<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jepang Arsip - LPM Industria</title>
	<atom:link href="https://lpmindustria.com/tag/jepang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lpmindustria.com/tag/jepang/</link>
	<description>Intelek dan Berbudaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://lpmindustria.com/lpmindustria/wp-content/uploads/2025/03/logo_industria-150x150.png</url>
	<title>jepang Arsip - LPM Industria</title>
	<link>https://lpmindustria.com/tag/jepang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belajar tentang Kehilangan dari Novel Jika Kucing Lenyap dari Dunia</title>
		<link>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/belajar-tentang-kehilangan-dari-novel-jika-kucing-lenyap-dari-dunia/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/belajar-tentang-kehilangan-dari-novel-jika-kucing-lenyap-dari-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2022 23:14:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sastra & Opini]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Judul &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Jika Kucing Lenyap dari Dunia Penulis &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Genki Kawamura Penerjemah &#160;&#160;&#160; : Ribeka Ota Genre &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Fantasi Penerbit &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/belajar-tentang-kehilangan-dari-novel-jika-kucing-lenyap-dari-dunia/">Belajar tentang Kehilangan dari Novel Jika Kucing Lenyap dari Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Jika Kucing Lenyap dari Dunia</p>
<p>Penulis &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Genki Kawamura</p>
<p>Penerjemah &nbsp;&nbsp;&nbsp; : Ribeka Ota</p>
<p>Genre &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Fantasi</p>
<p>Penerbit &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : BACA</p>
<p>Halaman&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : 255 halaman</p>
<p>Harga &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Rp 78.000,- (Pulau Jawa)</p>
<p style="text-align:justify"><em>&ldquo;Semakin sibuk dikejar hal-hal yang ada di depan mata, aku semakin kehilangan waktu untuk melakukan hal yang benar-benar penting. Dan gawatnya, kita sama sekali tidak sadar telah kehilangan waktu yang berharga itu.&rdquo;</em> (Jika Kucing Lenyap dari Dunia: 160)</p>
<p style="text-align:justify">Itulah penggalan kalimat yang ada dalam buku <em>Sekai Kara Nek Oga Kieta Nara</em> atau <em>Jika Kucing Lenyap dari Dunia</em> karya Genki Kawamura, seorang penulis novel dan produser film asal Jepang, yang telah memenangkan penghargaan Asia Pacific Screen Awards untuk kategori Best Animated Feature Film pada salah satu judul filmnya, yaitu <em>Tenki no ko</em> (2019).</p>
<p style="text-align:justify">Secara garis besar, novel Jika Kucing Lenyap dari Dunia menceritakan tentang seorang pemuda penyendiri pengidap kanker akut yang usianya diperkirakan sudah tidak akan lama lagi. Hal tersebut membuat pemuda itu merasa kacau, hingga akhirnya ia bertemu dengan sesosok iblis bernama Aloha. Aloha yang sebenarnya telah mengetahui kekalutan pemuda itu lantas menawarkan satu pilihan. Aloha akan menyambung nyawa pemuda itu satu hari apabila ia bersedia menghilangkan satu hal dari dunia.</p>
<p style="text-align:justify">Meskipun awalnya bimbang untuk menyetujui tawaran itu, di kemudian hari, keduanya pun menjalin perjanjian tersebut. Semenjak saat itu, beberapa hal krusial di dunia ini telah hilang dan beberapa lainnya terancam hilang, termasuk Kubis, kucing kesayangan pemuda itu, demi menyambung umurnya.</p>
<p style="text-align:justify">Jika dipandang sekilas, novel fantasi yang menjadi salah satu novel <em>best seller</em> penerbit BACA di tahun 2021 ini hanya menceritakan sesuatu yang ringan. Sesuatu yang dirasa hanya sebatas dongeng belaka. Namun apabila dibaca saksama, cerita yang dibawakan lebih dari itu. Pada saat Aloha menawarkan pilihan, satu hari penambahan nyawa harus dibayar dengan satu kali kehilangan suatu hal, itu artinya novel ini hendak memberitahu pembaca bahwa bila kita menginginkan suatu hal untuk datang, kita juga harus siap kehilangan suatu hal yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify">Bahkan secara halus, novel ini mendorong pembaca untuk menyadari bahwa manusia sering kali merasa akan pentingnya suatu hal ketika hal tersebut telah tiada. Sebagaimana yang telah dialami pemuda yang ada di novel ini. Setelah ibunya meninggal dunia, ia baru mengerti, ia tidak pernah benar-benar menghargai setiap hal yang dilakukan bersama ibunya.</p>
<p style="text-align:justify">Novel ini dikemas dengan sederhana dan menggunakan bahasa yang mudah dipaham, sehingga berhasil mengundang gelak tawa dan sedu dalam sekali waktu. Meskipun ada beberapa bagian cerita yang bisa ditebak, novel yang juga hadir dalam versi film ini mampu menjadi salah satu rekomendasi buku yang baik, terlebih untuk pecinta kucing karena dapat mempererat hubungannya dengan kucing peliharaannya sebagai dampak dari setiap perlakuan hangat si pemuda kepada Kubis.</p>
<p><strong>Penulis: Affifah Nasrillah<br />
Editor: Ela Auliyana</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/belajar-tentang-kehilangan-dari-novel-jika-kucing-lenyap-dari-dunia/">Belajar tentang Kehilangan dari Novel Jika Kucing Lenyap dari Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/sastra-&#038;-opini/belajar-tentang-kehilangan-dari-novel-jika-kucing-lenyap-dari-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satelit Nano SS-1 Milik Indonesia Siap Mengorbit</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/satelit-nano-ss1-milik-indonesia-siap-mengorbit/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/satelit-nano-ss1-milik-indonesia-siap-mengorbit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 19:30:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Industri dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mendukung pengembangan satelit nano SS-1 karya anak bangsa yang akan diluncurkan April 2022 guna mendukung Indonesia di</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/satelit-nano-ss1-milik-indonesia-siap-mengorbit/">Satelit Nano SS-1 Milik Indonesia Siap Mengorbit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211; </strong><em>Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mendukung pengembangan satelit nano SS-1 karya anak bangsa yang akan diluncurkan April 2022 guna mendukung Indonesia di era digitalisasi.</em></p>
<p style="text-align:justify">Dikutip dari konferensi pers &ldquo;Rencana Peluncuran Satelit Nano Indonesia&rdquo; yang diadakan pada Senin (25/10/2021), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah mendukung riset dan pengembangan teknologi satelit nano yang dikerjakan oleh beberapa mahasiswa dan akademisi Universitas Surya. &ldquo;Kemenkominfo membantu perizinan <em>filing </em>atau dokumen teknis sistem orbit satelit kepada Internasional Telecommunication Union serta proses koordinasi satelit secara internasional,&rdquo; ujar Johnny Gerard Plate.</p>
<p style="text-align:justify">Melansir dari jurnal &ldquo;Potensi Nano Satelit sebagai Teknologi Satelit Masa Depan&rdquo;, satelit nano sendiri merupakan satelit yang dirancang berukuran kecil dengan dimensi 10x10x10 cm dengan bobot kurang dari 10 kilogram (kg). Biasanya diluncurkan dengan menumpang satelit besar (<em>piggyback</em>) atau melalui stasiun luar angkasa (ISS). Disadur dari <em>surya.ac.id</em>, satelit nano ini dapat berfungsi sebagai transfer data, <em>repeater</em> (baca: pengulang) untuk komunikasi data, sistem pelaporan paket otomatis (APRS), pengumpulan data untuk bencana alam, dan masih banyak lagi.</p>
<p style="text-align:justify">Berdasarkan jurnal yang sebelumnya, Satelit nano juga memiliki keunggulan seperti biaya pembuatannya lebih murah karena ukurannya kecil. Selain itu, satelit ini diluncurkan dengan cara menumpang satelit yang besar maupun satelit nano lainnya, sehingga dapat memangkas biaya, tidak memerlukan fasilitas yang besar dan mahal. Dengan demikian, perusahaan dapat membuat satelit dalam jumlah banyak (<em>constellation</em>) untuk memperoleh data pengamatan yang lebih cepat.</p>
<p style="text-align:justify">Untuk progresnya sendiri, riset serta pembuatan satelit nano karya anak bangsa yang diberi nama Surya Satellite-1 (SS-1) ini dimulai dari tahun 2016 dan sekarang telah memasuki tahap <em>final testing</em>. Rencananya, SS-1 akan dikirim ke Jepang pada bulan Desember 2021 ini dan akan diluncurkan per April 2022. &ldquo;Saya ingin melaporkan bahwa mereka harus mengirimkan satelit itu pada bulan Desember ke Jepang dan akan diluncurkan pada bulan April tahun 2022. Kondisi satelit sekarang dalam <em>final testing</em>,&rdquo; jelas Adi Rahman&nbsp;Adiwoso selaku President Director Pasifik Satelit Nusantara dalam konferensi pers.</p>
<p style="text-align:justify">Melihat hal tersebut, Giri Widyan Pratama selaku dosen Jaringan Komunikasi Data di Politeknik STMI Jakarta menyambut baik kehadiran satelit nano SS-1. Beliau merasa bangga karena anak bangsa mampu bersaing di dunia satelit bersamaan dengan negara lain. &ldquo;Saya juga sebagai anak bangsa juga ikut bangga. Kita mampu bersaing di dunia teknologi dengan negara lain,&rdquo; ujar Giri.</p>
<p style="text-align:justify">Giri berharap ke depannya satelit buatan Indonesia ini dikembangkan menjadi satelit besar, serta dapat segera diluncurkan agar masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat dari nano satelit SS-1 ini. &ldquo;Harapannya, satelit ini nantinya bisa dikembangkan tidak hanya nano saja , tapi juga berkembang menjadi satelit besar. Yang paling dekat itu ya meluncurkannya satelit itu sendiri agar kita bisa mendapatkan manfaatnya juga, baik teman-teman industri bisnis maupun pemerintah,&rdquo; tandas Giri.</p>
<p><strong>Penulis: Ihsan Ali<br />
Editor: Artha Julia</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/satelit-nano-ss1-milik-indonesia-siap-mengorbit/">Satelit Nano SS-1 Milik Indonesia Siap Mengorbit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-industri-dan-teknologi/satelit-nano-ss1-milik-indonesia-siap-mengorbit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terima Hibah Alat Industri Jepang, Politeknik STMI Jakarta Rencanakan Penggunaannya</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/terima-hibah-alat-industri-jepang-politeknik-stmi-jakarta-rencanakan-penggunaannya/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/terima-hibah-alat-industri-jepang-politeknik-stmi-jakarta-rencanakan-penggunaannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 19:03:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[alat-peraga-bottle-cap]]></category>
		<category><![CDATA[hibah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Usai menerima beberapa alat industri dari Jepang beberapa pekan lalu, Politeknik STMI Jakarta menyiapkan rencana penggunaan alat di lingkungan kampus. Hal ini menuai</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/terima-hibah-alat-industri-jepang-politeknik-stmi-jakarta-rencanakan-penggunaannya/">Terima Hibah Alat Industri Jepang, Politeknik STMI Jakarta Rencanakan Penggunaannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Usai menerima beberapa alat industri dari J</em><em>epang </em><em>beberapa</em><em> pekan lalu</em><em>,</em><em> Politeknik STMI Jakarta </em><em>menyiapkan</em><em> rencana penggunaan alat di lingkungan kampus</em><em>. Hal ini</em><em> menuai sambutan positif.</em></p>
<p style="text-align:justify">Ahlan Ismono selaku Pembantu Direktur (Pudir) II bidang Sarana, Prasarana, dan Keuangan menjelaskan bahwa alat-alat industri yang telah dihibahkan jepang pada tanggal 27 Juli lalu akan digunakan sebagai pembelajaran <em>learning manufacturing </em>berbasis Industri 4.0. Adapun penggunaannya sendiri ditujukan untuk seluruh dosen dan mahasiswa Politeknik STMI Jakarta. Oleh karena itu, sebelum diterapkan secara menyeluruh akan diselenggarakan pelatihan kepada dosen dan mahasiswa. &ldquo;Sudah di programkan, bulan Agustus ini sedang <em>Training of Trainer</em><em> (ToT) </em>&nbsp;yang dilakukan langsung oleh pelatih dari Jepang,&rdquo; ujar Ahlan. Pada postingan terbaru Instagram @stmijakarta dituliskan bahwa <em>training</em> (baca: pelatihan) untuk mahasiswa dimulai pada 16 Agustus hingga 27 Agustus 2021 untuk teori dan 6 September hingga 10 September 2021 untuk Praktik. &ldquo;Pelatihannya diharapkan dilakukan secara <em>offline</em> dengan catatan kasus Covid-19 sudah menurun,&rdquo; jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Ia pun mengutarakan keberlanjutan penggunaan alat hibah tersebut. Pertama, akan digunakan untuk praktikum pada mata kuliah Industri 4.0. &ldquo;Semua prodi sudah mencatumkan mata kuliah yang mengarah ke Industri 4.0,&rdquo; ungkap Ahlan. Berikutnya, alat akan dimanfaatkan sebagai penelitian dan kegiatan lainnya yang mendukung perkuliahan mahasiswa. Terakhir, Politeknik STMI Jakarta kedepannya ingin mempunyai wisata pendidikan bagi para praktisi industri. &ldquo;Jika ingin mengetahui perkembangan Industri 4.0, mereka dapat mendatangi Politeknik STMI Jakarta,&rdquo; tutur Ahlan.</p>
<p style="text-align:justify">Dengan demikian, dengan adanya alat hibah tersebut ia menyampaikan beberapa harapannya. Pertama, alat ini bisa digunakan oleh Politeknik STMI Jakarta untuk menunjang dan menguatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kedua, dapat lebih mendekatkan Politeknik STMI Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi dengan dunia industri. &ldquo;Kampus kita menggunakan sistem pendidikan <em>dual system</em>. Apabila tidak didukung dengan perkembangan industri akan sulit menjalankannya,&rdquo; ucapnya. Ketiga, bagi para dosen dan mahasiswa diharapkan saling mempelajari alat penunjang Industri 4.0 ini, sehingga ketika terjun ke dunia industri akan lebih familiar.</p>
<p style="text-align:justify">Salah seorang mahasiswa angkatan 2020 prodi Teknik Industri Otomotif (TIO) yaitu Rahma Dhini turut menanggapi adanya hibah industri ini. &ldquo;Bagus sekali, hal ini bermanfaat untuk mahasiswa dan dosennya untuk meningkatkan kemampuan khususnya dalam dunia industri,&rdquo; pungkasnya. Dukungan positif lainnya pun turut dilontarkan oleh Raihan selaku Mahasiswa Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) 2019. &ldquo;Dengan adanya alat ini kedepannya ketika terjun ke dunia industri menjadi terbiasa dalam pengaplikasiannya dan tidak canggung lagi,&rdquo; ujarnya. Perawatan yang baik juga menurutnya menjadi salah satu yang perlu diperhatikan sekali. &ldquo;Servernya harus terus diperhatikan, karena khawatir ada server yang rusak,&rdquo; kata Raihan.</p>
<p style="text-align:justify">Mereka pun menyampaikan banyak harapan dengan adanya hibah ini kepada seluruh masyarakat Politeknik STMI Jakarta. &ldquo;Alat ini bisa menjadi sesuatu yang berguna sesuai dengan harapannya dan SDM semakin berkompeten,&rdquo; ungkap Dhini. Harapan lainnya pun juga turut dijelaskan oleh Raihan. &ldquo;Pertama, pengaplikasiaannya agar cepat dilakukan,&rdquo; harapnya. Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa mahasiswa maupun dosen harus dapat mengerti. Menurutnya, penggunaan alat hibah dengan baik cukup memengaruhi jangka waktu penyimpanan dari alat itu sendiri. &ldquo;Hal ini agar bisa digunakan oleh angkatan baru lainnya,&rdquo; lanjutnya. Oleh karena itu, ia berharap alat tersebut digunakan dengan sebaik baiknya dan sebagaimana mestinya karena alat tersebut menjadi sebuah amanah yang harus dijaga.</p>
<p><strong>Penulis: Hanny Kurnia Putri<br />
Editor:</strong><strong> Ela Auliyana</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/terima-hibah-alat-industri-jepang-politeknik-stmi-jakarta-rencanakan-penggunaannya/">Terima Hibah Alat Industri Jepang, Politeknik STMI Jakarta Rencanakan Penggunaannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/terima-hibah-alat-industri-jepang-politeknik-stmi-jakarta-rencanakan-penggunaannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politeknik STMI Jakarta Mendapatkan Hibah Alat Industri dari Jepang</title>
		<link>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-mendapatkan-hibah-alat-industri-dari-jepang/</link>
					<comments>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-mendapatkan-hibah-alat-industri-dari-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[LPM Industria]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2021 22:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[bpsdmi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik-stmi-jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[stmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>lpmindustria.com &#8211;&#160;Jepang memberikan sejumlah alat industri kepada Politeknik STMI Jakarta guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang berkompeten. Sebagai bentuk dukungan, Politeknik STMI</p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-mendapatkan-hibah-alat-industri-dari-jepang/">Politeknik STMI Jakarta Mendapatkan Hibah Alat Industri dari Jepang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify"><strong>lpmindustria.com &#8211;&nbsp;</strong><em>Jepang memberikan sejumlah alat industri kepada Politeknik STMI Jakarta guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang berkompeten. Sebagai bentuk dukungan, Politeknik STMI Jakarta menyiapkan laboratorium dan ruang khusus untuk penempatannya.</em></p>
<p style="text-align:justify">Beberapa pekan lalu, Kementerian Perindustrian menyerahkan hibah berupa alat industri dari Jepang kepada Politeknik STMI Jakarta. Dikutip dari situs <em>kemenperin.go.id</em>,&nbsp; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan menyampaikan bahwa hal ini sebagai bukti realisasi kerjasama Indonesia-Jepang. &ldquo;Tahun ini diikuti dengan pemberian hibah kepada Politeknik STMI Jakarta dan Pusat Inovasi Digital Industri (PIDI 4.0) yaitu dua set alat peraga <em>bottle cap</em> dan seperangkat peralatan pendukung IT berbentuk server dan laptop sebanyak lima puluh unit,&rdquo; ungkapnya pada tanggal 27 Juli lalu.</p>
<p style="text-align:justify">Dalam wawancara yang dilakukan oleh LPM Industria (7/8) bersama dengan Ahlan Ismono selaku Pembantu direktur (Pudir) II bidang Sarana, Prasarana, dan Keuangan, ia menyampaikan waktu kedatangan alat-alat tersebut. &ldquo;Alat ini datang sekitar satu minggu sebelum peresmian dengan waktu datang komponen yang bertahap,&rdquo; jelasnya. Pada laman resmi BPSDMI dituliskan bahwa telah dilakukan serah terima satu alat peraga <em>bottle cap</em> kepada Politeknik STMI Jakarta yang dilakukan bersamaan saat kegiatan&nbsp;<em>Training for Trainers</em>&nbsp;<em>(ToT) LeMMI 4.0</em>&nbsp;<em>Alat Peraga&nbsp;Bottle Cap. </em>Berikutnya, Ahlan menjelaskan terkait penempatan alat ini. &ldquo;Alat peraga saat ini telah ditempatkan di lantai tiga belakang gedung C Politeknik STMI Jakarta,&rdquo; ucap Ahlan.</p>
<p style="text-align:justify">Tak lupa, Ahlan menuturkan terkait alat pendukung lainnya yang berbentuk server dan laptop belum sampai karena terkendala dalam hal pengirimannya. &ldquo;Alat pendukungnya sudah ada. Namun dikarenakan adanya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pengiriman ditunda dan akan dikirim ketika keadaan sudah normal,&rdquo; tutur Ahlan. Ia pun turut menyebutkan diantaranya terdapat sekitar 25-30 komputer pada paket tersebut. &nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Dibalik pemberian hibah, Ahlan mengungkapkan bahwa cukup lama melakukan pengurusan proses hibah alat ini. &ldquo;Perkiraan pengurusannya dimulai dari bulan April &ndash; Mei 2021 lalu,&rdquo; tuturnya. Ahlan menjelaskan pengurusan proses hibah alat ini cukup memakan waktu lama dikarenakan pemberian hibahnya dari pemerintah, sehingga prosesnya tidak mudah dan perlu waktu yang lama. Namun, proses ini sudah sesuai dengan jadwal perencanaan dari tibanya alat pada bulan Juli sampai pelatihan yang dilakukan pada bulan Agustus.</p>
<p style="text-align:justify">Lebih lanjut terkait syarat penerimaan pun harus dipenuhi oleh pihak berkait atau penerimanya. Salah satunya yang menjadi syarat menurut Ahlan yaitu tersedianya beberapa ruangan, yaitu ruang alat peraga dan ruang laboratoriumnya. Setelah itu, ia menjelaskan ruangan tersebut penting untuk melakukan pelatihan Industri 4.0 di kampus serta untuk penempatan komputer bahkan server. Adapun ruangan yang dipergunakan memiliki standar ruangan yang disampaikan oleh Ahlan saat itu. &ldquo;Ada listriknya serta dilengkapi dengan pendingin ruangan atau <em>Air Conditioner</em> dan lainnya menyesuaikan standarnya,&rdquo; katanya.</p>
<p style="text-align:justify">Pemberian hibah ini tak lepas dari alasan positif pemerintahan Jepang dalam mendukung roda industri otomotif. Kembali mengutip dari laman resmi BPSDMI, Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian menyampaikan hal ini sebagai komitmen Jepang. &ldquo;Pemerintah Jepang terus berkomitmen dukung penuh Kemenperin dalam mengembangan Sumber Daya Manusia pada sektor Industri Otomotif,&rdquo; sebutnya dalam kegiatan&nbsp;<em>Training for Trainers</em>&nbsp;<em>(ToT) LeMMI 4.0</em>&nbsp;<em>Alat Peraga</em>&nbsp;<em>Bottle Cap</em>. Alasan lainnya pun disampaikan oleh Ahlan. &ldquo;Hibah ini diberikan kepada unit pendidikan menyesuaikan dengan kompetensinya, seperti halnya Politeknik STMI Jakarta konsentrasinya di bidang otomotif,&rdquo; jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Selain itu, banyaknya kendaraan bermerek Jepang yang masuk ke Indonesia, menurut Ahlan, menjadi dasar yang kuat untuk memelihara pelanggannya dalam meningkatkan hubungan kerjasamanya. &ldquo;Sekitar sembilan puluh persen kendaraan merek jepang dijual di Indonesia, sehingga menjadi kewajiban jepang memberikan kepedulian yang tinggi kepada kita,&rdquo; tutup Ahlan. Tidak hanya itu, dilansir dari laman <em>kemlu.go.id</em> disebutkan bahwa pemberian hibat alat industri yang dilengkapi dengan aplikasi simulator ini guna mendukung pembelajaraan <em>Digital Engineering</em> dari Pemerintah Jepang kepada Politeknik STMI Jakarta. &nbsp;</p>
<p><strong>Penulis : Hanny Kurnia Putri<br />
Editor: Ela Auliyana</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-mendapatkan-hibah-alat-industri-dari-jepang/">Politeknik STMI Jakarta Mendapatkan Hibah Alat Industri dari Jepang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lpmindustria.com">LPM Industria</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lpmindustria.com/info-kampus/politeknik-stmi-jakarta-mendapatkan-hibah-alat-industri-dari-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
