lpmindustria.com – Sejumlah kota di Indonesia mulai menggunakan Intelligent Traffic Control System (ITCS). Teknologi berbasis kecerdasan buatan inI dirancang untuk membaca, mengatur, dan merespons kondisi jalan secara real-time.
Kemacetan lalu lintas telah lama menjadi persoalan paling serius di berbagai kota besar, terutama Jakarta, karena dapat menghambat produktivitas masyarakat. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat tidak diimbangi dengan infrastruktur jalan yang memadai, sehingga memicu kemacetan yang berdampak pada kerugian ekonomi dan menurunnya kualitas hidup warga negara. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun dituntut untuk mencari solusi yang mampu mengurangi kemacetan, sekaligus mendukung target transportasi berkelanjutan. Dari sinilah muncul gagasan Intelligent Traffic Control System (ITCS), yaitu sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), yang mampu memantau dan mengatur arus kendaraan secara real-time untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas di perkotaan.
Intelligent Traffic Control System (ITCS) merupakan sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi cerdas yang dirancang untuk mengatur arus kendaraan secara otomatis. Sistem ini menggunakan jaringan sensor dan kamera yang terpasang di berbagai titik jalan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Data yang terekam kemudian diproses oleh kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pola kepadatan, kecepatan, serta volume kendaraan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, ITCS akan menyesuaikan durasi lampu lalu lintas, memberikan prioritas pada jalur yang padat, serta merespons cepat terhadap situasi darurat seperti kecelakaan atau gangguan lain di jalan.
Jakarta menjadi pionir diterapkannya ITCS di Indonesia, khususnya di titik strategis seperti koridor Sudirman–Thamrin. Sistem serupa juga diuji coba di Solo, dan hasilnya menunjukkan peningkatan kelancaran arus karena lampu lalu lintas dapat beradaptasi dengan kepadatan kendaraan. Sementara itu, Surabaya mengembangkan sistem serupa melalui Adaptive Traffic Control System (ATCS) yang juga mengandalkan sensor dan kamera untuk mengatur lampu lalu lintas secara real-time. Penerapan teknologi ini belum merata di seluruh kota, namun manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh para pengguna jalan. Keberhasilan implementasi di beberapa wilayah mendorong harapan agar ITCS segera disertifikasi secara nasional dan diperluas penerapannya ke kota-kota lain di Indonesia.Meski menjanjikan, penerapan ITCS ini tidak lepas dari tantangan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan bahwa tidak ada penambahan anggaran khusus untuk sistem ini, sehingga implementasinya dilakukan secara bertahap. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan dan memelihara sistem juga masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain, banyak pihak menaruh harapan pada ITCS. Jika sistem ini diterapkan secara lebih luas dan konsisten, sistem ini diyakini mampu memperlancar arus lalu lintas, mengurangi waktu tempuh, meningkatkan efisiensi energi, serta kualitas hidup warga pun membaik. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan juga menegaskan komitmennya untuk dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Penulis : Laras Endah Hapsari
Editor : Sheillomitha Salsa Nabila Putri Jofanala

