Ki Ageng Suryamentaraman: Ilmu Sebagai Awal Kebahagiaan
lpmindustria.com – Ki Ageng Suryamentaraman percaya bahwa sebuah ilmu yang mengajarkan sebuah kebaikan tanpa adanya pikiran buruk kepada orang lain akan melahirkan sebuah kebaikan. Karena
lpmindustria.com – Ki Ageng Suryamentaraman percaya bahwa sebuah ilmu yang mengajarkan sebuah kebaikan tanpa adanya pikiran buruk kepada orang lain akan melahirkan sebuah kebaikan. Karena
lpmindustria.com – Fenomena beauty privilege masih banyak terjadi di tengah masyarakat. Standar kecantikan yang terbentuk akibat fenomena tersebut dapat mengikis rasa percaya diri karena
lpmindustria.com – Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Peringatan tersebut bersamaan dengan lahirnya organisasi Budi Utomo yang memiliki peran penting untuk masyarakat
lpmindustria.com – Melakukan tes rapid antigen sudah menjadi kewajiban yang berlaku di bandara bagi para penumpangnya. Sayangnya, terdapat beberapa oknum yang justru menyalahi penerapan protokol
lpmindustria.com – Beberapa waktu lalu, pemerintah menerbitkan edaran terkait peniadaan mudik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442H . Namun, hal ini justru membuat masyarakat
lpmindustria.com – Media sosial digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti bertukar berita, berkenalan dan berdiskusi dengan orang lain, dan masih banyak lagi. Namun, banyak juga
lpmindustria.com – Orang senang, mendengarkan ‘musik senang’. Orang sedih, mengenarkan ‘musik sedih’. Begitulah kebenarannya. Semua orang pasti pernah mendengarkan musik. Musik begitu erat dengan kehidupan
Jatuh Jatuh, jatuh, jatuh, jatuh Luka, biru, memar, darah Tangis, teriak, amarah, putus asa Kaca, gelas, pena, kuas Tulis, gambar, keluarkan Keluarkan
Hai kawan!! Tak masalah bukan? Kita memang tak sekuat karang di laut Tak bisa sejernih air pula Masih terus harus berbenah Itu memang sudah
lpmindustria – Kesalahan dari penggunaan dan pengartian suatu peribahasa dapat mengakibatkan timbulnya kesesatan berpikir yang akan berdampak buruk terhadap makna dan tujuan dari peribahasa tersebut.