DEFA ASEAN Memasuki Tahap Akhir Penguatan Talenta Digital Terus Didorong

lpmindustria.com – ASEAN Memperingati HUT ke-59 dengan memperkuat agenda transformasi digital. melalui penyelesaian Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dan berbagai program pengembangan talenta digital di kawasan.

Memperingati HUT ASEAN ke-59 pada 8 Agustus 2026, dengan mengusung tema “Navigating Our Future, Together,” peringatan ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan masa depan. Dilansir dari ASEAN Secretariat, tema tersebut mencerminkan komitmen negara-negara anggota untuk memperkuat kerja sama, meningkatkan konektivitas, serta memberdayakan masyarakat dalam menghadapi transformasi global. ASEAN terus memperkuat kerja sama kawasan melalui berbagai inisiatif strategis, salah satunya dengan Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Perjanjian
ekonomi digital di Asia Tenggara ini sekaligus memperkuat daya saing kawasan di tengah perkembangan teknologi.

Dilansir dari Antara, ASEAN menargetkan penyelesaian negosiasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA) pada November 2026. Kerangka kerja tersebut dirancang untuk memperkuat perdagangan digital lintas negara, memperlancar arus investasi, serta menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi di kawasan. Penyelesaian DEFA juga menjadi salah satu prioritas kerja sama ASEAN dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang.

Sejalan dengan agenda tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem digital nasional melalui pengembangan infrastruktur digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung transformasi digital di tingkat regional.

Upaya pengembangan sumber daya manusia juga terus dilakukan. Berdasarkan informasi Kementerian Komunikasi dan Digital, ASEAN Foundation bersama pemerintah Indonesia menyiapkan program pengembangan talenta AI yang menyasar jutaan masyarakat Indonesia. Program tersebut bertujuan meningkatkan literasi AI dan keterampilan digital agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan.

Selain pelatihan, pengembangan talenta digital juga dilakukan melalui berbagai kompetisi. Dilansir dari Antara, Huawei ICT Competition 2026 menjadi salah satu ajang yang memperkuat kesiapan talenta digital ASEAN melalui kompetisi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan teknis sekaligus memperluas kolaborasi antarapeserta dari berbagai negara di kawasan.

Melalui penyelesaian DEFA, penguatan ekosistem digital, serta pengembangan talenta digital, ASEAN terus memperkuat persiapan menuju ekonomi digital yang lebih terintegrasi. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kawasan dalam meningkatkan daya saing sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Penulis: Muhammad Nur Ikhsan

Editor: Amira Najla Hartini

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *