;di aula lantai tujuh berupa bazar makanan, serta bengkel perbaikan motor yang dikelola mahasiswa TRO.</p>



<p>Acara Inkubator Bisnis memberikan kuota kepada lima <em>tenant</em> dalam pendampingan pendaftaran NIB dan merek HaKI, serta lima kuota untuk sertifikasi halal untuk melegalisasi usaha. Melalui program ini peserta memperoleh pengetahuan khususnya terkait legalitas usaha, “Pastinya kita tambah pengetahuan dalam hal proses menjalankan bisnis khususnya legalitas usaha, pastinya kita juga akan memakai itu untuk usaha kita,” ujar Andi Yulianita sebagai peserta dari <em>tenant</em> Rekaloka.</p>



<p>Melalui Inbis, para peserta <em>tenant</em> diharapkan memahami secara menyeluruh proses pendirian dan legalisasi usaha secara mendalam. Legalisasi usaha penting karena melindungi merek dagang, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka akses terhadap pelatihan maupun bazar kewirausahaan. Kerjasama yang terjalin dengan KT&amp;G diharapkan dapat terus mendukung keberlanjutan program Inbis. Unit Inkubator Bisnis memiliki rencana untuk berkolaborasi dalam memfasilitasi izin bagi mahasiswa dalam mendaftarkan bisnisnya menjadi <em>tenant</em>. Rencana keberlanjutan program ini dimulai dari pengajuan proposal kerjasama, melalui langkah ini diharapkan akan lahir lebih banyak startup dan usaha baru sesuai dengan program Kemenperin dan pemerintah.</p>



<p><strong>Penulis : Sheillomita Salsa Nabila P. J.</strong><br><strong>Editor : Muhammad Nur Ikhsan</strong></p>



<p></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-dorong-pembinaan-usaha-melalui-inkubator-bisnis/">Politeknik STMI Jakarta Dorong Pembinaan Usaha Melalui Inkubator Bisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-dorong-pembinaan-usaha-melalui-inkubator-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Visi dan Misi Serta Harapan Duta Kampus Politeknik STMI Jakarta</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/visi-dan-misi-serta-harapan-duta-kampus-politeknik-stmi-jakarta/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/visi-dan-misi-serta-harapan-duta-kampus-politeknik-stmi-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 10:26:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[duta-kampus]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[info-kampus]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<category><![CDATA[visi-misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lpmindustria.com/?p=2051</guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Terpilih sebagai duta kampus bukan sekadar kebanggaan, tetapi amanah untuk membawa nama baik kampus. Gelar ini kini diemban oleh Muhammad Albahru Perdanakasih</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/visi-dan-misi-serta-harapan-duta-kampus-politeknik-stmi-jakarta/">Visi dan Misi Serta Harapan Duta Kampus Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Terpilih sebagai duta kampus bukan sekadar kebanggaan, tetapi amanah untuk membawa nama baik kampus. Gelar ini kini diemban oleh Muhammad Albahru Perdanakasih dan Aida Rosita</em><em>&nbsp;setelah</em><em>&nbsp;menonjol dalam </em><em>proses</em><em>&nbsp;seleksi.</em><em></em></p>



<p>Alba dan Aida sebagai duta kampus &nbsp;terpilih memiliki pandangan yang jelas mengenai peran yang mereka emban. Visi dan misi keduanya menjadi dasar penting dalam menjalankan amanah tersebut. Dari sinilah terlihat bagaimana mereka ingin memberi kontribusi lebih bagi mahasiswa dan Kampus Politeknik STMI Jakarta. Alba memiliki visi menjadi duta kampus yang inspiratif, berintegritas, dan berdedikasi bagi Politeknik STMI Jakarta. Ia ingin berperan sebagai penghubung antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat melalui komunikasi yang efektif dan aspiratif, “Saya bertekad menjadi teladan dengan menunjukkan prestasi, sikap, dan integritas yang konsisten,” ujarnya.&nbsp;Selain itu, ia berkomitmen menginisiasi program pengembangan diri mahasiswa serta mempromosikan citra positif kampus di berbagai kesempatan.</p>



<p>Aida memiliki visi menjadikan duta kampus sebagai wajah inspiratif mahasiswa vokasi yang profesional, berintegritas, dan siap bersaing di era global. Ia ingin sumber daya manusia STMI dikenal bukan hanya melalui bidang otomotif dan manajemen industri, tetapi juga melalui kualitas dan karakter mahasiswanya,&nbsp;“Saya ingin STMI lebih dikenal dan diingat sebagai kampus vokasi dengan SDM unggul,” ujarnya. Melalui kegiatan positif, pengembangan <em>soft skill</em>, serta keseimbangan akademik dan non-akademik, Aida bertekad memperkuat citra kampus di lingkungan masyarakat luas.</p>



<p>Penilaian dalam ajang ini terbagi ke dalam dua sesi utama. Dua sesi tersebut yaitu&nbsp;pengenalan dan tanya jawab, “<em>Public speaking</em>&nbsp;sudah pasti penting, tapi yang lebih utama adalah konten yang disampaikan, program yang akan dilakukan, dan relevansinya dengan STMI sebagai perguruan tinggi vokasi,” ungkap Fitra Aprilindo Sase sebagai salah satu juri. Ia menambahkan bahwa cara menjawab, pengelolaan waktu, dan kepercayaan diri juga menjadi aspek penting. Penilaian pun dilakukan independen oleh masing-masing juri.&nbsp;Berdasarkan hasil penilaian, Alba dianggap unggul karena konsistensi dan ketenangan dalam menjawab pertanyaan. Sementara itu, Aida dinilai menonjol melalui keberanian menggunakan bahasa Inggris, visi yang luas, dan teknik penyampaian pidato yang baik. Fitra menyampaikan penilaian bahwa keduanya memang menonjol dibandingkan peserta lain, hal itu berdasarkan akumulasi nilai dan akhirnya berhasil menempati posisi teratas.</p>



<p>Fitra juga menyampaikan harapannya agar Alba dan Aida mampu menjadi&nbsp;<em>role model</em>&nbsp;bagi mahasiswa lain. Ia menekankan pentingnya peran keduanya, “Mereka harus bisa jadi inspirasi, menunjukkan bahwa kuliah bukan hanya sekadar pulang-pergi, tapi juga ikut kegiatan, menambah kompetensi, dan menularkan semangat positif,” ungkapnya. Harapannya, keberadaan duta kampus benar-benar&nbsp;dapat memberikan dampak nyata dan mendorong mahasiswa lain untuk ikut berprestasi.&nbsp;Visi, misi, serta harapan yang disampaikan menjadi dasar penting bagi perjalanan Alba dan Aida sebagai duta kampus. Bukan hanya membawa nama baik pribadi, mereka juga memikul tanggung jawab untuk mengangkat citra almamater. Dengan semangat yang mereka tunjukkan, keduanya layak menjadi duta kampus Politeknik STMI Jakarta. Kehadiran mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.</p>



<p><strong>Penulis : Laras Endah Hapsari<br>Editor : Lifa Ansyaresti S.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/visi-dan-misi-serta-harapan-duta-kampus-politeknik-stmi-jakarta/">Visi dan Misi Serta Harapan Duta Kampus Politeknik STMI Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/visi-dan-misi-serta-harapan-duta-kampus-politeknik-stmi-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
