Student OtoMarket : Ajang Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

lpmindustria.com – Program studi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) telah melaksanakan Student OtoMarket yang merupakan bentuk implementasi dari mata kuliah Kewirausahaan, yang menjual berbagai produk baik otomotif maupun non-otomotif.

Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) Politeknik STMI Jakarta melaksanakan kegiatan Project-Based Learning (PBL) melalui kegiatan Student OtoMarket. Student OtoMarket merupakan bentuk kegiatan implementasi dari mata kuliah Kewirausahaan yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa melalui praktik langsung. Program ini menjadi wadah penerapan teori sekaligus mencerminkan karakteristik Politeknik STMI Jakarta yang berfokus pada bidang otomotif. Stand tersebut memiliki keunikan dengan menggabungkan penjualan produk dan penyediaan jasa, “Stand ini memiliki keunikan yaitu diwajibkan untuk mahasiswa agar dapat menjual produk otomotif dan non-otomotif. Mereka dapat menawarkan jasa otomotif dengan perbandingan 80% atau 70% untuk otomotif, dan 30% atau 20% untuk non-otomotif,” ujar Ridho Hans Gurning sebagai dosen kewirausahaan. Hal ini menjadikan produk atau jasa yang dijual lebih dominan di bidang otomotif.

Kegiatan yang merupakan realisasi dari mata kuliah kewirausahaan ini memiliki sistem penilaian tersendiri. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab membuka stand, tetapi juga diwajibkan menjual minimal delapan produk otomotif secara individu. Jumlah produk yang berhasil dijual serta keuntungan yang diperoleh kemudian menjadi dasar dalam penilaian mata kuliah tersebut.

Kegiatan tersebut mendapat respons yang sangat positif dari warga kampus Politeknik STMI Jakarta, “Dilihat dari kuesioner kepuasan yang terhubung ke saya, hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 90% respon yang masuk tergolong baik,” ungkapnya. Kegiatan ini juga mampu menarik antusiasme dan menjadi acara yang diapresiasi oleh lingkungan kampus, “Customer saya ada yang berasal dari dosen program studi (Prodi) sebelah. Ia mengatakan senang dengan adanya kegiatan ini, karena tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk servis motor. Ketika sedang mengajar motornya dapat diservis, dan setelah mengajar motor saya sudah enak lagi,” ujar Falih selaku penjaga stand.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Student OtoMarket memberikan manfaat nyata bagi pelanggan sekaligus melatih kemampuan mahasiswa dalam memberikan layanan. Melihat antusiasme yang besar, program ini direncanakan untuk kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya. Student OtoMarket diharapkan terus menjadi wadah pengembangan kreativitas dan kemampuan wirausaha mahasiswa TRO, serta menciptakan pengalaman belajar yang langsung berkaitan dengan dunia industri.

Penulis : Achmad Thoriq Pamungkas S.
Editor : Gita Mega Putri S.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *