Peringatan HUT ke-498 Jakarta: Kemeriahan dan Harapannya

lpmindustria.com – Jakarta memperingati hari ulang tahunnya ke-498 pada 22 Juni 2025. Berbagai acara diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan ulang tahun Jakarta. Momentum tersebut juga menumbuhkan harapan baru bagi Jakarta ke depannya.

Tepat pada 22 Juni 2025, Jakarta merayakan ulang tahunnya ke‑498 dengan mengusung tema “Jakarta Kota Global dan Berbudaya”. Dilansir dari jakarta.go.id, tema ini mengisyaratkan perpaduan antara kemajuan modern dan kekayaan budaya lokal. Logo yang menyambung tanpa jeda menggambarkan kolaborasi dan semangat warga menuju usia Jakarta yang ke-500.

Nama Jakarta berasal dari “Jayakarta” diresmikan oleh Fatahillah pada 22 Juni 1527 setelah merebut Sunda Kelapa. Pada masa kolonial, kota ini berganti nama menjadi Batavia, sebelum akhirnya kembali menjadi Jakarta setelah Indonesia merdeka. Perjalanan panjang dari pelabuhan tradisional hingga menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi modern menandai transformasi kota ini. HUT ke-498 menjadi momen refleksi atas pencapaian dan tantangan Jakarta sekaligus penegasan harapan menuju kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelas dunia.

Rangkaian acara diselenggarakan sejak Mei hingga Juli 2025, dengan ragam kegiatan yang mencakup festival seni, olahraga, hingga bazar. Salah satu acara utamanya adalah Festival Jakarta Great Sale (FJGS) berlangsung dari 10 Juni hingga 10 Juli 2025 menghadirkan diskon hingga 70%, midnight sale, serta kegiatan sosial seperti donor darah. Kegiatan budaya juga turut ramaikan perayaan seperti “Wonders of Jakarta” di Ancol yang menampilkan seni pertunjukan, kuliner, dan instalasi cahaya interaktif. Puncak perayaan diselenggarakan pada 22 Juni 2025 di Lapangan Banteng mulai pukul 16.00 WIB yang menampilkan konser, parade budaya, pesta kembang api, serta terdapat pertunjukan berbagai kolosal kesenian Betawi.

Dalam HUT ini, masyarakat menyampaikan harapan agar akses pendidikan dan layanan kesehatan semakin merata di seluruh wilayah kota. Mereka berharap agar tarif Rp 1 penggunaan transportasi umum dapat dilanjutkan dan dikembangkan menjadi skema bulanan, mereka juga menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas inklusif untuk penyandang disabilitas. Mereka berharap pembangunan Jakarta tak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga lebih ramah bagi anak-anak, penyandang disabilitas, dan pejalan kaki.

Komunitas UMKM juga memiliki harapan bahwa dukungan tidak berhenti saat perayaan HUT saja, tetapi menjadi program reguler sepanjang tahun melalui pendampingan, akses pembiayaan, serta kampanye digital untuk memperluas jangkauan produk UMKM. Dikutip dari antaranews.com, pelaku usaha menyatakan bahwa bazar dan promosi selama HUT mendorong omzet lokal dan membuka peluang kerja baru. Kolaborasi antara pemerintah dan warga diyakini menjadi kunci untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang manusiawi dan ramah lingkungan menjelang usianya yang ke-500.

Penulis : Gita Mega Putri S.
Editor : Najla Aulia

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *