lpmindustria.com – Buku merupakan bagian penting dalam perkembangan umat manusia. Pada era ini, bentuk buku telah mengalami evolusi. Kini buku fisik telah bertransformasi menjadi buku digital. Namun, buku fisik memiliki alasan yang membuatnya tetap eksistensi di era buku digital.
Buku fisik merupakan sebuah wadah atau media yang berfungsi menampung informasi, ide, pengetahuan, serta pendapat dalam bentuk lembaran-lembaran kertas yang dikumpulkan menjadi satu. Buku fisik telah berperan penting dalam kemajuan dan perkembangan umat manusia dari masa ke masa. Selain itu, buku fisik juga telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan kemajuan teknologi, buku digital saat ini semakin digemari. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai eksistensi buku fisik di era digital. Buku fisik dipertanyakan terkait kemampuannya dalam bertahan di tengah maraknya buku digital, dan dikhawatirkan akan lenyap dikalahkan oleh kehadiran buku digital.
Perkembangan teknologi dan perangkat digital yang semakin digemari, semakin banyak juga orang yang menggemari buku digital. Buku digital unggul dalam hal portabilitas dan aksesibilitas. Selain praktis dan mudah dibawa, buku digital juga dapat diakses di berbagai media digital, ini sangat berguna bagi mereka yang suka bepergian atau memiliki keterbatasan ruang. Namun, membaca buku fisik melibatkan lebih dari sekadar membaca kata-kata, pengalaman sensorial juga menjadi bagian penting. Sentuhan, sensasi membalik lembaran kertas, dan aroma khas buku memberikan kenikmatan tersendiri yang tidak bisa ditemukan pada buku digital.
Berdasarkan wawancara dengan Bapak Fajar Setyaning Dwi Putra, sebagai dosen di Politeknik STMI Jakarta yang pernah menerbitkan buku fisik, beliau menyampaikan pendapatnya, “Sebagian waktu saya berada di perpustakaan. Minat baca mahasiswa terhadap tugas akhir cukup besar, hal ini termasuk kategori buku fisik. Buku-buku yang ada di perpustakaan di sini cukup banyak dimanfaatkan dan dibaca oleh mahasiswa. Artinya, generasi Z juga memiliki minat yang cukup besar pada buku fisik. Kalau di generasi milenial masih cukup banyak, walaupun sudah ada juga yang beralih ke digital, khususnya jika berkaitan dengan informasi seperti koran,” ungkapnya.
Buku fisik tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang, terutama dalam mencari pengalaman membaca yang sensorial dan klasik. Buku fisik tetap memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh buku digital dan tidak akan dapat digantikan oleh buku digital seperti pengalaman sensorial, sentuhan kertas, sensasi membalik lembaran kertas, aroma khas buku, dan konsentrasi lebih tinggi. Oleh karena itu, buku fisik tetap memiliki eksistensi dalam era digital ini.
Penulis : Gita Mega Putri Simanjuntak
Editor : Sheillomitha Salsa Nabila Putri Jofanala

