Double Role & Double Challenge : Realita Kuliah Sambil Kerja

lpmindustria.com – Banyak mahasiswa kini memilih kuliah sambil bekerja. Pilihan tersebut menghadirkan tantangan besar, terutama dalam membagi waktu antara akademik, pekerjaan, dan kehidupan pribadi.

Kuliah sambil bekerja kini semakin marak di kalangan mahasiswa. Hal ini bukan sekadar untuk menambah penghasilan, tetapi juga sebagai sarana melatih kemandirian, memperluas relasi, dan membangun pengalaman kerja sejak dini. Hal ini seperti yang dialami Eva, mahasiswi Politeknik STMI Jakarta yang memutuskan kuliah sambil bekerja karena ia menilai bahwa hal tersebut membuatnya lebih produktif. Selain itu, dengan bekerja ia merasa dapat meringankan beban orang tuanya. Terlebih, program studi yang dijalani tidak terlalu padat sehingga kondisi tersebut menurutnya cukup memungkinkan untuk mengambil pekerjaan yang dapat dikelola dengan baik. Ia pun memilih pekerjaan yang tidak terlalu berat agar tetap bisa menyeimbangkan dengan kewajiban kuliah bahkan tetap bisa mengikuti organisasi. 

Menurutnya, kuliah sambil bekerja dirasa membawa banyak manfaat untuk memperluas relasi dan menambah ilmu dari orang yang lebih berpengalaman. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa bekerja sambil kuliah tidak akan merasakan lelah, “Menurut aku kerja apapun capek apalagi dilakukan sambil kuliah” ujarnya. Akibatnya, waktu istirahat maupun kesempatan bersosialisasi dengan teman dan keluarga berkurang. Meski demikian, pengalaman di tempat kerja dinilai lebih bermanfaat, terutama melalui komunikasi dengan atasan maupun rekan kerja dapat menambah wawasan.

Banyak orang yang meragukan terkait kuliah sambil bekerja dapat dilakukan secara efektif atau tidak. Menurut Eva, hal itu bisa dilakukan jika pekerjaan sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensi diri. Eva memilih bekerja paruh waktu di coffee shop karena dirasa memiliki jam kerja yang tak terlalu berat, relatif mudah dijalani berkat pengalaman sebelumnya, serta memungkinkan untuk tetap menyelesaikan tugas kuliah. Pada awalnya cukup sulit mengatur antara kuliah dan bekerja, namun ia mengatasi hal tersebut dengan strategi menyelesaikan tugas lebih awal agar tak tertunda sehingga dapat bekerja lebih tenang dan istirahat cukup.

Menurut Dionisius Sundoro, sebagai Dosen Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) Politeknik STMI Jakarta menjelaskan bahwa kuliah sambil bekerja merupakan hal yang baik karena pada era saat ini ilmu akademik tidak hanya diimbangi hardskill saja, tetapi juga softskill melalui pengalaman bekerja. Perbedaan kinerja akademik antara mahasiswa yang bekerja maupun tidak, menurutnya tidak bisa digeneralisasi, “Ada teman-teman yang tidak bekerja tapi secara akademik baik dan ada juga yang secara akademik baik sekaligus bisa meng-handle untuk bekerja paruh waktu,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang mampu menyeimbangkan keduanya. Baginya, hal tersebut sangat membanggakan terlebih pilihan ini tidak untuk semua orang. Bagi yang mampu menjalaninya, manfaat yang dirasakan jauh melampaui sekadar tambahan penghasilan.

Penulis : Aghisna Nafisa
Editor : Lifa Ansyaresti S.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *