lpmindustria.com – Pemilihan duta kampus bukan hanya sekadar seremonial, tetapi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Tahun ini, Muhammad Albahru Perdanakasih dan Aida Rosita berhasil menyandang gelar tersebut di Politeknik STMI Jakarta.
Albahru, memperkenalkan dirinya sebagai mahasiswa Prodi Teknik Industri Otomotif angkatan 2024. Selain fokus pada kuliah, ia gemar membaca novel dan menekuni pekerjaan di beberapa platform digital. Aktivitas ini menurutnya bukan hanya untuk menambah uang saku, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan soft skill yang dibutuhkannya. Dengan cara itu, ia merasa dapat mengembangkan diri di luar kelas. Selain itu, untuk pengembangan dirinya, ia juga mengikuti ajang pemilihan duta kampus, “Saya berharap bisa meningkatkan potensi pada diri saya, menambah relasi, dan membawa nama baik kampus melalui program edukasi, promosi, maupun sosial,” ujarnya. Ia menilai kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar dan menunjukkan bahwa mahasiswa bisa berkembang tidak hanya di kelas.
Sementara itu, Aida Rosita adalah mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2024. Ia aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik, mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa KSR, lomba business plan, hingga aktivitas sosial dan relawan. Semua pengalaman itu membentuk Aida menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Aida juga menjadi salah satu mahasiswa yang mengikuti ajang duta kampus, “Tidak ada salahnya untuk mencoba, karena saya ingin bahwa duta kampus tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga membawa perubahan dengan menjembatani potensi mahasiswa dan kebutuhan kampus,” ungkapnya. Dorongan itu membuatnya yakin untuk mencoba peran yang menurutnya penting bagi mahasiswa. Dengan begitu, citra kampus dapat diperkuat sekaligus memberi inspirasi bagi mahasiswa lain.
Proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahap yang menuntut kesiapan peserta. Sehari sebelum acara puncak, para peserta membuat video berisi perkenalan diri, motivasi, visi, dan hobi yang diunggah melalui Google form. Pada hari puncak, ketiga belas peserta diperintahkan untuk menyampaikan pidato singkat mengenai Indonesia Emas 2045 serta industri otomotif. Pada tahap selanjutnya, pihak program studi menyeleksi guna menentukan finalis yang berhak lanjut ke tahap berikutnya.
Perjalanan Alba dan Aida membuktikan semangat, usaha, dan keberanian untuk mencoba bahwa mereka mampu melewati penyeleksian hingga akhirnya dinyatakan sebagai duta kampus Politeknik STMI Jakarta, keduanya menunjukkan konsistensi dan dedikasi. Hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk berkembang, selama berani untuk mencoba dan melangkah.
Penulis : Laras Endah Hapsari
Editor : Lifa Ansyaresti S.

